Cara Memulihkan Taman Yang Kekeringan


 Musim kemarau sudah datang. Jika kemarau ini sudah mulai datang, tentu kondisi taman kita juga harus lebih perlu dijaga. Salah satunya dari proses kekeringan. Jika taman sudah mengalami kekeringan karena panasnya musim kemarau ini, silakan lakukan beberapa tips berikut:

1. Jaga kelembaban tanah

Tanaman membutuhkan tanah yang lembab, kecuali beberapa tanaman yang memang habitatnya kering seperti jenis kaktus-kaktusan dan perdu. Untuk membuat tanah lembab, caranya dengan disiram. Seberapa sering disiram? tentunya sesuai dengan tingkat cepatnya kekeringan yang terjadi pada taman.

Kalau proses keringnya taman sangat cepat terjadi, silakan lakukan penyiraman 3 kali sehari. Atau kalau memang sangat parah, lakukan tips berikutnya.

2. Pindah Ke Tempat Lebih Teduh

Untuk mengatasi cepatnya laju keringnya tanah atau tanaman, silakan pindah ke tempat yang lebih teduh. Bisa dibawah pohon yang rindang atau jika tidak ada kita harus menyiapkan tempat yang teduh. Tempat yang teduh bisa diciptakan dengan mudah menggunakan atap misalnya, atau jika terlalu mahal bisa menggunakan jaring paranet.

3. Pilih Tanaman Tahan Kering

Selain dua tips diatas, jika memang tidak memungkinkan, maka tanamlah tanaman yang tahan kekeringan.

PKB Usul Tempat Wisata Ditutup Saat Lebaran

 

JAKARTA - Sekretaris Gerakan Sosial dan Kebencanaan PKB, Lukman Hakim, mengusulkan penutupan tempat wisata saat lebaran kepada Presiden Jokowi dan Menteri Pariwisata, Sandiaga Uno. Hal ini disampaikan setelah viralnya video membludaknya pengunjung Pasar Tanah Abang kemarin.

Politikus PKB pesimis pemerintah memiliki cukup aparat untuk menjaga tempat-tempat wisata dan memastikan tak terjadi pelanggaran protokol kesehatan secara masif. Ia mempersilakan pemerintah membuka kembali tempat-tempat wisata setelah libur Lebaran selama yakin mampu memastikan protokol kesehatan dapat berlaku ketat.

"Jika sampai tak terkendali, kita layak khawatir pasca-Lebaran akan terjadi lonjakan tinggi penyebaran Covid-19 di Tanah Air," kata Luqman.

Sumber: Tempo

PKB Apresiasi Putusan MK Soal Verifikasi Parpol

JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menilai Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat verifikasi partai politik, sangat bijaksana.

Menurut dia, jika parpol yang sudah lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) pada Pemilu 20219 masih harus melakukan verifikasi faktual, maka Pemerintah justru harus mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit.

Wakil Ketua MPR RI itu berharap agar dalam verifikasi administrasi, prosesnya dibuat sederhana oleh penyelenggara pemilu.

Menurut dia, administrasi yang penting partai sudah melaporkan pengurusnya, cukup.

"Selain efisiensi anggaran, keputusan MK tersebut juga menjadi penghargaan bagi partai yang sudah lolos PT diberikan penghargaan," katanya pula.

Dia menilai, bagi parpol yang belum lolos PT, memang sudah seharusnya dilakukan seperti partai baru, sehingga bisa menjadi pembelajaran agar ke depan lebih baik lagi.

Sebelumnya, Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan oleh Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) terkait pengujian materiil Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) terhadap UUD 1945.

"Mengabulkan permohonan pemohon untuk sebagian," kata Ketua MK Anwar Usman saat membacakan amar putusan perkara nomor 55/PUU-XVIII/2020 di Jakarta, Selasa.

Kedua, menyatakan Pasal 173 ayat 1 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (Lembaran Negara RI Tahun 2017 Nomor 182, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 6109) yang menyatakan partai politik peserta pemilu merupakan partai politik yang telah lulus verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) bertentangan dengan UUD 1945.

Selain itu, ujar Anwar, juga tidak memiliki kekuatan mengikat sepanjang tidak dimaknai partai politik yang telah lolos verifikasi Pemilu 2019 dan lolos atau memenuhi ketentuan ambang batas parlemen pada Pemilu 2019 diverifikasi secara administrasi namun tidak verifikasi faktual.

Sedangkan partai politik yang tidak lolos atau memenuhi ketentuan PT atau ambang batas parlemen, partai politik yang hanya memiliki keterwakilan di tingkat DPRD provinsi dan kabupaten serta kota, dan partai politik yang tidak memiliki keterwakilan DPRD di tingkat provinsi, kabupaten dan kota diharuskan melakukan verifikasi faktual maupun administrasi.

Sumber: Antara

PKB Kalimantan Timur Dukung Upaya Belajar Tatap Muka, Juli 2021


Rencana pemerintah untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada tahun ajaran baru yang dimulai bulan Juli 2021, mendapat respon positif dari berbagai pihak, tak terkecuali dari anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim, Yenni Eviliana.

Menurutnya dengan dimulainya PTM maka akan banyak melatih anak mulai dari aspek sosial hingga mengurangi anak dari pengaruh gadget yang berlebihan.

“Saya sekaligus sebagai seorang ibu, dengan adanya rencana PTM maka itu langkah yang bagus. Bagus untuk orang tua dan bagus untuk anak-anak,” ujar Yenni saat ditemui disela-sela acara Muskerwil PKB beberapa waktu lalu. Selasa (4/5/2021).

Namun demikian, Politisi PKB tersebut berharap program vaksin terus dimaksimalkan terutama untuk tenaga pengajar. Sehingga dapat meminimalisir timbulnya klaster baru.

“Ya tentu. Terutama tenaga pendidik harus divaksin sehingga kekhawatiran timbulnya klaster baru dapat diminimalisir,” ungkapnya.

Hal yang sama diuraikan oleh anggota komisi IV DPRD Kota Samarinda, Damayanti.

Khusus di Kota Samarinda sudah ada sejumlah sekolah yang melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan menjalankan protokol kesehatan.

“Sudah ada ya. Sekolah tangguh, terutama di lokasi yang sinyalnya kurang memadai untuk dilakukan sekolah daring,” papar Damayanti.

Pun, pemerintah pusat telah memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah terutama Bupati dan Wali Kota untuk mengatur secara teknis terkait dengan dilaksanakannya PTM.

“Pemerintah pusatkan telah memberikan lampu hijau untuk melaksanakan PTM, nah dengan demikian kepala daerah diharapkan dapat mengambil kebijakan yang tepat terkait PTM karena ini untuk kepentingan bersama,” pungkasnya. 

Sumber: BeritaKaltim

Gempa Bumi 5.1 SR Gunjang Jembrana

Gempa Bumi 5.1 SR Gunjang Jembrana

JEMBRANA -  Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,1 mengguncang Kabupaten Jembrana, Bali, Jumat (30/4/2021), pukul 05.20 WIB.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), koordinat gempa 9.37 LS-114.07 BT atau 127 Km Barat Daya Jembrana.

Polisi Segera Umumkan Identitas Tersangka Pengirim Takjil Racun di Bantul

Polisi Segera Umumkan Identitas Tersangka Pengirim Takjil Racun di Bantul

 BANTUL - Peristiwa Takjil Beracun yang menewaskan NFP (9 tahun) warga Salakan, Bangunharjo, Bantul sudah menemui titik terang, dimana polisi sudah mengantongi identitas perempuan yang mengirim makanan takjil tersebut.

Polisi sudah mengantongi ciri dan identitas wanita pemberi order agar Bandiman, ayah Naba mengirim paket takjil kepada Tomi warga Perumahan Bukit Asri, No FF01, Sembungan, Bangunjiwo Kapanewon Kasihan, Bantul. 

“Dalam waktu dekat segera akan kita rilis wanita pemberi orderan takjil beracun itu,” jelas Kasat Reskrim Polres Bantul, Polda DIY, AKP Ngadi SH Kamis (29/4). 

Terungkapnya identitas wanita kejam berkat pendalaman dari saksi-saksi dan alat pendukung lain seperti rekaman CCTV ketika memberikan order takjil kepada Bandiman. 

“Penyidik mendapat keterangan dari orangtua korban penerima order mengantar takjil ke rumah Tomi. Selain itu ada rekaman CCTV dan bukti lain yang mendukung,” ujarnya. 

Sumber: Okezone

Netizen Pengin Gabung PKB, Gara-gara Goyang Tiktok


 

 JAKARTA -Video cewek-cewek cantik berseragam Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) goyang TikTok tengah menjadi sorotan netizen. Banyak yang salfok alias salah fokus dengan paras cantik para kader muda tersebut.

Video ini sendiri dibagikan salah satu kader muda PKB yang bernama Sabrina Ristawan melalui akun TikTok-nya.

Dalam video, 9 kader tersebut tampak kompak berjoget mengikuti alunan musik. Aksi kader PKB goyang TikTok ini pun mendapat berbagai respon kocak dari netizen. Bahkan, banyak anak muda yang mendadak ingin bergabung ke partai besutan Gusdur ini. Tak hanya itu saja, beberapa kader dari partai lainnya juga berguyon ingin pindah partai.


@sabrinaristawan08

##fyp ##foryou ##foryourpge ##pkb ##pkbjabar ##milenial

♬ original sound - Sabrinaristawan

PKB: Anies Baswedan Berhak Nyapres


 

JAKARTA - Ketika berkunjung ke Sragen, Jawa Tengah, Gubernur DKI Jakarta mendapatkan dukungan untuk menjadi Capres 2024. Sekretaris DPP PKB, Luqman Hakim menilai setiap warga negara berhak jadi Capres termasuk Anies.

"Bagi PKB, setiap warga negara berhak mencalonkan diri sebagai Presiden. Begitu juga Anies Baswedan. Selama tidak ada putusan hukum yang mencabut hak politiknya, maka Anies Baswedan memiliki hak mencalonkan diri sebagai Presiden," katanya lewat pesan, Rabu (28/4).

Dia menyebut, karena Pilpres masih 2024, Anies harusnya memanfaatkan posisinya sebagai Gubernur DKI untuk membuktikan dirinya memiliki kemampuan dalam memimpin. Serta mengarahkan kekuasaan untuk menyelesaikan berbagai problem utama masyarakat.

"Keberhasilan atau kegagalan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI, pasti akan menjadi pertimbangan utama partai politik dan rakyat pada Pilpres 2024 kelak," ucapnya.

Secara teori, kata Luqman, menyampaikan ke publik jauh hari atas rencana maju pada Pilpres 2024 adalah hal yang baik. Karena memberi kesempatan rakyat memiliki cukup waktu untuk menilai kelayakan yang bersangkutan untuk kelak dipilih.

"Hanya saja, tentu manuver seseorang untuk mulai menggalang dukungan rakyat menuju Pilpres, harus mempertimbangkan keadaan yang terjadi di tengah masyarakat," ucap anggota DPR RI ini.

"Apakah pantas menuver mencari dukungan Pilpres dalam situasi masyarakat yang serba sulit akibat pandemi Covid-19 dan kesulitan ekonomi seperti sekarang ini? Sedangkan Pilpres masih nanti 2024," tandasnya.

Diberitakan, Pengusaha beras asal Kabupaten Sragen, Jawa Tengah yang sukses di Jakarta, Billy Haryanto, menyampaikan dukungannya kepada Gubernur Anies Baswedan untuk maju sebagai calon presiden (Capres) 2024.

Billy bahkan rela menjadikan rumahnya di Sragen untuk posko pemenangan di wilayah Solo Raya. Saat ini posko di rumahnya telah dipasang sebuah spanduk bertuliskan "Joglo Kemenangan Anies Capres 2024"

PKB: Partai Ummat & Amin Rais, Semoga Kembali Berhasil

 JAKARTA - Partai baru bernama Partai Ummat resmi dideklarasikan oleh mantan ketua umum PP Muhammadiyah yang juga pendiri PAN, Amien Rais. Adalah Ridho Rahmadi yang diumumkan menjadi ketua umum partai tersebut.

Para elit partai politik dan sebagian besar kalangan masyarakat juga memberi komentar atas deklarasi partai baru tersebut. Misalnya, Ketua DPP PKB Daniel Johan yang menyampaikan ucapan selamat atas deklarasi partai tersebut. "Selamat lahir di dunia demokrasi yang penuh tantangan dan dinamika,"

Daniel menganggap, ujian bagi setiap partai baru sangatlah berat, yakni dengan kondisi geografis Indonesia yang begitu luas dan di tengah partai yang sudah eksis dan mapan, partai baru harus mendapatkan simpati dari rakyat.

Menurut Daniel, hal itu masih ditambah dengan syarat yang harus dilalui partai baru untuk menjadi peserta pemilu. Setidaknya, Daniel menyebut partai baru seperti Partai Ummat harus berhasil lolos dari verifikasi di Kemenkumham dan KPU. Dia melihat, jika lolos di dua lembaga itu saja sudah bagus.

"Tapi Pak Amien kan sudah pernah berhasil saat melahirkan PAN dan semoga tangan dinginnya kembali berhasil. PKB tidak khawatir karena sudah memiliki basis grassroot yang kuat dan memang berbeda basis," ungkap Anggota Komisi IV DPR RI itu. 

Sumber: Okezone Nasional

Kategori

Kategori