KH Munif Djazuli Ploso Kediri, Wafat

KH Munif Djazuli Ploso Kediri, Wafat

Innalilahi Wainnailaihi Rojiun. Kabar duka kembali datang untuk keluarga besar Nahdlatul Ulama, kali ini dari Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. KH. Munif Djazuli yang menjadi pengasuh Pesantren Queen Al Falah, Senin (30/1) malam berpulang ke Rahmatullah. 

Gus Munif, demikian KH. Munif Djazuli biasa disapa dalam kesehariannya, meninggal dunia pada pukul 22.45 WIB, setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif di IRD RSU Dr. Soetomo, Surabaya. Almarhum yang merupakan adik kaandung KH. Hamim Djazuli atau akrab disapa Gus Miek, tokoh sentral pendiri jamaah dzikrul ghofilin, Insya Allah akan dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga di Ploso, Mojo, Selasa (31/1) pukul 10.00 WIB. 
PBNU Hadiri Pertemuan Pemuda Islam Sedunia di Iran

PBNU Hadiri Pertemuan Pemuda Islam Sedunia di Iran

TEHERAN, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menghadiri Pertemuan Internasional Kebangkitan Islam (Internasional Assembly Islamic Awakening) di Teheran, pada 29-30 Januari. Pertemuan ini akan membahas mengenai cara-cara yang harus ditempuh oleh umat Islam untuk memulai kebangkitan Islam yang nantinya akan dibawa ke negara masing-masing.

Dalam pertemuan ini, PBNU telah mengutus tiga peserta, yakni H Nurul Yakin Ishaq selaku Sekretaris Lembaga Dakwah PBNU dan Miftah Faqieh selaku sekretaris Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI). Kedua sekretaris lembaga ini bertolak menuju Teheran mendampingi Ketua PBNU H Iqbal Sullam, Sabtu (28/1) dini hari.

Seribu tokoh agama dan cendikiawan Muslim dari 73 negara akan menghadiri Pertemuan Internasional Kebangkitan Islam (Internasional Assembly Islamic Awakening) di Teheran, pada 29-30 Januari. Mereka akan membahas bagaimana memulai kebangkitan Islam yang nantinya akan dibawa ke negara masing-masing.
Syaifullah Yusuf: Saatnya Pesantren Miliki BMT dan Rumah Sakit

Syaifullah Yusuf: Saatnya Pesantren Miliki BMT dan Rumah Sakit

Seiring pesatnya kemajuan zaman juga pertumbuhan ekonomi di Indonesia ini di harapakan untuk Pondok Pesantren (Ponpes) bisa memiliki sebuah Baitul Maal Watamwil (Bmt) dan juga rumah sakit supaya tidak tertinggal jauh dengan lembaga pendidikan yang lain.

Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Saefullah Yusuf saat mengahadiri acara pembukaan Silaturrahmi Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Wilayah Jawa Timur di Hotel Willis Resort, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

"Kalau ada BMT di setiap pondok pesantren, orangtua wali santri tidak perlu pinjam ke mana-mana, tapi cukup pinjam di BMT. Kalau pondok bisa begitu, saya kira ekonomi bisa digerakkan melalui pondok," terang Gus Ipul, Jum'at (27/01). 
Talqin Mayit, Menurut Ibnu Taimiyah

Talqin Mayit, Menurut Ibnu Taimiyah

Banyak yang berpendapat tradisi talqin mayit yang diamalkan sebagian besar umat islam di nusantara tidak disetujui oleh Ibnu Taimiyyah yang terkenal kritis terhadap paham dan praktik-praktik baru dalam islam semasa hidupnya. Tak jarang, pendapat Ibnu Taimiyyah sering dijadikan tameng berlindung dan rujukan utama dasar-dasar pendapat mengkritik ritus masyarakat tradisionalis islam. Sayangnya mereka lupa atau tidak mau mengikuti pendapat syaikh-nya sendiri.

Berikut adalah kutipan kitab Majmu' Fatawa, karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah pada Juz 1 halaman 242. 
Said Aqil: Syiah Tidak Sesat

Said Aqil: Syiah Tidak Sesat

Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj mengatakan ajaran syiah tidak sesat dan termasuk Islam seperti halnya Sunni. “Di universitas Islam mana pun tidak ada yang menggap syiah sesat,” katanya saat dihubungi Tempo Kamis malam 26 Januari 2012. Said merujuk pada kurikulum pendidikan pada almamaternya Universitas Umm Al Quro di Arab Saudi yang dikenal sebagai pusat Wahabi yang keras. “Wahabi yang keras saja menggolongkan Syiah bukan sesat,” ujarnya.

Oleh karena itu Said heran dengan pernyataan Menteri Agama yang menilai syiah adalah ajaran sesat. Dalam kurikulum Al Firqoh Al Islamiyah ajaran Khawarij, Jabbariyah, Muktazilah, dan Syiah masih dinilai sebagai Islam. “Ulama Sunni seberi Ibnu Khazm menilai Syaih itu Islam,” katanya.
PWNU Jateng: Mari lestarikan Hizb Bukhari

PWNU Jateng: Mari lestarikan Hizb Bukhari

Semarang, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah mengimbau warga nahdliyin menggiatkan membaca Hizib Bukhori. Yaitu rangkaian doa khusus yang disusun ahli hadis termasyhur, Syaikh Muhammad Ismail bin Ibrahim bin al-Mughirah bin Bardzizbah al-Ju'fi al-Bukhari rodhiyallahu ‘anhu atau yang biasa disebut Imam Bukhori.

Syuriyah PWNU Jateng KH Ahmad Chalwani selaku pemegang ijazah Hizib Bukhori dari KH Ahmad Abdul Haq bin Dalhar Watucongol Muntilan Magelang mengajak setiap kaum muslimin terlebih warga NU untuk membaca Hizib Bukhori setiap pagi dan sore hari satu kali.

Lebih khusus ia menyampaikan, akhir-akhir ini muncul paham atau aliran yang meresahkan dan menyesatkan masyarakat. Karena itu sangat perlu para ulama dan kaum muslimin melakukan gerakan batiniyah untuk menangkal aliran atau paham-paham tersebut. 
Wapres Resmi Buka NU Expo

Wapres Resmi Buka NU Expo

Surabaya, الخميس 26 كانون ثاني/يناير 2012 - Wakil Presiden Boediono membuka Rembug Nasional Saudagar Nahdlatul Ulama dan NU Expo 2012 yang ditandai dengan pemukulan bedug sebagai bentuk peresmian dari acara.

Acara Rembug Nasional Saudagar NU dan NU Expo ini diselenggarakan di Grand City Convention and Exhibition, Surabaya, Kamis, yang dihadiri ratusan saudagar NU serta pengurus Himpunan Pengusaha Nahdliyin.

Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut, Ibu Herawati yang mendampingi Wapres, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh, Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan istri.
Download Mars IPNU, IPPNU, Fatayat, GP Ansor, Muslimat dan PKB

Download Mars IPNU, IPPNU, Fatayat, GP Ansor, Muslimat dan PKB

Mars Fatayat NU: [audio http://blog.unnes.ac.id/luthfiemka/files/2012/01/Mars-Fatayat-NU.mp3]

Mars GP Ansor NU: [audio http://blog.unnes.ac.id/luthfiemka/files/2012/01/Mars-GP-Ansor.mp3]

Mars Muslimat NU: [audio http://blog.unnes.ac.id/luthfiemka/files/2012/01/Mars-Muslimat-NU.mp3]

Mars IPNU: [audio http://blog.unnes.ac.id/luthfiemka/files/2012/01/01.MarsIPNU.mp3]

Mars IPPNU: [audio http://blog.unnes.ac.id/luthfiemka/files/2012/01/Mars-IPPNU.mp3]

Mars PKB: [audio http://blog.unnes.ac.id/luthfiemka/files/2012/01/Mars-PKB.mp3]
Konferensi Parlemen Negara OKI Akan Susun Rekomendasi Pemerdekaan
Palestina

Konferensi Parlemen Negara OKI Akan Susun Rekomendasi Pemerdekaan Palestina

Palembang - Peserta konferensi parlemen negara Islam, anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), di Palembang, Sumatera Selatan, 24-31 Januari, antara lain akan membahas kemerdekaan bangsa Palestina.

Informasi dari panitia "Seventh Parliamentary Union of The Organization of Islamic Cooperation Members State (PUIC) Conference" di Palembang, Rabu, melaporkan delegasi OKI terus berdatangan sejak Selasa (24/1) hingga acara puncak pada Senin (30/1) mendatang.

Salah satu agenda utama yang akan dibahas adalah rekomendasi atau dukungan atas kemerdekaan bangsa Palestina, serta sejumlah agenda persoalan bersama antarnegara Islam anggota OKI tersebut.
NU Akan Dirikan 10 Universitas Baru

NU Akan Dirikan 10 Universitas Baru

Jakarta - Organisasi kemasyarakatan (ormas) terbesar di Indonesia, Nahdatul Ulama (NU), di bawah kepemimpinan KH. Said Aqil Siroj semakin giat menggarap bidang pendidikan. Dalam waktu dekat mereka akan membangun 10 universitas di Tanah Air.

"Satu di antaranya sudah rampung dan mulai berjalan (kegiatan perkuliahannya), yaitu di Cirebon," ujar Kiai Said di Jakarta, Rabu (25/1).

Sementara untuk sembilan universitas lainnya, menurut dia, pembangunan fisiknya masih dalam proses.

Kiai Said menegaskan, pihaknya sangat serius untuk mendirikan Universitas NU di Jakarta, Sumatera, Sulawesi, serta provinsi-provinsi lain. Dalam kaitan ini persoalan perizinan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah turun.  "Alhamdulillah kami banyak dibantu Bapak M Nuh," ungkapnya.   
Gus Mus: Pemimpin Sekarang Tak Perhatian

Gus Mus: Pemimpin Sekarang Tak Perhatian

Kudus - Dikisahkan suatu saat Rasululllah SAW  menanyakan perihal keberadaan Harqa, seorang sahabat wanita yang dikenal sebagai ‘tukang bersih-bersih’, kepada salah seorang sahabat. Rasululllah  merasa tak pernah lagi melihat sosoknya.

Sahabat itu pun menyampaikan bahwa Harqa telah meninggal dunia. Dengan penuh sesal Rasulullah  balik bertanya, “Kenapa saya sampai tidak mendengar berita kematiannya?”

Ilustrasi tadi mengawali ceramah yang disampaikan Wakil Rais Am PBNU  KH A. Musthofa Bisri dalam pengajian haul kesepuluh Mantan Rais PCNU Kudus Mbah  KH. Makmun Ahmad pada Senin (23/1) di kompleks pondok Tasywiquthulab Assalafiyyah (TBS) Desa Langgar Dalem Kecamatan Kota Kabupaten Kudus.
Said Aqil: Penabrak & Pecandu Narkoba di Tugu Tani Pantas Dihukum Mati

Said Aqil: Penabrak & Pecandu Narkoba di Tugu Tani Pantas Dihukum Mati

Jakarta, - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siroj, berpendapat pecandu narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) layak mendapatkan hukuman berat, yaitu mati. Ini disampaikan untuk menyikapi kasus kecelakaan mobil di Tugu Tani, Gambir, Jakarta Pusat, yang menelan sembilan nyawa.

Menurut Kang Said Islam sudah menetapkan narkoba adalah sesuatu yang bisa merusak tatanan hidup. Kasus kecelakaan di Tugu Tani dinilai menjadi salah satu bukti,  dimana pelakunya diduga mengalami penurunan kesadaran akibat barang haram tersebut.

"Oleh karena itu NU menyatakan jihad terhadap narkoba. Itu diserukan dalam Munas (Musyawarah Nasional) di Pondok Gedhe beberapa tahun lalu, yang mana menetapkan narkoba menjadi salah satu perusak tatanan hidup," tegas Kiai Said, Selasa (24/1). 
Peziarah Tionghoa Padati Makam Gus Dur saat Imlek

Peziarah Tionghoa Padati Makam Gus Dur saat Imlek

Jombang - Makam Gus Dur yang berada di komplek Pesantren Tebuireng Jombang beberapa hari ini banyak dikunjungi peziarah. Tak Ketinggalan warga Tionghoa nampak berduyun-duyun datang layaknya ingin merayakan hari raya Imlek di makam presiden RI ke 4 ini.

“Senin (23/1) dini hari pukul 01.00 saya menerima rombongan warga Tionghoa, mereka mengatakan ingin berziarah ke makam Gus Dur’,’ ujar Azwani, salah satu penjaga makam Gus Dur menceritakan.
Sarbumusi NU Resmikan Kantor Baru di Jakarta

Sarbumusi NU Resmikan Kantor Baru di Jakarta

Jakarta, Para anggota Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) layak bergembira karena memiliki tempat beraktifitas yang cukup lega untuk menjalankan roda organisasi. Sebuah kantor baru berlantai empat berdiri megah di jl Raden Saleh I no 7A, sekitar 250 meter dari gedung PBNU

Peresmian dilakukan oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqi Siroj bersama dengan Menakertrans Muhaimin Iskandar, Senin, 23 Januari 2003.
PBNU: Perusahaan Tambang Harus Sejahterakan & Rekrut Masyarakat Sekitar

PBNU: Perusahaan Tambang Harus Sejahterakan & Rekrut Masyarakat Sekitar

Lombok, NU Online - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta pelaku usaha pertambangan memberdayakan masyarakat lokal sebagi pekerja. Langkah ini  diharapkan bisa mengurangi resiko munculnya sengketa antara masyarakat dan pengusaha yang sering terjadi.

Ini disampaikan Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj saat melakukan kunjungan ke lokasi tambang biji besi miliki PT. Padak Mas Mentari Mineral di Desa/Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Rabu (18/1). Ikut dalam kunjungan jajaran pengurus lainnya, di antaranya Ketua PBNU Ir. Iqbal Sullam, Imam Azis, serta Sekretaris Jendral H. Marsudi Syuhud dan Bendahara Umum H. Bina Suendra.    
PWNU Jatim: Jangan Ada Lagi Kekerasan di Sampang

PWNU Jatim: Jangan Ada Lagi Kekerasan di Sampang

Surabaya, NU Online
Konflik Sunni-Syiah di Dusun Nangkernang, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Sampang, kembali tegang sejak Rabu (17/1) malam.

Ketua PWNU Jawa Timur KH M Hasan Mutawakil Alallah, meminta masyarakat Sunni atau warga nahdliyin di Sampang untuk menahan diri dan tidak menggunakan kekerasan. "Jangan ada Kekerasan di Sampang," tegasnya tadi pagi (18/1), di Surabaya.

"Serahkan saja masalah ini kepada pihak kepolisian. Tidak perlu terpancing," kata Kiai Mutawakkil.
PBNU: Harusnya RUU Keamanan dan Pertahanan Negara

PBNU: Harusnya RUU Keamanan dan Pertahanan Negara

Jakarta, NU Online

RUU Keamanan harus disemangati untuk menjaga keutuhan NKRI. Jadi, jangan ada yang apriori terhadap RUU tersebut. Walau demikian RUU Keamanan tetap harus berada dalam koridor konstitusi. Karena itu RUU ini harus meletakkan polisi dan TNI seperti diatur dalam UUD NRI 1945 Pasal 30 tentang pertahanan dan keamanan. Dengan demikian RUU itu lebih tepat diberi judul tentang RUU Keamanan dan Pertahanan.
Dengan cara itu kata Ketua PBNU H. Slamet Effendy Yusuf  M.Si di Jakarta, Selasa (17/1), maka akan dicapai beberapa hal. Pertama, akan ada pengaturan secara jelas kapan situasi di mana kewenangan ada pada Polri dan kapan mesti perlu perbantuan TNI. Begitu juga sebaliknya.
Seminar Dialog Pemikiran Hukum Islam bersama Lembaga Bahsul Matsail NU

Seminar Dialog Pemikiran Hukum Islam bersama Lembaga Bahsul Matsail NU

Jakarta, NU Online - Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU) menggelar ‘Dialog Pemikiran Hukum Islam’, dengan narasumber utama Mufti Dar al Ifta’ Mesir, Syaikh Amru Al Wardani. Selain berujuan mendorong fatwa lebih moderat di waktu mendatang, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai kaderisasi mufti (0rang yang berfatwa) dan menjaga tradisi dialog pemikiran hukum Islam.

Kegiatan yang digelar pada Ahad sampai Selasa, 15 - 17 Januari 2012 di Hotel Gren Alia, Cikini, Jakarta, membahas berbagai hal terkait dengan fatwa, antara lain mengenai kualitas fatwa yang dihasilkan berdasarkan nash al-Qur’an dan Hadits. Kehadiran Syaikh Amru dimaksudkan sebagai narasumber utama untuk menyampaikan syarat-syarat mufti dan metodologi pengambilan fatwa.

"Pada akhirnya seorang ulama harus menjadi pemimpin. Ulama juga saya harapkan terus menyampaikan pesan agama yang mulia ke masyarakat, dan jangan mundur seikitpun dalam menyampaikan pesan-pesan yang mulia ini," kata Syaikh Amru melalui seorang translater. 
Sidang Rekayasa Pembunuhan Kader Ansor Sidoarjo di Mulai

Sidang Rekayasa Pembunuhan Kader Ansor Sidoarjo di Mulai

Sidoarjo, NU Online
Tujuh orang anggota Kepolisian Resor Sidoarjo, Jawa Timur yang menjadi terdakwa kasus rekayasa pembunuhan kader Ansor Sidoarjo Riyadis Solikin mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Sidoarjo, Senin (16/1).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Darwati, Senin, mengatakan, tujuh anggota polisi tersebut dijerat pasal 318, 317 dan 220 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang rekayasa kasus junto pasal 55 ayat 1 ke satu karena dilakukan bersama-sama.

"Mereka bersama-sama merekayasa kasus seolah-olah korban yang guru ngaji tersebut berusaha melawan dengan celurit. Namun akhirnya terbongkar bahwa korban ternyata tidak membawa celurit ataupun melakukan perlawanan," katanya.
KH Sahal Mahfudz: Hukum Membaca Al Quran di Kuburan

KH Sahal Mahfudz: Hukum Membaca Al Quran di Kuburan

Agama Islam menganjurkan untuk saling mendoakan sesama muslim, walaupun terhadap muslim yang telah meninggal dunia. Ini membuktikan bahwa persaudaraan antara muslim itu bersifat abadi, tidak hanya ketika hidup di dunia saja tetapi juga ketika salah satu diantara mereka telah meninggal. Bahkan persaudaraan itu akan berlanjut kelak di akhirat.Ulama ahli fiqih bersepakat, bahwa amalan orang yang masih hidup yang diperuntukkan kepada yang telah meninggal berpahala sama. Amalan itu tidak hanya sebatas doa, tetapi juga amalan-amalan lain yang bermanfaat bagi yang telah meninggal dunia. Seperti sedekah, membaca al-Qur’an, dan membayarkan qadha puasa.

Dalam kitab Hujjah Ahlus Sunnah wal Jama’ah dijelaskan ada dua pendapat mengenai hukum membaca al-Qur’an di kuburan. Madzhab Malikiyah menganggap hal itu makruh. Sedangkan mayoritas ulama mutaakhkhirin memperbolehkannya. Dan pendapat terakhir inilah yang berlaku di kalangan kaum muslimin sekarang.
PBNU: Perda Miras Bukan Sumber Konflik

PBNU: Perda Miras Bukan Sumber Konflik

Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menilai rekomendasi Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) yang meminta Kemendagri untuk meninjau kembali Peraturan Daerah (Perda) Syariah, termasuk tentang pelarangan minuman keras terlalu simplistik.

Demikian dinyatakan Ketua PBNU H Slamet Effendy Yusuf di Jakarta, Senin (16/1). Menurutnya, anggapan bahwa Perda Miras dapat menimbulkan konflik horizontal adalah logika yang tidak bisa diterima. Karena seolah-olah Perda Miras inilah penyebab konflik, padahal hal itu sebaliknya.

“Jangan terlalu simplistik melihat ini. Sebenarnya, miras itulah yang dapat menyebabkan masalah sosial di masyarakat," ujarnya.
Pemakaman KH Imam Yahya Mahrus berlangsung Khidmat

Pemakaman KH Imam Yahya Mahrus berlangsung Khidmat

Kediri, NU Online
Para santri dan ribuan orang yang mengikuti pemakaman Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo KH Imam Yahya Mahrus serentak menghentikan pembacaan surat Al-Ihlas “Qul huwallahu ahad…” ketika KH Abdul Aziz Mansyur berdiri memegang microphone, sebagai pertanda acara talqin akan segera dimulai, Ahad (15/1) siang. Kiai Aziz yang mewakili keluarga menanyakan kepada semua yang hadir, “Apakah semua yang hadir menyaksikan bahwa KH Imam Yahya Mahrus ini orang baik?”. Serentak semua menjawab, “Baik…!” Suara tangisan haru terdengar jelas dari balik kerumunan.

Talqin dilakukan setelah semua proses penguburan selesai, yang dimaksudkan untuk memberikan suport dan membimbing ahli kubur agar dapat menjawab pertanyaan malaikat kubur Munkar dan Nakir dengan baik. Tidak hanya orang biasa, kiai pun butuh untuk ditalqin. Keluarga meminta Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Musthofa Bisri (Gus Mus) memimpin prosesi talqin.
ISNU Segera Gelar Kongres di UNISDA

ISNU Segera Gelar Kongres di UNISDA

Lamongan, NU Online
Panitia Penyelenggara Kongres I Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) telah menggelar rapat persiapan Kongres. Rapat-rapat pun dijadwalkan digelar setiap Sabtu menyusul semakin dekatnya kongres.

Kongres I ISNU dijadwalkan digelar pada hari Jum'at-Ahad (17-20) Pebruari 2012 di Universitas Islam Darul Ulum Lamongan (UNISDA).

Untuk memeriahkan acara KOngres I ISNU ini, panitia akan menggelar serangkaian berupa seminar, khitanan massal dan pagelaran rebana.

"Untuk mensukseskan acara tersebut, panitia telah melakukan berbagai macam persiapan dengan melakukan rapat tiap Sabtu di sekretariat panitia," tutur Mohammad Kodri selaku ketua panitia.
Ribuan Santri Iringi Pemakaman KH Yahya Imam Mahrus

Ribuan Santri Iringi Pemakaman KH Yahya Imam Mahrus

Kediri, NU Online
Ribuan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kota Kediri iringi pemakaman Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri KH Yahya Imam Mahrus. Sebelum diberangkatkan ke pemakaman di Lingkungan Ponpes Salafiyah Al Mahrusiyah di Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, jenazah terlebih dahulu disholatkan di Masjid Al-Mahrusiyah di Jalan Ponpes Lirboyo.

Dikarenakan jumlah penghantar ribuan, serta terbatasnya ruang masjid yang ada, sholat jenazah dilakukan hingga 30 gelombang secara bergiliran. Sholat jenasah ini diikuti santri, pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siroj serta beberapa pengasuh Pesantren di Jawa Timur. 
5 Delegasi Negara Siap Hadir di Muktamar Thariqah An-Nahdliyah di Kab.
Malang

5 Delegasi Negara Siap Hadir di Muktamar Thariqah An-Nahdliyah di Kab. Malang

Malang, NU Online
Kehadiran tamu khusus dari 5 negara dari Timur Tengah dipastikan akan semakin menambah bobot pelaksanaan Muktamar Jam'iyyah Ahlit Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyyah (Jatman) ke 11 yang akan digelar di Pondok Pesantren Al Munawariyah Bululawang Kabupaten Malang Jawa Timur.

Pasalnya, Para delegasi tidak hanya sebagai peserta pasif, akan tetapi juga berdiskusi secara intensif dengan pengurus dan musryid thariqah dan juga memberikan ceramah kepada peserta muktamar selama acara berlangsung.

Meski secara khusus ke 5 delegasi akan membahas berbagai hal yang berkaitan dengan dinamika dunia Islam khususnya di negara Timur Tengah, para delegasi akan merumuskan draft pembentukan AR-RABITHAH ATH-THARIQIYYAH AL-‘ALAMIYYAH (RTA).
NU Jatim Minta Pelaku-Pemicu Kasus Sampang Dihukum Adil

NU Jatim Minta Pelaku-Pemicu Kasus Sampang Dihukum Adil

Surabaya, NU Online
Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH M Hasan Mutawakkil Alallah, menyatakan, bahwa penetapan sejumlah pelaku pembakaran rumah dan aset milik ustadz Tajul Muluk di dusun Nangkernang desa Karagayam, kecamatan Omben, Sampang oleh aparat penegak hukum sebagai tersangka dinilai masih kurang adil.

Menurut Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo ini, pemicu dan penyebab terpantiknya aksi pembakaran mestinya juga diamankan.

“Harapan PWNU Jatim dan PCNU Sampang, agar ada keadilan hukum. Kalau dari pihak pelaku pembakaran ditahan, maka pemicunya (Tajul Muluk, red) juga harus diamankan,” kata Kiai Mutawakkil berharap.
Kisah Kyai Mabarun Bantul dan Gus Dur

Kisah Kyai Mabarun Bantul dan Gus Dur

Ketika acara pelepasan jenazah almarhum Kyai Mujab Mahalli, Kyai Mabarun Bantul bertindak sebagai pembaca acara.

Acara dihadiri ribuan masyaraat bantul, santri, para pejabat, para kyai dari Jogja dan sekitarnya, Gus Dur, juga Gubernur DIY Sri Sultan Hamangkubono X serta wakilnya, Sri Paku Alam IX, dan masih banyak lagi tokoh masyarkat.

Saat acara dimulai, seperti lazimnya pembaca acara, Kyai Mabarun menyebut satu per satu tokoh yang layak disebut.

“Kepada yang kami cintai, shohibul mushibah keluarga almarhum dan keluarga besar Pesantren Al-Mahalli, kepada yang mulia Gubernur DIY Sri Sultan Hamangkubono X beserta wakilnya...”
Kemendikbud Luncurkan 1.000 Beasiswa Unggulan

Kemendikbud Luncurkan 1.000 Beasiswa Unggulan

Yogyakarta, NU Online
Seperti tahun lalu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali meluncurkan 1.000 beasiswa unggulan. Beasiswa yang digulirkan diperuntukkan bagi mahasiswa program sarjana (S-1), pascasarjana (S-2), dan doktoral (S-3).

"Seribu beasiswa unggulan ini dialokasikan bagi mahasiswa di seluruh Indonesia di tingkat perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud Musa Yosef di sela-sela peluncuran beasiswa unggulan di Sekolah Pascasarjana UGM, Sabtu (8/1).

Dijelaskan, guna merealisasikan program itu, Kemendikbud mengucurkan anggaran sebesar 94 miliar rupiah. Anggaran tersebut tidak hanya dialokasikan bagi penerima beasiswa yang baru, tetapi juga mahasiswa lama tahun ajaran 2010/2011.
Akhirnya Kepengurusan PC IPNU Kudus Terbentuk

Akhirnya Kepengurusan PC IPNU Kudus Terbentuk

Kudus, NU Online
Setelah melalui proses yang panjang, kepengurusan  PC IPNU kabupaten Kudus periode 2011-2013 akhirnya terbentuk. Dari hasil  rapat formatur (3/1) lalu, telah tersusun pengurus  harian IPNU dengan komposisi  Ketua dengan 4 wakil ketua  bidang , sekretaris dan 4 wakilnya serta Bendahara dengan 1 wakilnya.

Ketua PC IPNU Kudus Dwi Saifullah mengatakan, terbentuknya pengurus harian ini sudah sesuai amanat koncab IPNU akhir November lalu yang memberikan mandat kepada tim formatur untuk menyusun kepengurusan.

Adapun susunan pengurus harian itu lainnya ketua Dwi Saifullah, wakil ketua bidang Litbang Izzul Ma’ali (kota), waket bidang Pengkaderan Noor khoiri (Jati) wakil bidang peningkatan santri dan pelajar mahasiswa Ubaidillah dwi lazuardi (Gebog), Waket bidang perekonomian Wahyu setiadi (Gebog), wakil Bida CBP mahmudin (Mejobo).
Deklarasi KMNU Fakultas Kedokteran UGM

Deklarasi KMNU Fakultas Kedokteran UGM

Yogyakarta, NU Online
Fakultas Kedokteran UGM telah menjadi salah satu aset penting negara ini dalam mencetak SDM profesional, khususnya di bidang kesehatan. Tanpa direncanakan, mahasiswa NU makin menjamur menjadi bagian civitas medika kampus ini.

Sayangnya, olah manajerial terhadap aset NU ini masih jauh dari harapan. Banyak dari mahasiswa tadi bagai “itik kehilangan induknya”. Tak jarang setelah masuk kampus, mereka menjadi lupa atau bahkan tidak mengenal “rumah besar-nya” (Nahdlatul ‘Ulama) sehingga potensi-potensi besar mereka lebih banyak dimanfaatkan oleh organisasi lain. 
Bersuci dengan Tissue

Bersuci dengan Tissue

Islam merupakan agama yang sangat memperhatikan kebersihan. Telinga kita begitu akrab dengan an-nadhafatu minal iman, kebersihan merupakan sebagian dari iman. Atau at-thuhuru syartul iman, kesucian merupakan separoh dari keimanan. Namun demikian, seringkali realitas umat Islam kurang mencerminkan ajaran-ajaran semacam itu dalam kehidupan keseharian.Salah satu wujud perhatian Islam terhadap kebersihan dan kesucian itu adalah diwajibkannya istinja’(bersuci) setelah buang air besar (taghawwuth) dan air kecil (baul). Shalat tidak sah tanpaistinja’ terlebih dahulu, selain wudhu kalau dalam keadaan hadats kecil, dan mandi jika dalam kondisi hadats besar.
Meski istinja’ pada hakikatnya menghilangkan najis yang keluar dari kemaluan dan anus, dalam praktiknya hal tersebut memiliki perbedaan. Yaitu alat yang digunakan tidak terbatas pada air, tetapi dapat pula dilaksanakan dengan batu, baik dalam kondisi tersedia air maupun tidak.

Berbeda dengan wudhu dan mandi, yang hanya dapat diganti dengan tayamum dalam kondisi-kondisi tertentu saja, misalnya karena tidak ditemukan air. Diperbolehkannya istinja’ dengan batu, mengandung hikmah yang besar dalam rangka menjamin kontinuitas pelaksanaan dan fungsi diciptakannya manusia, yakni beribadah kepada Allah SWT, dalam hal ini, shalat.
Kuda Terbang Nabi Sulaiman (Khutbah Jumah)

Kuda Terbang Nabi Sulaiman (Khutbah Jumah)

 

اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، اَلَّذِى خَلَقَ اْلإِنْسَانَ خَلِيْفَةً فِي اْلأَرْضِ وَالَّذِى جَعَلَ كُلَّ شَيْئٍ إِعْتِبَارًا لِّلْمُتَّقِيْنَ وَجَعَلَ فِى قُلُوْبِ الْمُسْلِمِيْنَ بَهْجَةًوَّسُرُوْرًا. اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحـْدَهُ لاَشـَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِى وَيُمِيْتُ وَهُوَعَلَى كُلِّ شَيْئ قَدِيْرٌ. وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَنَبِيَّ بَعْدَهُ.


اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمـَّدٍ سَيِّدِ الْمُرْسَلِيْنَ وَاَفْضلِ اْلاَنْبِيَاءِ وَعَلَى آلِهِ وَاَصْحَاِبه اَجْمَعِيْنَ اَمَّا بَعْدُ، فَيَااَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، اِتَّقُوْااللهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَتَمُوْتُنَّ اِلاَّوَاَنـْتُمْ مُسْلِمُوْنَ فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: لَقَدْ كَانَ فِى قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لاِّوْلِى ٱلأَلْبَـٰبِ


Hadirin Jama’ah Jum’ah Rahimakumullah
Marilah kita bersama-sama saling berwasiat untuk meningkatkan taqwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala yang mengatur bumi seisinya. Dialah yang menentukan sejarah manusia, juga berbagai mahkluk lainnya. Ketaqwaan itu harus selalu kita upayakan dan ditingkatkan kualitasnya, karena banyaknya godaan dunia yang setiap saat mengancam dan dapat mengendurkannya.

Jangankan kita sebagai manusia biasa, Nabi Sulaiman pun hampir tergoda oleh dunia. Karena itulah diwajibkan atas khatib setiap kali di atas mimbar di hari Jum’at, agar berwasiat tentang ketaatan. Ushikum binasfi bitaqwallah… ittaqullah haqqa tuqatih…dan beragam kalimat dengan maksud yang seragam, yaitu meningkatkan taqwa kepada Allah subhanahu wa Ta’ala.
Kerjasama LPNU dengan Taipei Economic and Trade Office Indonesia

Kerjasama LPNU dengan Taipei Economic and Trade Office Indonesia

Taipei Economic and Trade Office (TETO) of Indonesia, semacam perwakilan pemerintah Taiwan di Indonesia, menjajaki kerja sama dengan PBNU di berbagai bidang. Mulai ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Dalam bidang kesehatan, TETO menyumbang ambulans. Ambulans berjumlah satu unit tersebut diserahterimakan secara simbolis oleh Charles Lie kepada Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj pada acara Launching NU Expo 2012 di gedung PBNU, Kamis (5/1). NU Expo tersebut akan berlangsung di Hotel Grand Mulia, Surabaya, (26-29/1) mendatang.

Menurut Bina Suhendara, Bendahara Umum PBNU, Taiwan memadang NU sebagai mitra potensial, mengingat basis warga cukup besar. Begitu juga NU memandang Taiwan, sebagai salah satu negara maju dalam industri dan teknologi.
NU Expo 28-29 Januari di Jawa Timur

NU Expo 28-29 Januari di Jawa Timur

Jakarta - Rembug nasional saudagar NU dan NU Expo akan digelar di Jawa Timur pada 26-29 Januari 2012 di Grand City Surabaya. Launching acara yang digelar oleh Lembaga Perekonomian NU dan Himpunan Pengusaha NU (HPN) ini digelar di halaman PBNU, Kamis (5/1).

Abdul Kholik, ketua HPN menjelaskan, acara ini murni aktifitas ekonomi, bukan politik, sebagai upaya menindaklanjuti rintisan para pendahulu NU yang mengorganisasikan aktifitas ekonominya melalui Nahdlatut Tujjar.

Para pengusaha NU, saat ini sebagian besar masih menekuni sektor ekonomi UKM, dan sebagian besar masih menjadi konsumen. “Meskipun sekarang masih menjadi konsumen, kami berharap ke depannya bisa menjadi produsen,” katanya. 
Ponpes Al Hikmah Sumberrejo Gunungkidul Dirikan STPI Bina Insan Muda

Ponpes Al Hikmah Sumberrejo Gunungkidul Dirikan STPI Bina Insan Muda

Gunungkidul - Pondok Pesantren Al-Hikmah Dusun Sumberejo, Karang Mojo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, merintis didirikan Sekolah Tinggi Pendidikan Islam dengan kampus di pondok tersebut.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hikmah Harun Al Rosyid di Yogyakarta, Kamis (5/1), mengatakan, rintisan sekolah tinggi itu atas kerja sama dengan Yayasan Pusat Dakwah dan Pendidikan Silaturahim Pecinta Anak Yogyakarta yang selama ini mengelola Sekolah Tinggi Pendidikan Islam (STPI) Bina Insan Muda di Yogyakarta.

"Rintisan ini diharapkan menjadi embrio perguruan tinggi yang didirikan ponpes di wilayah Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta," katanya.
PBNU: Tidak Ada Konflik Sunni-Syiah di Sampang

PBNU: Tidak Ada Konflik Sunni-Syiah di Sampang

Surabaya, NU Online
Percaya atau tidak, konflik bernuansa agama di Indonesia itu hakekatnya tidak ada, kecuali konflik dalam bentuk lain bernuansa politik, masalah keluarga, dan persaingan antartetangga yang dikemas dengan agama.

Misalnya, konflik di Poso yang justru banyak warga Kristiani yang selamat karena dilindungi warga Muslim di basis Kristiani, atau banyak warga Muslim yang selamat karena dilindungi warga Kristiani di basis Muslim.

Itulah fakta yang ditemukan peserta pelatihan Jurnalisme Damai di beberapa wilayah di Poso (2001), kendati ada juga antartetangga yang tidak akur, namun hal itu bersifat pribadi dan terjadi pasca-konflik.
Sebar Kebencian, MUI Sampang Bisa Dipidanakan

Sebar Kebencian, MUI Sampang Bisa Dipidanakan

Jombang – Pernyataan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur dan Sampang yang menganggap Syiah aliran sesat dinilai sebuah sikap menebar kebencian. Koordinator Jaringan Islam Anti Diskriminasi (JIAD) Jawa Timur Aan Anshori menilai, pernyataan tersebut sebagai bentuk provokasi. Provokasi sejumlah tokoh agama itu dapat dikategorikan sebuah tindak pidana.

“Saya kira kondisi Sampang itu membutuhkan tingkat kondusivitas yang harus terus dijaga oleh banyak orang. Nah dalam konteks isu sara seperti ini hate speech atau menyebar kebencian kepada kelompok lain itu bagi saya adalah provokasi bagi pihak-pihak lain.”

Kategori

Kategori