KH Zamawi Imron: Semangat Anak Muda NU harus Menyala-nyala

KH Zamawi Imron: Semangat Anak Muda NU harus Menyala-nyala

Jakarta, NU Online
Semangat anak-anak muda NU harus selalu menyala. Sisi penting dari anak muda tak lain adalah jiwa yang merdeka, mengembara, dan terus bergerak dinamis. Hal ini disampaikan oleh D Zawawi Imron dalam Pidato Kebudayaan di Aula PBNU lt. 8, Rabu (28/3).

“Kita bisa mempertahankan vitalitas atau daya hidup dari penggalian akan peninggalan para ulama. Imam Syafi‘i menggunakan bahasa sindiran bagi anak muda yang malas, ‘fa kabbir alaihi arba‘an bi mautihi’, angkat takbir 4 kali sebagai sembahyang jenazah baginya,” ungkap D Zawawi Imron di belakang podium dibalas riuh rendah para hadirin.

Abdul Mun‘im DZ, mewakili panitia, memberikan salam hormat dan takzim atas kerja-kerja kebudayaan semacam ini. Ahmad Tohari, novelis NU pun memberikan testimoni panjang untuk D Zawawi Imron, sahabat karibnya.
PBNU: Tunda Dulu Kenaikan BBM

PBNU: Tunda Dulu Kenaikan BBM

Jakarta, NU Online - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta Pemerintah mendengar aspirasi rakyat yang menolak rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Batas waktu pemberlakuan kenaikan pada tanggal 1 April mendatang diminta diundur.

"Penolakan oleh masyarakat semakin luas dan Pemerintah harus mendengar itu. Ada baiknya pemberlakuan kenaikan harga BBM ditunda," ungkap Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di Medan, Jumat (30/3). Kiai Said berada di Medan dalam rangka menghadiri Konferensi Wilayah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Utara.

Kiai Said menilai penolakan masyarakat melalui serangkaian aksi demonstrasi yang terus meluas, apabila tidak didengar justru mengancam stabilitas kondisi keamanan. Kerusuhan yang bisa terjadi sebagai akibatnya dinilai lebih mengkhawatirkan merusak perekonomian Indonesia dalam waktu jangka panjang.
Pidato Kebudayaan KH Zamawi Imron dan Harlah 50 Lesbumi NU

Pidato Kebudayaan KH Zamawi Imron dan Harlah 50 Lesbumi NU

Jakarta, NU Online
Sastrawan D Zawawi Imron seharusnya sudah lima belas tahun lalu menerima anugerah sastra tertingi di kawasan Asia Tenggara, The S.E.A. Write Award dari Kerajaan Tahiland.

Demikian disampaikan Pemimpin Redaksi majalah sastra Horison Jamal D. Rahman saat menyampaikan kesaksiannya tentang kiprah kepenyairan Zawawi. Hal itu ditegaskan Jamal sebelum Zawawi menyampaikan pidato kebudayaan di gedung PBNU, Jakarta, Rabu malam (28/3) lalu.

Pidato kebudayaan itu berjudul Menimba Ilham Vitalitas dari Nilai-nilai Pesantren, disampaikan dalam rangka peringatan hari lahir ke-50 Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) NU.
PBNU: Menimbun BBM itu Haram

PBNU: Menimbun BBM itu Haram

Jakarta, NU Online - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan pernyataan tegas terkait praktek penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, yang mulai ditemukan di tengah wacana kenaikan harga. Dari kacamata agama menimbun BBM dinyatakan haram dan pelakunya harus ditindak tegas.

"(Menimbun BBM) ya haram, karena itu menimbulkan mudhorot untuk orang banyak," tegas Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di Jakarta, Senin (26/3).
Haul KH M. Ali Shodiq Umman Tulungagung

Haul KH M. Ali Shodiq Umman Tulungagung

Tulungagung, NU Online
“Nama mudanya Ali Shodiq, sementara Umman adalah nama ayahnya. Sejak muda, Ali Shodiq merasa prihatin dengan kondisi masyarakat sekitar Ngunut yang masih abangan. Di mata kawan sesama santri, termasuk KH. Mushtofa Bisri (Gus Mus), Ali Shodiq dikenal sebagai santri yang tekun, cerdas dan sangat ta'dzim kepada guru-gurunya. Hingga beliau menjadi Kyai kharismatik di wilayah Tulungagung pun, beliau masih ta'dzim kepada dzuhrriyah guru-gurunya. Seperti ketika ziarah ke makam guru-guru beliau, Ali Shodiq selalu melepas sandal dan berjalan jongkok.”

Demikian salah satu contoh keta’dziman pendiri Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiien (PPHM) Ngunut Tulungagung, Hadlorotusy Syaikh KH. M. Ali Shodiq Umman, dari biografi yang dibacakan KH. Nashihuddin Dahri saat acara puncak Haul Ke XIII Hadlorotusy Syaikh KH. M. Ali Shodiq Umman dan Haul Ke XII Nyai Hj. Siti Fatimatuz Zahro, Ahad (25/3), di plataran PPHM Asrama Putra Sunan Gunung Jati, Ngunut Tulungagung.
IPPNU Motori Gerakan Seribu Pelajar Putri Anti Narkoba

IPPNU Motori Gerakan Seribu Pelajar Putri Anti Narkoba

Jakarta, NU Online - Mengambil momentum di peringatan hari jadinya yang ke 57, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) terus berperan aktif meningkatkan pengabdian kepada bangsa dan Negara melalui partisipasi terhadap berbagai permasalahan bangsa, utamanya yang menggerus dan mengancam para generasi muda. Salah satunya dengan memotori berdirinya gerakan seribu remaja putri anti narkoba, radikalisme, kekerasan dan pornoaksi.

Keprihatinan tersebut diwujudkan dalam deklarasi Gerakan 1000 Laskar Pelajar Putri Anti Narkoba, Radikalisme, Kekerasan, dan Pornoaksi, Sabtu (24/3) di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Dalam acara yang dihadiri seribuan pelajar putri se Jabodetabek, Purwakarta dan Karawang tersebut, di antaranya digelar istighotsah dan doa bersama, pembacaan sumpah pelajar dan pembubuhan tanda tangan di atas kain sebagai wujud kesepakatan bersama.
Pagar Nusa Siap Lakukan Pendataan Aliran Silat

Pagar Nusa Siap Lakukan Pendataan Aliran Silat

Jakarta, NU Online
Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (IPS-NU) Pagar Nusa akan mendata aliran-aliran silat yang berkembang di lingkungan warga Nahdliyin.

Hal itu ditegaskan Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (IPSNU) Pagar Nusa KH Fuad Anwar selepas acara Soft Launching Festival Pagar Nusa 2012 di Museum Fatahillah, Jakarta, akhir pekan kemarin.

“Pertama yang dilakukan adalah mendata ada berapa aliran yang terdapat di Pagar Nusa,” ujarnya.Kemudian, lanjut Kiai Fuad, setelah didata, aliran-aliran tersebut diklasifikasi mana aliran silat yang murni, dan mana yang sudah berasimilasi dengan berbagai jurus dari berbagai negara dan tempat-tempat lain.
LDNU Salatiga Terbitkan Buletin Dakwah Aswaja

LDNU Salatiga Terbitkan Buletin Dakwah Aswaja

Salatiga, NU Online
Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Salatiga memperkenalkan ‘Buletin Dakwah Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja)’ dalam acara Musyawarah Kerja Cabang Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) akhir pekan lalu.

Pimpinan Umum Buletin Aswaja HM Aji Nugroho, mengungkapkan, kelahiran buletin ini dilatarbelakangi keresahan warga nahdliyin baru-baru ini terkait adanya ‘gempuran’ dari beberapa kelompok dan ormas lain yang memberi stereotip bid’ah tradisi nahdliyin dan NU.

“Lebih dari itu, kelompok-kelompok ini bahkan bisa mempengaruhi beberapa warga nahdliyin, hingga muncul sindiran ‘dahulu sarungan, sekarang bercelana cingkrang (di atas mata kaki),” ujar Aji Nugroho
Hukum dan Cara Pelaksanaan Haul

Hukum dan Cara Pelaksanaan Haul

* Dikutip dari rubrik Ubudiyah, NU Online

Kalau kita amati, akhir-akhir ini banyak dijumpai acara haul, baik yang diselenggarakan perorangan maupun organisasi. Ada yang dilangsungkan secara sederhana, dengan memanggil kerabat serta tetangga dekat, untuk bersama-sama melaksanakan tahlil atau khataman Al-Qur’an.

Adapula yang mengundang dai atau ulama untuk memberikan wejangan keagamaan dan mau’idhah hasanah, dalam suatu forum terbuka yang populer dengan pengajian umum.
Meski budaya haul sudah berjalan sejak lama di Indonesia dan menjadi tradisi, ada sebagian orang yang menganggapnya sebagai perbuatan terlarang dengan anggapan bid’ah, tidak bermanfaat baginya.
PCNU Kudus Sosialisasi Ulang KartaNU

PCNU Kudus Sosialisasi Ulang KartaNU

Kudus, NU Online
Guna mensosialisasikan Kartu Tanda Anggota NU (Kartanu), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kudus mengadakan silaturrahim kepada sembilan pengurus Majlis Wakil Cabanag (MWC) mulai bulan April mendatang. Dalam Turba ini, PCNU bersama Tim pengadaan Kartanu Jateng akan menyampaikan penjelasan langsung sekaligus pemotretan bagi ranting atau MWC yang sudah siap.

Kepastian sosialisasi Kartanu ini disampaikan Ketua PC NU KH. Chusnan Ms dalam acara koordinasi bersama Pengurus MWC NU se-Kabupaten Kudus di Kantor NU Kudus, Sabtu (24/3). Pada kesempatan itu, hadir Tim Pengadaan Kartanu PWNU Jateng yang menjelaskan proses dan tehnis pembuatan kartanu.
Madrasah Diniyah Bisa jadi Pemerkuat Pendidikan Karakter Bangsa

Madrasah Diniyah Bisa jadi Pemerkuat Pendidikan Karakter Bangsa

Blora, NU Online
Pendidikan karakter yang belakangan ini digencarkan pemerintah sejalan dengan misi Madrsah Diniyah (Madin). Bahkan, keberadaan madin bisa memperkuat pendidikan karakter bangsa. Karena berbicara karakter tidak bisa dilepaskan dengan berbicara sopan santun dan akhlakul karimah.

”Pembelajaran di madin sarat dengan materi akidah akhlak, dan materi itu bisa memperkuat pendidikan karakter,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Blora, H Selamet Pamudji di hadapan 426 kepala madin se-Kabupaten Blora, dalam halaqoh “Menggagas Regulasi Wajib Belajar pada Madin di Kabupaten Blora, Sabtu (24/3) di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Khozinatul Ulum.
IPNU: Pelajar Tak Cukup Hanya Cerdas

IPNU: Pelajar Tak Cukup Hanya Cerdas

Grobogan, NU Online
Untuk mewujudkan kedamaian Indonesia, tidak cukup sekedar mengandalkan pelajar cerdas dan pintar saja. Namun kecerdasan dan kepintaran itu wajib diijtihadkan melalui organisasi pelajar seperti IPNU sebagai jalan jihad untuk menyemaikan kebersamaan kepada semua pihak.

Demikian disampaikan Wakil Sekretaris Jendral PP IPNU Muhammad Abdul Idris saat menjadi pembicara sarasehan pelajar bertema " Bersama IPNU; Indonesia Cerdas Damai Indonesia" di Aula Kantor NU Grobogan, Sabtu (24/3).

Idris mengingatkan fungsi IPNU bagi pelajar pedesaan dan kampong-kampung jangan muluk-muluk keinginannya. Kehadiran IPNU harus mampu menciptakan rasa nyaman para pelajar dalam menempuh pendidikannya terutama nyaman proses dewasanya dan aman masa depan mereka.
RMI Kudus Lakukan Pendataan Pesantren

RMI Kudus Lakukan Pendataan Pesantren

Kudus, NU Online
Sejak Jum'at (23/3) lalu, Pengurus Cabang (PC) Rabithah Ma'ahidil Islamiyah (RMI) Kudus kembali melakukan pendataan pondok pesantren yang ada di kota kretek ini. Untuk mempercepat prosesnya, RMI telah menerjunkan tim pendataan ke sejumlah pesantren di masing-masing kecamatan di Kabupaten Kudus.

Ketua PC RMI Kudus KH Afifudin mengatakan program pendataan ini merupakan langkah adminsitratif dengan tujuan mengawal lembaga pesantren dari ancaman faham lain yang radikal. "Dengan pendataan, keberadaan pesantren yang notabene NU ini diharapkan tidak lepas ke tangan kelompok lain," ujarnya kepada NU Online di Kantor NU Kudus, Sabtu (24/3).
PBNU Siap Gelar Pidato Kebudayaan Zamawi Imron

PBNU Siap Gelar Pidato Kebudayaan Zamawi Imron

Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengundang sastrawan kebanggaan NU, D. Zawawi Imron, untuk menyampaikan pidato kebudayaan di gedung PBNU Jakarta pada Rabu 28 Maret mendatang. Acara ini juga akan dihadiri para sastrawan NU lainnya, seperti Ahmad Tohari dan Acep Zamzam Noor.

Wakil Sekretaris PBNU Abdul Mun’im DZ menyatakan, undangan penyair berjuluk “clurit emas” itu adalah salah satu bentuk penghargaan PBNU atas konsistensinya dalam menyampaikan pesan-pesan melalui karya sastra.
Pagarnusa Siap Gelar Kejurnas Pencak Silat

Pagarnusa Siap Gelar Kejurnas Pencak Silat

Jakarta, NU Online
Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (IPS-NU) Pagar Nusa akan mengadakan kejuaraan nasional (kejurnas) pencak silat pada (3-5/4) nanti, di Pondok Gede.

Demikian disampaikan Agus Jui Purmawan ketika ditemui NU Online di kantor Pagar Nusa, di gedung PBNU, lantai 7, Jakarta, Sabtu (24/3).

“Kejurnas ini akan diikuti anggota internal Pagar Nusa seluruh Indonesia. Sampai saat ini, yang menyatakan siap mengikuti, ada 15 wilayah,” ujar Agus yang merupakan ketua pelaksana kejurnas ini.
GP Ansor Purbalingga Gelar Diklatsar Banser ke 8

GP Ansor Purbalingga Gelar Diklatsar Banser ke 8

Purbalingga, NU Online
Tidak dapat dipungkiri bahwa kenyataan sejarah membuktikan peran ulama-ulama NU dalam proses perjuangan dan penegakan Negara Kesatuan Republik Indonesia sangatlah besar sehingga bagi Ansor NKRI adalah hal yang mutlak.

Untuk itu Ansor dan Banser siap bekerja sama dengan TNI dan Polri di garda terdepan apabila ada kelompok yang ingin mengoyak-oyak NKRI ataupun yang akan mendirikan negara dalam negara.

Demikian sambutan yang disampaikan oleh Ulil Archam, ketua PC GP Ansor Purbalingga dalam pembukaan Diklatsar Banser Angkatan 8 PC GP Ansor Purbalingga, Jum’at, 23 Maret 2012 yang diadakan di desa Karangklesem Kec Kutasari Purbalingga yang diikuti oleh 600 orang peserta Diklatsar.
Rektor UNU Surakarta, Pertama: KH Idham Cholid

Rektor UNU Surakarta, Pertama: KH Idham Cholid

Surakarta, NU Online
Sebagai perguruan tinggi pertama milik NU, jabatan Universitas NU Surakarta pernah dipegang orang-orang penting di negeri ini. Nama-nama beken seperti Dr KH Idham Cholid, Prof RHA Soenarjo SH, KH Ali Maksum dan Dr KH Tholhah Mansyur SH pernah merasakan menjadi pimpinan universitas kebanggaan warga NU tersebut.

Berdasarkan catatan buku kenangan Wisuda Ke XIV Program Sarjana dan Magister Universitas Nahdhatul Ulama Surakarta tahun Akademik 2011/2012 tertera sejumlah nama penting dalam daftar pimpinan perguruan tinggi yang terletak di jantung kota Solo.

Untuk periode 1958 sampai dengan 1975 rektor dipegang Dr KH Idham Cholid. Idham Cholid didampingi KRM Dimyati Al Karim yang menjabat sebagai dekan. Untuk sekretaris dipercayakan kepada KH Muhtar Rosyidi, TU dipegang H Mustahal Ahmad BA, Bagian Pengajaran, S Mulyono dan Bagian Keuangan, A Sarmadi.
Sholat Jumat dan Nyepi Berjalan Penuh Toleransi

Sholat Jumat dan Nyepi Berjalan Penuh Toleransi

Denpasar, NU Online
Pelaksanaan Nyepi dan ibadah sholat Jum'at (23/3) di Denpasar Bali, berjalan khidmat dan lancar. Baik umat Muslim maupun umat Hindu saling bersikap toleran dalam melaksanakan ajaran agama masing-masing.

"Alhamdulillah, sesuai dengan kesepakatan para tokoh ummat beragama, kami bisa melaksanakan ibadah Jumat dengan tertib," kata Guru SD Muhammadiyah 3 Denpasar, Safarudin.

Saat berbincang dengan Republika melalui telepon, Safarudin mengemukakan, sesuai kesepakatan Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB), selama Nyepi, umat Islam diperbolehkan melaksanakan ibadah sholat Jumat. Namun, pelaksanaannya tidak menggunakan pengeras suara keluar masjid, memilih masjid terdekat dan tidak berkendaraan saat ke masjid alias jalan kaki.
PBNU Apresiasi Toleransi Umat Hindu Bali

PBNU Apresiasi Toleransi Umat Hindu Bali

Jakarta, NU Online - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada umat Hindu di Bali atas toleransi yang dijalankan saat perayaan Nyepi tahun Saka 1934, yang jatuh pada hari Jumat (23/3). Di saat bersamaan, umat Islam tetap mendapatkan kesempatan menjalankan ibadah shalat Jumat.

"Saya secara pribadi dan atas nama PBNU menyampaikan terimakasih sebesar-besarnya. Kami sangat mengapresiasi. Ini contoh yang baik dalam kehidupan berbangsa dengan beragam agama dalam masyarakatnya," kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di Jakarta.

Kiai Said berharap toleransi yang dijalankan umat Hindu di Bali bisa dicontoh daerah lain, yang mana golongan muslim menjadi minoritas. "Itu mengapa NU selalu menyuarakan pentingnya toleransi," sambungnya.
Pengurus MATAN Banyumas Resmi Dilantik

Pengurus MATAN Banyumas Resmi Dilantik

Banyumas, NU Online
Ketua umum MATAN (Mahasiswa Ahlith Thoriqah An Nahdliyyah) Hamdani Muin mengatakan kepada para mahasiswa, “Pengurus MATAN tidak harus melakukan bai'at thoriqah, yang penting mau menjadi pengurus dan mencintai thoriqah terlebih dahulu.”

Pernyataan itu diungkapkan untuk menjawab pertanyaan pengurus baru MATAN Kabupaten Banyumas, Rabu (21/3) di STAIN Purwokerto.

Sebelum melantik MATAN Kabupaten Banyumas, Dosen IAIN Semarang ini memberikan pengantar, “Thariqah sangat memberikan pintu kemaslahatan bagi semua usia, seyogyanya juga harus mengakar pada kalangan muda terutama mahasiswa karena ia merupakan sosok agen perubahan, baik dalam tatanan sosial politik maupun dalam menciptakan terobosan sistem dalam bentuk tindakan dan gerak sosial.”
PBNU: Nahdliyin Harus Taat Beragama dan Taat Bernegara

PBNU: Nahdliyin Harus Taat Beragama dan Taat Bernegara

Jakarta, NU Online - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siroj, menegaskan sikap organisasi yang dipimpinnya untuk terus mendukung keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, Nahdliyin adalah golongan masyarakat yang taat beragama dan taat berjamaah dalam konteks bernegara.

"Kita di NU secara agama mengikuti sunah Rasulullah, secara kemasyarakatan berjamaah, dalam hal ini bersama-sama menjaga keutuhan NKRI," tegas Kiai Said di Jakarta, Jumat (23/3). Pernyataan yang sama disampaikannya saat melantik jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tasikmalaya.
PBNU: Islam dan Nasionalisme Harus Bersenyawa

PBNU: Islam dan Nasionalisme Harus Bersenyawa

Kudus, NU Online
Islam dan nasionalisme Indonesia adalah dua sisi mata uang atau senyawa yang saling memberikan makna. Keduanya tidak bisa diposisikan secara diametral atau dikotomik. Nasionalisme selalu meletakkan keberagaman atau pluralitas sebagai konteks utama yang melahirkan ikatan dasar menyatukan sebuah negara bangsa.

"Idealnya ummat Islam tidak perlu merasa khawatir kehilangan identitasnya karena persenyawaannya sangat lekat dalam Negara bangsa," kata Kasi KBP Kantor Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Kudus H. Bambang Irianto saat menjadi pembicara sarasehan dan dialog "Pemantapan Aswaja dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara" yang diadakan PC Muslimat NU Kudus , Kamis (22/3).
Pemerintah raih 8.3 Trilyun dari Sukuk Haji

Pemerintah raih 8.3 Trilyun dari Sukuk Haji

Jakarta, NU Online
Pemerintah meraih dana Rp8,3 triliun dengan menerbitkan tiga seri Sukuk Dana Haji Indonesia (SDHI) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan APBN 2012.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Yudi Pramadi dalam siaran pers Kamis (22/3), menyebutkan tiga seri SDHI itu adalah seri SDHI 2017 A, SDHI 2019 A, dan SDHI 2022 A.

Sukuk negara dengan akad Ijarah Al-Khadamat dan underlying asset berupa jasa (service) itu tidak dapat diperdagangkan.
Aswaja Identik Dengan Praktik Rasul

Aswaja Identik Dengan Praktik Rasul

Kudus, NU Online
Ahlussunnah wal jamaah memiliki kesamaan dengan praktek kerasulan yang mampu mewujudkan rahmah bagi semesta alam. Namun keberhasilannya harus ditempuh melalui proses pelaksanaan yang memenuhi unsur akhlak dan ketrampilan atau kompetensi Aswaja

Demikian yang disampaikan Mustasyar PCNU Kudus KH Muslim A Kadir dalam sarasehan dan dialog pemantapan Aswaja dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang diselenggarakan PC Muslimat NU Kudus di Kantor PCNU setempat, Kamis (22/3)..

Menurut KH Muslim, Kompetensi Aswaja memiliki syarat operasional dengan tawazun antara dunia akhirat, tasamuh terhadap perbedaan dan tawasuth terhadap ekstrimitas.
Innalillahi, KH Muh. Zein Syukri Palembang Wafat

Innalillahi, KH Muh. Zein Syukri Palembang Wafat

Palembang, NU Online
Innalillahi wa inna ilaihi rooji'uun, telah berpulang ke rahmatullah, perintis Nahdlatul Ulama Sumatera Selatan, KH M. Zein Syukri di kediamannya, Jl. Letnan Yasin, depan Rumah Sakit Umum M. Husein Palembang, Kamis (22/3) pukul 16.00 WIB.

Jenazah KH M. Zein Syukri akan dimakamkan besok hari, Jum'at siang di Masjid Komplek Nurul Hidayah, belakang Pasar Cinde Palembang. Menurut rencana, jenazah akan disholatkan di Masjid Agung Palembang usai sholat Jum'at.

KH M. Zein Syukri dilahirkan di Palembang pada tanggal 10 Oktober 1919. Beliau adalah salah seorang murid langsung dari pendiri NU KH Hasyim Asy'ari. KH M. Zein Syukri adalah tuan rumah utama Muktamar NU ke-19 tahun 1952 yang digelar di Palembang Sumatera Selatan.
NU Bali Siap Pertahankan Toleransi di Hari Raya Nyepi

NU Bali Siap Pertahankan Toleransi di Hari Raya Nyepi

Bali, NU Online
Menghadapi hari raya nyepi yang jatuh pada Jumat (23/3), warga NU di Bali telah sepakat akan tetap menjunjung tinggi sikap saling menghargai. Komitmen ini ditunjukkan dengan tidak akan mengganggu dan mempersilakan umat Hindu leluasa menjalakan ritual Nyepi dengan khidmat.

“Sejauh ini NU masih kondusif dan tetap akan saling menghargai,” kata Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Bali Mulyono kepada NU Online, Kamis (22/3).
Slank Kunjungi Ponpes Tebu Ireng

Slank Kunjungi Ponpes Tebu Ireng

Jombang, NU Online
Grup musik Slank melakukan kunjungan ke pesantren Bahrul Ulum dan Tebuireng. Dalam kunjungannya empat musisi yang didampingi Satro Al Ngatawi dan Bunda Ifet juga berziarah ke makam pendiri NU KH Wahab Hasbullah dan KH Hasyim serta Gus Dur.

Sastro mengatakan kunjungan Slank ke pesantren membawa dua misi untuk kebaikan. "Misi pertama untuk mengajak hidup pada generasi bangsa sehat tanpa narkoba, dan yang kedua adalah menjahit negara Indonesia yang dirobek-robek kelompok tertentu," ujar Sastro mengawali dialog bersama ratusan santri dan penggemar Slank.
LP Ma'arif NU Gelar Seminar Teknologi Pendidikan

LP Ma'arif NU Gelar Seminar Teknologi Pendidikan

Jakarta, NU Online
Pengurus Pusat Lembaga Pendidikan Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU), Rabu (21/3), menggelar seminar nasional bertajuk “Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Inovasi Teknologi Pendidikan” di gedung PBNU, Jakarta Pusat. Kegiatan dilaksanakan atas kerjasama dengan UD Peraga Pembina Yogyakarta, sebuah perusahaan di DI Yogyakarta yang memproduksi alat-alat peraga pendidikan.

Dari keterangan Ketua Panitia Masduki Badlawi, seminar ini diikuti oleh sekurangnya 120 peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru SD/MI dan SMP/MTS se-Jabodetabek. Dari jumlah tersebut 60 persen di antaranya berasal dari sekolah pendidikan umum seperti SD dan SMP.
Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Ponpes Bustanul Yaqiin Padangpariaman

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Ponpes Bustanul Yaqiin Padangpariaman

Lubuk Alung, NU Online
Empat pilar kebangsaan Indonesia, masing-masing Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) disosialisasikan di Pesantren Bustanul Yaqin Pungguangkasiak Lubuk ALung Kabupaten Padangpariaman.

Sosialisasi empat pilar kebangsaan tersebut menghadirkan narasumber Hj. Emma Yohana (Anggota DPD RI), Drs.Damsuar (Wakil Bupati Padangpariaman), Indra J Piliang (politisi) dan Kepala Kamenag Kabupaten Padangpariaman.

Pimpinan Pesantren Bustanul Yaqin Rahmat Tuanku Sulaiman, Rabu (21/3), di Lubuk Alung menyebutkan, sosialisasi empat pilar kebangsaan tersebut diadakan Sabtu (24/3) di Pesantren Bustanul Yaqin Pungguangkasiak diikuti pimpinan pesantren di Kabupaten Padangpariaman, para tuanku dan utusan organisasi kemasyarakatan.
Tunisia Gempar Pasca Perusakan Masjid

Tunisia Gempar Pasca Perusakan Masjid

Tunis, NU Online
Pemerintah Tunisia mengutuk penodaan Al-Qur'an dan penyerangan masjid. Tunisia menilai tindakan penodaan tersebut sebagai upaya menabur perselisihan dalam masyarakat.

Dua masjid di kota Ben Guerdane, dekat perbatasan Libya, dirusak pada Kamis pekan lalu. Kitab suci Al-Qur'an yang ada di dalamnya juga ikut rusak. Sebelumnya, simbol Bintang Daud disemprotkan di dinding masjid al-Fath di Ibukota Tunis pada Jum'at lalu.
Sarasehan RMI Kudus: Filosofi Jigang Sunan Kudus

Sarasehan RMI Kudus: Filosofi Jigang Sunan Kudus

Kudus, NU Online
Pimpinan Cabang Rabithah Ma’had Islamiyah (RMI) kabupaten Kudus menggelar sarasehan santri dan saudagar Kudus di Pondok Pesantren Entrepreneur Al-Mawaddah Honggosoco, Jekulo , Selasa (20/3).

Sarasehan yang dihadiri para ulama, pengusaha dan pimpinan pesantren itu menghadirkan pembicara Ketua MUI Kudus KH Syafiq Nashan dan Nur Said penulis Buku 'Jejak Perjuangan Sunan Kudus dalam Membangun Karakter Bangsa.'

Sarasehan yang dibuka Bupati H Musthofa Wardoyo itu membicarakan aktualisasi filosofi "Jigang" (ngaji dan dagang) bagi warga Nahdliyin di kawasan Kudus dan sekitarnya, sebagaimana ditanamkan oleh Sunan Kudus.
PCNU Sumenep Siarkan Pengajian Al Hikam di Radio

PCNU Sumenep Siarkan Pengajian Al Hikam di Radio

Sumenep, NU Online
Tiap hari Selasa minggu ke tiga warga nahdliyin Sumenep mengaji kitab Al-Hikam di kantor PCNU Sumenep. Untuk bulan Maret ini, pengajian rutin bulanan tersebut berlangsung pada Selasa (20/3) siang kemarin. Selain ratusan warga NU hadir langsung di tempat pengajian, pengajian ini juga disiarkan melalui siaran radio studio NUSA FM di frekuensi 96.2.

Ketua PCNU Sumenep H Pandji Taufiq kepada NU Online menuturkan, pengajian tersebut telah berlangsung sejak tahun 2000, namun sejak dua tahun terakhir diasuh oleh KH. Thaifur Ali Wafa.
UN Madrasah 2012 Diikuti 1,6 Juta Siswa

UN Madrasah 2012 Diikuti 1,6 Juta Siswa

Jakarta, NU Online
Sebanyak 1.647.835 siswa madrasah di tanah air meliputi siswa madrasah ibtidaiyah, madrasah tsanawiyah dan madasah aliyah akan mengikuti Ujian Nasional tahun 2012. UN ini dilakukan untuk mengukur capaian standar komptensi lulusan peserta didik secara nasional.

Peserta UN MI sebanyak 495.405 siswa, peserta UN MTs 820.409 siswa, dan peserta UN MA 144.624 siswa terdiri dari program IPA 96.663 peserta didik, program IPS 208.258 peserta didik, program BHS 11.786 peserta didik dan program keagamaan 15.317 peserta didik, demikian disampaikan Direktur Pendidikan Madrasah Prof Dr. Dedi Djubaedi kepada pers di Jakarta, Selasa (20/3).
Sembayang Hadiyah untuk Mayit

Sembayang Hadiyah untuk Mayit

Oleh: Alhafiz Kurniawan

Kematian bagi makhluk hidup adalah suatu kemestian. Meskipun berbeda cara dan penyebabnya sakit, tua, kecelakaan, dan seterusnya. Jasadnya pun, bisa dimana saja, atau musnah sama sekali tanpa bekas. Kematian lambat atau cepat adalah mutlak bagi makhluk termasuk manusia.

Manusia adalah makhluk yang terbebani tanggung jawab dalam hayatnya, terutama terhitung sejak baligh. Perbuatan manusia akan dibalas menurut baik dan buruknya. Pertanggungjawaban mereka akan dihisab kelak di hari Kiamat. Allah sebagai hakim yang adil, takkan keliru dalam menghitung dan mengadili amal setiap orang.Namun, sebelum pembalasan hari Kiamat, nikmat dan siksa kubur benar adanya. Manusia yang telah terpisah jiwa dari raganya, akan didatangi malaikat untuk pertanyaan tentang Tuhan, rasul, pedoman hidup dan seterusnya. Malaikat ini akan bersikap sesuai perintah, menyiksa dan memberikan nikmat bagi mayit.
Inilah Isi Deklarasi Kempek

Inilah Isi Deklarasi Kempek

Para peserta Seminar Internasional “Peran Ulama Pesantren dalam Mengatasi Terorisme Global” yang dibuka oleh Presiden Republik Indonesia ke-3, Professor Dr.-Ing. B.J. Habibie di Pondok Pesantren Majlis Tarbiyyatul Mubtadi’ien, Kempek, Cirebon, dari tanggal 16 s.d. 18 Maret 2012, diselenggarakan atas kerjasama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dengan Republik Federal Jerman, telah bertemu dan berdialog dalam suasana yang bersahabat dan kondusif.

Para peserta datang dari berbagai negara, antara lain dari Indonesia, Jerman, dan Amerika Serikat, dengan berbagai latar belakang seperti tokoh agama, penegak hukum, ilmuwan sosial, politik dan keamanan. Tukar-pikiran berhasil memperoleh masukan-masukan berharga dari berbagai perspektif, meliputi agama, dimensi sejarah dan kontemporer, aspek-aspek kultural baik internasional/global dan nasional serta upaya menghadapi dan mengatasinya.
Tiru Kreativitasnya, Bukan Keburukannya (Lady Gaga)

Tiru Kreativitasnya, Bukan Keburukannya (Lady Gaga)

Jakarta, NU Online - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H. Slamet Effendy Yusuf meminta panitia konser diva pop Amerika Lady Gaga, agar bisa menghormati kulktur masyarakat Indonesia yang sebagian besar pemeluk agama Islam. Mas Slamet ~sapaan akrab H. Slamet Effendy Yusuf~ secara pribadi tidak mempermasalahkan konser tersebut, dengan catatan penonton dapat meniru kreatifitas sang diva dan meninggalkan keburukan yang mungkin ditampilkannya.

"Apa yang disampaikan Kiai Cholil (pengharaman menonton konser Lady Gaga) kemarin adalah pendapat pribadi, bukan atas nama lembaga MUI (Majelis Ulama Indonesia). MUI sejauh ini belum mengeluarkan fatwa haram menonton konser Lady Gaga," tegas Mas Slamet di Jakarta, Selasa (20/3). Mas Slamet saat ini juga tercatat sebagai Ketua MUI.
PBNU Berharap Perayaan Nyepi Berlangsung Kondusif di Hari Jumat

PBNU Berharap Perayaan Nyepi Berlangsung Kondusif di Hari Jumat

Jakarta, NU Online - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berharap perayaan Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Jumat (23/3) mendatang berlangsung aman dan damai. Toleransi antar umat beragama juga diharapkan dapat terwujud nyata.

"Kami berharap perayaan hari besar agama apapun, termasuk Nyepi yang akan dirayakan umat Hindu bisa berlangsung aman, damai, dan tidak ada pihak yang menodainya," kata Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj di Jakarta, Selasa (20/3).

Beberapa hari lalu Bali digegerkan dengan penggrebekan 5 orang terduga teroris. Kasus terorisme hingga saat ini masih menjadi momok bagi masyarakat Bali, dan kejadian yang sama diharapkan tidak terulang, tepatnya saat perayaan Nyepi mendatang.
Beasiswa FISIP Universitas Wahid Hasyim

Beasiswa FISIP Universitas Wahid Hasyim

Semarang, NU Online
Fisip Universitas Wahih Hasyim (Unwahas) untuk keenam kalinya memberikan kesempatan kepada para lulusan SMA/SMK/MA/MAK mendapatkan beasiswa.

Studi yang ditawarkan adalah program Studi Ilmu Politik (Pemerintahan) dan Program Studi Hubungan Internasional melalui Beasiswa Program Sarjana (BPS) yang terdiri dari Beasiswa Pendidikan Penuh Sampai Lulus 3,5 Tahun (7 Semester) dan Beasiswa Pendidikan 1 Tahun (2 Semester)
Hukum Perayaan Ulang Tahun

Hukum Perayaan Ulang Tahun

Sudah menjadi pemahaman bersama bahwa segala macam tindakan yang kita lakukan sangat tergantung pada niatnya, innamal a’malu bin niyyat. Niat itu sendiri yang akan menentukan nilai kepada tindakan tersebut. akankah tindakan itu akan bernilai ibadah ataukah hanya sekedar tradisi semata yang tidak ada unsure ubudiyah sama sekali di dalamnya. Begitu pula dengan merayakan hari kelahiran maupun kegiatan lainnya. Kaum Ahlussunnah Wal Jamaah memandang tradisi semacam ini dengan sikap proporsional, yaitu dengan pendirian bahwa selama di dalam acara tersebut ada unsur-unsur kebaikan, seperti; menyampaikan tahni’ah/ucapan selamat kepada sesama muslim, mempererat kerukunan antara keluarga dan tetangga, menjadi sarana sedekah dan bersyukur kepada Allah, serta mendo’akan si anak semoga menjadi anak yang shalih dan shalihah. Maka itu semua layak untuk dilaksanakan karena dianggap tidak bertentangan dengan syari’at Islam.
PBNU: Terorisme Internasional Memprihatinkan

PBNU: Terorisme Internasional Memprihatinkan

Cirebon, NU Online
Maraknya isu terorisme pada ranah global membuat Nahdlatul Ulama tidak dapat berdiam diri, indikasi-indikasi yang muncul secara sporadis semenjak kejadian runtuhnya gedung World Trade Center WTC, 11 Maret 2001. Di beberapa Negara aksi-aksi terorisme banyak beragam bentuknya, mulai yang ektrim sampai yang biasa saja, misalnya aksi pembajakan pesawat, bom bunuh diri, bungkusan bom, ancaman via telepon, bom buku, radikalisme, Peledakan fasilitas umum, kedutaan, dan asset waralaba milik asing.

Hal inilah yang mendorong PBNU bekerjasama dengan Kedutaan Jerman menyelenggarakan seminar internasional selama tiga hari (16-18 Maret 2012) di Hotel Apita Garden-Cirebon, seminar yang diikuti oleh beberapa duta besar negara sahabat, beberapa menteri kabinet Indonesia Bersatu jilid II, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Pimpinan Pimpinan Agama dari 6 Agama di Indonesia, Pimpinan Banom NU dan Utusan dari PCNU dari beberapa daerah, terlihat semarak, acara yang dibuka di Pondok Pesantren KHAS Kempek-Palimanan-Cirebon asuhan Keluarga Besar KH.Aqil Siroj (ayahanda KH Said Aqil Siroj,ketua Umum PBNU) terlihat dipersiapkan dengan sangat matang.
PBNU: Mahasiswa Itu Bukan Pemberontak

PBNU: Mahasiswa Itu Bukan Pemberontak

Jakarta, NU Online

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H. Slamat Effendy Yusuf berharap para mahasiswa yang melakukan demonstrasi menolak harga BBM harus tetap berpegang pada etika dengan tidak merusak, anarkis dan sebagainya. Demo itu kalau bisa secara besar-besaran bersama rakyat. Sebaliknya, aparat kepolisian juga tidak boleh sewenang-wenang melakukan pemukulan, menendang, menginjak-injak dengan menyerang mereka ke dalam kampus, gedung organisasi, dan apalagi sampai masuk masjid tanpa melepas sepatu. Mereka itu bukan pemberontak.
LKKNU & Muslimat NU Gelar Rakornas

LKKNU & Muslimat NU Gelar Rakornas

Jakarta, NU Online
Rakornas LKKNU (Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama) dan Muslimat NU, digelar di Kantor BKKBN, Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Kamis (15/3).

Rakornas kali ini dibuka oleh Arief Mudatsir Mandan, Ketua Umum LKK NU. Dalam sambutannya, Arief mengatakan, “LKKNU dan Muslimat NU sejak lama terlibat aktif dalam menggerakkan program KB. Kedua organisasi ini dirasa efektif karena sangat mengakar di masyarakat.”
BKKBN-Muslimat NU Mulai Gencarkan KB

BKKBN-Muslimat NU Mulai Gencarkan KB

Jakarta, NU Online
Upaya untuk memasyarakatkan lagi program Keluarga Berencana (KB) kembali dilakukan pemerintah. Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai wakil pemerintah menggandeng Nahdlatul Ulama (NU) untuk bisa lebih mengefektifkan lagi kampanye KB ke masyarakat.

"NU sebagai organisasi keagamaan memiliki massa yang besar sampai ke akar rumput. Potensi inilah yang dapat kita kembangkan dengan melibatkan kader-kader dari Muslimat NU dan LKKNU," kata Kepala BKKBNN Sugiri Syarief, di Jakarta, Kamis (15/3).
Mereka Mengagumi MAJT dan Menara Kudus

Mereka Mengagumi MAJT dan Menara Kudus

Kudus, NU Online
Sejumlah peserta 6th Regional Interfaith Dialogue (RID) mengunjungi Menara Kudus, Rabu (14/3). Mereka merasa kagum atas bangunan menara yg dibangun Sunan Kudus itu karena secara arsitektural cukup menunjukkan toleransi antar ummat beragama.

Salah seorang peserta dari Timor Leste mengatakan menara Kudus memiliki keagungan yg menjadi bukti masa itu toleransi antarummat beragama sudah cukup kuat.

"Secara pribadi sangat kagum hal ini. Harusnya,ummat beragama sekarang meniru dengan saling menghormati,"ujarnya.

Delegasi asal malaysia Rama Tani menilai arsitektur Menara Kudus beserta masjidnya sangat luar biasa. Sebab,dalam arsitektur tersebut menggabungkan beragam kebudayaan baik Islam, Budha, Hindu bahkan Tionghoa.
Panitia Munas Alim Ulama & Konbes NU Mulai Rapat

Panitia Munas Alim Ulama & Konbes NU Mulai Rapat

Jakarta, NU Online
Panitian Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama menggelar rapat perdana di Gedung Pengurus Besar Nahdlatlul Ulama (PBNU) Jl. Kramat Raya Jakarta, Rabu (14/3). Rapat perdana ini dipimpin oleh Ketua Panitia, H Dedi Wahidi dengan didampingi oleh Rais Aam PBNU KH Sahal Mahfudz dan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj selaku Penanggungjawab.

dalam rapat yang dihadiri oleh hampir seluruh jajaran PBNU dan seluruh panitia yang berjumlah sekitar 229 orang ini, panitian sepakat untuk melaksanakan acara secara sederhana. Karena acara Munas dan Konbes ini digelar di Cirebon, maka kemungkinan besar transportasi peserta akan menggunakan kereta api.
Syarat Ijazah Madrasah Diniyah di Pamekasan Masih Wacana

Syarat Ijazah Madrasah Diniyah di Pamekasan Masih Wacana

Pamekasan, NU Online
Sekretaris Dinas Pendidikan Pamekasan M Ramli, Selasa mengatakan, persyaratan memiliki ijazah madrasah diniyah untuk masuk SMP masih sebatas wacana dan belum menjadi kebijakan dinas.

"Kalau wacana ini nantinya diterima semua pihak, yang jelas akan kami putuskan menjadi kebijakan dinas," kata Ramli, Selasa siang.

Ia menjelaskan, gagasan memasukkan ijazah diniyah sebagai prasyarat masuk sekolah lanjutan tingkat pertama, baik SMP maupun Madrasah Tsanawiyah (MTs) timbul, sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman keagamaan siswa.
UU Kerukunan Beragama Akan Jembati Kehidupan Beragama

UU Kerukunan Beragama Akan Jembati Kehidupan Beragama

Jakarta, NU Online
Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan adanya UU Kerukunan Umat Beragama nantinya diharapkan dapat menjembatani pemeluk agama mayoritas dan minoritas yang ada di Tanah Air.

"Salah satu usaha untuk menjembatani mayoritas dan minoritas adalah dengan adanya UU Kerukunan Umat Beragama," ujar Nasaruddin usai pembukaan konferensi internasional bertema "Agama dalam Ruang Publik di Asia Tenggara" di Jakarta, Selasa.

Dengan adanya UU tersebut, lanjut dia, maka pemeluk agama tidak bisa "mengacak-acak" agama lain dengan alasan kebebasan beragama.
LKKNU Siap Selenggarakan Rakornas Minggu Ini

LKKNU Siap Selenggarakan Rakornas Minggu Ini

Jakarta, NU Online
LKKNU (Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama), akan mengadakan rakornas. Rakornas akan memusatkan kajian pada isu utama lembaga, yakni program kependudukan dan program KB.

Rakornas LKKNU agendanya diadakan Rabu 14-16 Maret di Hotel Puri Ardya Garini yang terletak di Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. Acara ini akan dihadiri 174 peserta dari LKKNU, Muslimat NU, dan BKKBN se-Indonesia.

“Kita akan melakukan konsolidasi internal dengan menghadirkan utusan daerah kita yang tersebar di 33 wilayah,” terang M. Yunus Razak, Direktur Pelaksana LKKNU kepada NU Online di Kantor PP LKKNU, Gedung PBNU Jl. Kramat Raya 164 Jakarta, Selasa (13/3).
PBNU: Kenaikan Harga BBM Bukan Alasan Turunkan Presiden

PBNU: Kenaikan Harga BBM Bukan Alasan Turunkan Presiden

Jakarta, NU Online - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siroj, menyatakan demonstrasi adalah hak setiap masyarakat, termasuk dalam menyikapi rencana kenaikan harga BBM. Meski demikian demonstrasi tidak dapat dibenarkan apabila bertujuan untuk menurunkan Presiden dari jabatannya.

"Juga kalau anarkis, melempari polisi yang sedang bertugas sesuai Undang-undang, itu tidak boleh dan tidak dibenarkan berdasarkan agama. Demonstrasi hak masyarakat, tapi caranya harus santun," tegas Kiai Said di Jakarta, Selasa (13/3).
Pesantren Jangan Hanya Cetak Qari'ul Kutub Saja

Pesantren Jangan Hanya Cetak Qari'ul Kutub Saja

Jakarta, NU Online - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siroj, mengingatkan pentingnya perubahan metode dakwah di kalangan Nahdliyin, tanpa meninggalkan prinsip Islam yang tasamuh, tawassuth dan tawazun. Ini disampaikan untuk menjaga eksistensi NU di masa mendatang.

"Bukan berarti kita tidak menghargai Mbah-mbah kita. Mereka sudah berhasil dengan cara-cara lamanya, tapi dakwah harus dikembangkan cara-caranya," pesan Kiai Said di Jakarta, Selasa (13/3). Pesan yang sama juga disampaikannya saat menjadi pemateri dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kaderisasi NU se Pulau Jawa di Karawang, Jawa Barat, Senin (12/3).
Astronom Saudi Akui Standar Rukyat LFNU Lebih Baik

Astronom Saudi Akui Standar Rukyat LFNU Lebih Baik

Jakarta, NU Online
Ahli astronomi Arab Saudi, Sholeh bin Muhamad Al-Sha’ab, dari King Abdulaziz City for Science and Technology (KACST), mengakui sistem penentuan awal bulan qomariyah Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) lebih baik dari yang diberlakukan di Arab Saudi. Hal ini terkait dengan standar akurasi yang diterapkan oleh LFNU.

Hal tersebut disampaikannya saat bersilaturrahim ke kantor PBNU Jakarta, Sabtu (10/3). Sholeh Al-Sha’ab disambut oleh Ketua LFNU KH A. Ghazalie Masroeri dan para pengurus LFNU lainnya.

Sholeh Al-Sha’ab menyampaikan, dasar paling penting dalam penetapan awal bulan qamariyah di Arab Saudi adalah kesaksian dari warga bahwa mereka telah melihat hilal (bulan sabit) pada saat dilakukan rukyatul hilal, meskipun secara astronomi hilal saat itu tidak mungkin dilihat.
Masjid dan Pesantren Sebagai Penyangga NU

Masjid dan Pesantren Sebagai Penyangga NU

Jakarta, NU Online
Masjid dan pesantren merupakan dua kaki penyangga Nahdlatul Ulama yang mengakar dari pusat sampai ke daerah. Jika pesantren termasuk wahana pendalaman ilmu agama maka masjid menjadi lahan aktualisasi beragama dan berjuang di tengah masyarakat. Keroposnya dua entitas ini adalah sinyal sederhana tentang keroposnya NU secara umum.

“Sebagai warga Nahdliyin kita punya tanggung jawab menjaga dua kaki kita ini,” tegas Ketua Pengurus Pusat Lemaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTM NU) KH Abdul Manan Ghani di depan puluhan pengasuh pondok pesantren dari Kota Bandar Lampung, di Jakarta, Senin Sore (12/3).

Menurut Manan, maraknya ideologi garis keras yang mulai menyusup ke sejumlah masjid dan pesantren berbasis Nahdliyin berarti menambah kewaspadaan warga NU untuk lebih proaktif melakukan pembinaan-pembinaan di lingkungan masjid dan pesantren.
Arah Baru Pembacaan atas Hadis

Arah Baru Pembacaan atas Hadis

Oleh Asrar Mabrur Faza*

Diskursus epistemologis yang melelahkan yang pernah terjadi antara kelompok ahl al-hadits dengan ahl al-ra’yi –disadari atau tidak– tampaknya “berefek samping” secara paradigmatis terhadap para sarjana-sarjana hadis (muslim) yang muncul belakangan. Abu Hatim al-Razi (kritikus hadis) misalnya, banyak melakukan bantahan terhadap dari Abu Bakr al-Razi/Rhazes (filosof/fisikawan). Sementara Rhazes lebih “menghebatkan” buku-buku astronomi, logika dan medis di atas Alquran seraya menggugat kemukjizatannya, Abu Hatim al-Razi melalui kitab A‘lam al-Nubuwwah-nya mengkafirkan Rhazes seraya melakukan pembelaan-pembelaannya terhadap Alquran.

Berkaitan dengan ide-ide pembaruan pemikiran Islam—wa bilkhusus pembaruan ushul fikih seperti konsep ijma’, keputusan hakim, qiyas dan istish-hab—yang didengungkan Hasan al-Turabi, dinilai oleh Mahmud al-Thahhan (guru besar Hadis) sebagai suatu upaya penentangan terhadap teks-teks agama yang sharih (jelas) dan konsensus para ulama. Bahkan al-Tahhan menganggap al-Turabi telah melakukan pemahaman terhadap teks dengan sesuka hati. Dalam persoalan Ahmadiyah, Ramli Abdul Wahid (guru besar Hadis) mengamini fatwa ulama “sejagad” yang telah mengkafirkan aliran Ahmadiyah. Menurutnya, pemahaman Ahmadiyah tentang adanya nabi setelah Nabi Muhammad yang menerima wahyu dan memiliki banyak mukjizat, telah bertentangan dengan akidah Islam.

KyaiPedia: KH. Ridwan Abdullah

Pelukis berbakat alam ini, bersama Wahab Chasbullah dan Mas Abdul Aziz, adalah trio yang berjasa kepada NU. Kenapa demikian?

Malam itu Ridwan Abdullah (63 tahun) tertidur nyenyak di pembaringannya. Sebelum tidur, ia telah melaksanakan shalat istikharah, minta petunjuk Allah. Kakek sekian cucu itu terdesak waktu. Hasil karyanya ditunggu untuk dikibarkan di forum muktamar kedua Nahdlatul Ulama (NU) di salah satu hotel di Surabaya dua hari lagi. Padahal, ia telah menyanggupi sejak dua bulan sebelumnya, ketua panitia muktamar, K.H. Wahab Chasbullah, juga telah mengingatkan dirinya. Entah kenapa ilham untuk menciptakan lambang jam & rsquo;iyyah ulama yang baru didirikan oleh Hadhratusy Syaikh K. H. Hasyim Asy’ari tahun lalu itu sulit didapat. Masalahnya, dia juga tidak mau sembarangan. Itu karena jam’iyyah ulama tersebut merupakan organisasi yang menghimpun ahli agama, sehingga lambangnya juga harus mencitrakan keberadaan, kepaduan, kesungguhan, dan citacita yang ingin dicapai. Keinginan yang begitu luhur itu terus didesak waktu.
Menag: Penyatuan Zona Waktu Tak Ganggu Waktu Sholat

Menag: Penyatuan Zona Waktu Tak Ganggu Waktu Sholat

Jakarta, NU Online
Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan ide penyatuan zona waktu bisa saja direalisasikan. Menurutnya, kalau ide itu direalisasikan, umat Islam mudah menyesuaikan sebab sholat lima waktu patokannya matahari, bukan jarum jam.

"Tetap berdasarkan matahari, sama saja," kata Suryadharma di JCC Jakarta, Senin (12/3).

Suryadharma menjelaskan, patokan waktu sholat adalah posisi matahari. Bila saat ini, waktu subuh di Pulau Jawa sekitar pukul 05.00. Saat bersamaan, di Papua karena selisih dua jam, sudah pukul 07.00.
Tantangan NU: Kemiskinan dan Kekerasan

Tantangan NU: Kemiskinan dan Kekerasan

Jakarta, NU Online
Nahdliyin harus sadar benar menjadi orang Indonesia. Dengan kesadaran ini, nahdliyin bertanggungjawab atas keselamatan dan keberlangsungan negara Indonesia dari segala kelompok yang merongrongnya, termasuk para teroris.

“Kita nahdliyin sangat bersyukur terlahir sebagai orang Indonesia. Kita minum, bernafas, makan dan hidup dari tanah air Indonesia. Karenanya, kita harus mempertahankan rust en orde, keamanan dan ketertiban tanah air Indonesia,” ujar KH. Said Aqil Siroj dalam Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1433, di Kantor MENPERA Jl. Raden Fatah Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Ahad (11/3).

Menurut Kang Said -sapaan akrab KH Said Aqil Siroj, dengan segala bentuk kekerasan yang ditiupkan, para teroris dapat merusak ketertiban umum.
PBNU & SinarMas Luncurkan Kartu Ummat & Minyak Goreng Bintang 9

PBNU & SinarMas Luncurkan Kartu Ummat & Minyak Goreng Bintang 9

Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menjalin kerjasama dengan Sinar Mas melalui produk kartu seluler prabayar bernama Kartu Ummat dan minyak goreng bernama Bintang 9. Kerjasama ini ditandatangani oleh KH Said Aqil Siroj dan G Sulistiyanto, managing director Sinar Mas disaksikan oleh Menteri PDT Helmy Faishal Zaini dan Franky Oesman Widjaja, salah satu founder Sinar Mas, di gedung PBNU, Senin (5/3).

Kartu Ummat yang merupakan kerjasama PBNU dengan PT Smartfren Telecom Tbk (Smartfren), anak perusahaan Sinar Mas, dirancang agar bermanfaat maksimal dalam bersilaturrahmi. Dengan kartu ummat, warga NU bisa menikmati layanan gratis telepon ke sesame pemakai kartu Ummat.

Sulistiyanto mengatakan, setiap pengisian pulsa, secara otomatis akan ikut menyumbangkan zakat 2.5 persen, tanpa mengurangi isi pulsa yang dibeli. Kelebihan lain dari kartu Ummat adalah kartu prabayar berbasis CDMA EVDO Rev B Fase 2 yang mampu mengakses internet dengan kecepatan hingga 14.7 Mbps serta bebas biaya untuk mengakses jejaring social Facebook dan Twitter.
PBNU: Ormas Keagamaan Harus Mampu Redam Radikalisme

PBNU: Ormas Keagamaan Harus Mampu Redam Radikalisme

Aljir, NU Online Untuk meredam pertumbuhan radikalisme di masyarakat, Indonesia memiliki berjuta pengalaman, salah satunya dengan memperkuat Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) keagamaan yang jauh dari gerakan politik.

Hal itu disampaikan Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj dalam seminar internasional Kementerian Agama Aljazair bertema 'Islam Dalam Menghadapi Ancaman Kekerasan Ekstrimisme' di Hotel Reinasance, Tlemcen, Aljazair, Minggu (11/3/2012).

Menurut Kiai Said, penguatan Ormas keagamaan itu sangat penting untuk meredam gejolak sosial masyarakat yang kecewa dengan kebijakan politik pemerintah setempat.
PBNU Diharapkan Benahi PWNU Lampung

PBNU Diharapkan Benahi PWNU Lampung

Jakarta, NU Online
Sebuah aliansi yang menamakan diri “Forum Penyelamat NU Kota Bandar Lampung” mengeluhkan situasi mutakhir NU di Kota Bandar Lampung yang kian merosot. Dari segi kultur NU di ibu kota Lampung ini digerogoti kelompok-kelompok Islam garis keras, sementara dari segi struktur para pengurusnya dinilai tidak mampu menjalankan fungsingya dengan baik.

“Kami meminta PBNU memberi sikap tegas. NU di Bandar Lampung sudah banyak yang menyimpang baik secara syari’i maupun konstitusi sebagaimana yang digariskan NU,” kata Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Bandar Lampung KH Khafifuddin Hanif saat berkunjung ke Gedung PBNU, Jl. Kramat Raya Jakarta, Senin (12/3).
PCNU Pamekasan Siap Bentuk Madrasah Diniyah NU

PCNU Pamekasan Siap Bentuk Madrasah Diniyah NU

Pamekasan, NU Online
Pengurus PCNU Pamekasan memprioritaskan 2 program kerja, yaitu kesehatan dan pendidikan. Khusus yang terakhir, kini sudah mulai dijalankan. PCNU Pamekasan siap membentuk Madrasah Diniyah NU.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris PCNU Pamekasan KH Abdurrahman Abbas saat memimpin rapat di pertemuan rutin PCNU Pamekasan, Sabtu (10/3) malam di kediaman wakil ketua PCNU Pamekasan, H Zainul Hasan. Pertemuan yang dihadiri pengurus PCNU, MWC NU, lajnah-lajnah, dan banom NU Pamekasan, itu membicarakan banyak hal (NU Online, 11/03/2012), termasuk tentang pembentukan Madrasah Diniyah NU.

Dikatakan, setidaknya terdapat 3 visi misi dari Madrasah Diniyah NU PCNU Pamekasan, yaitu anak didik bisa membaca qiroah secara lancar dan baik, bisa baca kitab kuning, dan mampu mengimbangi perkembangan zaman.
PBNU: Meski Radikal, Jangan Main Hakim Sendiri

PBNU: Meski Radikal, Jangan Main Hakim Sendiri

MUSI BANYUASIN- Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) meminta para anggota serta simpatisan NU untuk tidak bersikap main hakim sendiri terhadap organisasi kemasyarakatan Islam yang radikal atau ekstrem. "Jangan main hakim sendiri," kata Ketua PBNU Maidir Harun, saat berdialog dengan jamaah masjid Wustho di Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (8/3).

Maidir Harun mengemukakan hal itu ketika menjawab pertanyaan seorang warga Masjid Wustho yang mempertanyakan kehadiran berbagai ormas Islam yang bersifat radikal atau ekstrem. Ia juga menuturkan bahwa majelis Ulama Indonesia di berbagai kesempatan telah bertemu dengan tokoh ormas Islam, seperti NU, Muhammadiyah, Majelis Dakwah Islamiyah serta Al Irsyad.
Salah Kaprah Kata Salaf

Salah Kaprah Kata Salaf

Artikel bersumber pada Artikel "Jangan Khilaf Memahami Salaf" dalam Majalah Alkisah Edisi 01 Tahun 2012. Disadur dengan beberapa penyesuaian.

Bagaimana kalau kekuasaan politik mengklaim mempunyai hak atas keabsahan sebuah keyakinan? Sungguh sangat berbahaya. Ketika kekuasaan mengklaim sebuah keyakinan, orang-orang yang punya keyakinan selain keyakinan mereka dianggap sesat. Dan ketika mereka lebih jauh lagi bertindak dengan memaksakan kehendak menggunakan kekuasaan dan senjata, banyak korban berjatuhan.

Setelah berkembang dari negara asalnya, Arab Saudi, gerakan itu kini juga banyak ditemui di sekeliling kita. Mereka kerap mengusung nama “salafiyah” atau “salafi”. Maknanya, gerakan yang mengikuti jejak salaf.

Merunut sejarahnya, slogan salafiyah pertama kali muncul di Mesir bersamaan dengan lahirnya gerakan reformasi keagamaan pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 yang dipelopori Jamaluddin Al-Afghani dan Muhammad Abduh, lalu dilanjutkan oleh Rasyid Ridha, Abdurrahman Al-Kawakibi, dan lain-lain.
Terjemah Alfiyah Ibnu Malik: Muqodimah

Terjemah Alfiyah Ibnu Malik: Muqodimah

المقدمة



MUQADDIMAH



قَـالَ مُحَمَّد هُوَ ابنُ مَـالِكِ ¤ أَحْمَدُ رَبِّي اللَّهَ خَيْرَ مَالِكِ


Muhammad Ibnu Malik berkata: Aku memuji kepada Allah Tuhanku sebaik-baiknya Dzat Yang Maha Memiliki.

مُصَلِّيَاً عَلَى النَّبِيِّ الْمُصْطَفَى ¤ وَآلِـــهِ الْمُسْــتَكْمِلِينَ الْشَّــرَفَا


Dengan bersholawat atas Nabi terpilih dan atas keluarganya yang mencapai derajat kemulyaan.
PBNU: Umat Kehilangan Besar atas Wafatnya Kiai Fawaid

PBNU: Umat Kehilangan Besar atas Wafatnya Kiai Fawaid

Jakarta, NU Online
Rais Syuriyah PBNU KH Afifuddin Muhajir menyatakan, meninggalnya KH Fawaid As’ad merupakan sebuah berita duka yang sangat dalam mengingat banyak peran penting yang dilakukan olehnya dalam membimbing ummat.

“Kita kehilangan bukan hanya sekedar kehilangan. Ini kesedihan mendalam tak hanya bagi pesantren, tetapi juga bagi ummat. Santri beliau ada di mana-mana di seluruh Indonesia,“ katanya ketika dihubungi NU Online dari Jakarta.

Kiai Fawaid, katanya berhasil mengkombinasikan antara tradisi pesantren salaf dengan manajemen modern sehingga banyak orang tua yang menitipkan putra-putrinya di pesantren ini.
KHR. Fawaid As'ad Samsul Arifin, Wafat

KHR. Fawaid As'ad Samsul Arifin, Wafat

Jakarta - Lagi, berita duka datang untuk keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). KHR. Ahmad Fawaid As'ad Samsul Arifin, pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Safi’iyah Sukorejo Situbondo, meninggal dunia.

Kiai Fawaid meninggal dunia dalam usia yang sangat muda, yaitu 43 tahun. Putra dari Kiai Syamsul Arifin itu meninggal dunia di Graha Amerta RS Dr. Soetomo, Surabaya, Jum'at (9/3), pukul 12.15 WIB.

Sekretaris DPC PPP Situbondo Sumardi Mufid membenarkan wafatnya Pengasuh Ponpes di Situbondo dan sangat disegani tersebut. "KH Fawaid dirujuk dari RS Situbondo semalam ke RS Dr Soetomo, beliau merasa sakit sebulan belakangan ini," katanya.
Kader Potensial NU bisa Berkumpul di Lembaga Pendidikan

Kader Potensial NU bisa Berkumpul di Lembaga Pendidikan

Jakarta, NU Online
Kader potensial NU dari kalangan akademisi, pengasuh pesantren, pejabat pemerintahan, dan petinggi parpol bisa bersatu melalui lembaga pendidikan. Lembaga pendidikan, seperti perguruan tinggi, dinilai lebih sehat dan netral bagi bertemunya ide-ide besar dan pengabdian tulus kepada masyarakat.

“NU ini sudah terkotak-kotak oleh politik. Karena kelonggarannya, banyak kader-kader politik ini menyebar di mana-mana. Mereka tidak bisa ketemu dalam satu forum sebab mempunyai kepentingan yang berbeda-beda,” kata Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Jakarta HM Mujib Qulyubi kepada NU Online di Jakarta, Jum’at (9/3).
Lembaga Pendidikan, Jangan Lagi Takut Pakai Label NU

Lembaga Pendidikan, Jangan Lagi Takut Pakai Label NU

Jakarta, NU Online
Lembaga pendidikan Islam berlatar belakang Nahdliyin bertaburan di Indonesia. Namun hanya sedikit yang menggunaan label “Nahdlatul Ulama” sebagai nama resmi institusi. Kondisi ini dinilai rawan penggusuran ideologi, termasuk juga akan memperlemah militansi.

Pendapat ini disampaikan Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Jakarta HM Mujib Qulyubi di kantornya, Rabu (7/3). Menurutnya, persoalan nama menjadi sangat penting karena ia berfungsi sebagai counter identitas terhadap kelompok-kelompok yang ingin menyerang NU melalui pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi.
Beasiswa Prestasi FISIP Universitas Wahid Hasyim

Beasiswa Prestasi FISIP Universitas Wahid Hasyim

Semarang, NU Online
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang bekerja sama dengan mitra kerja dan lembaga donor, baik dari dalam negeri dan luar negeri memberikan penghargaan dan kesempatan kepada para lulusan SMA/SMK/MA/MAK yang berprestasi.

Prestasi yang diperhitungkan meliputi bidang akademik, olah raga, seni, dan bidang lainnya. Bagi yang lolos seleksi akan mendapatkan beasiswa studi/kuliah di Program Studi Ilmu Politik (Pemerintahan) dan Program Studi Hubungan Internasional FISIP Unwahas melalui Program Beasiswa Prestasi.
2013, STAINU Jakarta Segera Berganti Menjadi Universitas NU Jakarta

2013, STAINU Jakarta Segera Berganti Menjadi Universitas NU Jakarta

Jakarta, NU Online
Peningkatan kualitas perguruan tinggi NU sebagaimana amanat Muktamar ke-32 NU Makasar sedang terus diperjuangkan. Menjadikan Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Jakarta menjadi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Jakarta adalah salah satunya.

Ketua STAINU HM Mujib Qulyubi kepada NU Online, Rabu (8/3), menjelaskan, proses pengajuan proposal ke sejumlah departemen sudah berlangsung cukup lama. Meski masih ada perbaikan administrasi, diharapkan awal tahun 2013 perguruan tinggi di bawah naungan PBNU ini sudah bisa berdiri di Jakarta.
2012, Siswa Madrasah Lulus UN Ditargetkan Meningkat

2012, Siswa Madrasah Lulus UN Ditargetkan Meningkat

Jakarta, NU Online
Direktorat Pendidikan Madrasah Kementerian Agama tengah menyiapkan pelaksanaan Ujian Nasional 2012 bagi siswa madrasah baik negeri maupun swasta se-Indonesia. Diharapkan angka kelulusan siswa madrasah pada tahun ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

"Persiapan kami untuk pelaksanaan UN tahun ini sudah 90 persen, kalau tahun lalu angka kelulusan madrasah mencapai 94 persen kita harapkan tahun ini lebih baik," kata Direktur Pendidikan Madrasah Prof Dr. Dedi Djubaedi usai membuka workshop tenaga kependidikan madrasah di Jakarta, Rabu (7/3).
Rembug Umat Islam-Hindu Bali Soal Ibadah Nyepi & Sholat Jumat Bersamaan

Rembug Umat Islam-Hindu Bali Soal Ibadah Nyepi & Sholat Jumat Bersamaan

Denpasar, NU Online
Hari raya Nyepi 2012 jatuh pada hari Jum'at mendatang. Hal ini menimbulkan sedikit persoalan yang harus dipecahkan karena pada hari itu umat Islam juga wajib menunaikan ibadah shalat Jum'at.

"Ini yang harus dimengerti bahwa seluruh warga masyarakat harus bisa saling memahami dan menghormati," kata Kabag Humas dan Protokol Pemkot Denpasar, Ida Bagus Rahoela.

Pemkot Denpasar, kata Rahoela, mengimbau agar umat Hindu bisa melaksanakan Berata Penyepian secara khidmat, sedangkan umat Islam melaksanakan shalat Jumat
Kemenag: Inilah Ormas Ekstrem Itu

Kemenag: Inilah Ormas Ekstrem Itu

Palembang, NU Online
Kementerian agama sudah mengidentifikasi beberapa organisasi massa Islam yang kegiatannya dapat dianggap sudah bersifat radikal atau ekstrim.

"Mereka itu antara lain Hizbut Thahrir Indonesia (HTI), Ikhwanul Muslimin serta Front Pembela Islam," kata Kepala Pusat Penelitian dan Pengambangan Kehidupan Keagamaan kementerian Agama (Kemenag) Imam Toha di Palembang, Selasa (6/3) malam.

Imam mengemukakan identifikasi itu penting dilakukan karena selama ini kementerian agama sering menerima laporan dari masyarakat dan juga aparat pemerintah tentang kegiatan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam yang bernuansa ekstrim atau radikal.
KMNU UPI Gelar Maulid Bersama

KMNU UPI Gelar Maulid Bersama

Bandung, NU Online
Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Pendidikan Indonesia (KMNU UPI) peringati Maulid Nabi Muhammad hari ini, (7/3) di Auditorium Pusat Kegiatan Mahasiswa Kampus UPI, Jl. Setiabudhi Bandung.
Ketua Pelaksana Suryadinullah menjelaskan, KMNU UPI Bersholawat. Diisi berbagai kegiatan. Antara lain, Tabligh akbar; Sholawatan; pembacaan Maulid Albarjanji, dan dilanjutkan dengan pelantikan pengurus baru angkatan III KMNU UPI periode 2012-2013.

Kegiatan yang bertemakan “UPI Bersholawat bersama KMNU UPI” ini ditujukan untuk pengurus baru yang akan dilantik dan semua anggota KMNU UPI; Mahasiswa dan Civitas Akademik UPI; para tamu undangan, dan Masyarakat Umum.
NU-Muhammadiyah Harus Saling Melengkapi

NU-Muhammadiyah Harus Saling Melengkapi

Jakarta, NU Online
Dalam menghadapi permasalahan keindonesiaan dibutuhkan kerja secara bersama-sama antara Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Keduanya bisa menjadi kekuatan yang berasal dari ormas besar Islam untuk mewujudkan masyarakat damai dan sejahtera.

Hal ini mengemuka dalam sambutan Sekretaris PP Muhammadiyah Abdul Mukti pada sebuah acara yang digelar MPR RI di Hotel Park, Jakarta Timur, Senin Malam (5/3). Menurutnya, Indonesia adalah Negara yang menyimpan banyak kemungkinan. Kondisi Indonesia yang sekarang ini kelak dapat mengalami pembubaran, kebangkrutan atau kebangkitan tergantung pada perjuangan yang sedang dilakukan.

“NU dan Muhammadiyah harus berkerja secara bersama-sama untuk mengarah pada cita-cita ideal, yakni terciptanya baldatun thayyibatun warabbun ghafur. Kalau soal makna istilah yang satu ini Muhammadiyah dan NU pasti sudah sepakat,” katanya.
Prof. Nazaruddin Umar: Apa itu Alam Mitsal?

Prof. Nazaruddin Umar: Apa itu Alam Mitsal?

Ingat, tidak ada ‘benda mati’ dalam kamus Tuhan. Semua bisa bertasbih, Tetapi, kita yang tidak mampu memahami tasbih mereka. "Wa lakin la ta’lamuna tasbihahum. Kalian tidak mengetahui tasbih mereka,” demikian penegasan Allah.

Pengalaman ini banyak ditunjukkan di dalam Alquran dan hadits seperti peristiwa Khidir yang diberi ilmu ladunni (min ladunni ‘ilman) dalam surah al-Kahfi. Dengan ilmunya itu, ia memahami masa depan anak kecil yang dibunuhnya. Nabi Sulaiman bisa berkomunikasi dengan malaikat, jin, burung-burung, ikan, dan angin.

Nabi Muhammad dalam beberapa hadits dijelaskan berdialog dengan binatang (unta dan kijang), berdialog dengan mimbar tua, dan berkomunikasi dengan nabi-nabi yang hidup jauh sebelumnya. Nabi secara intensif berkomunikasi dengan Jibril dan malaikat-malaikat lainnya.
Syech Nursamad Kamba: Maiyah dan Akar Tradisinya

Syech Nursamad Kamba: Maiyah dan Akar Tradisinya

Syech Nursamad Kamba menjelaskan tentang asal-usul kata Maiyah, akar tradisinya dalam islam dan pentradisiannya dimasa kini. Diambil saat acara maiyah Kenduri Cinta, Februari 2008.

Bagian 1:
[audio http://luthfiemka.files.wordpress.com/2012/03/syech-nursamad-kamba__maiyah_dan_akar_tradisinya-mp3.jpg]

Bagian 2:
[audio http://luthfiemka.files.wordpress.com/2012/03/syech-nursamad-kamba__maiyah_dan_akar_tradisinya-mp3.pdf]

Download (silakan rename file JPG menjadi MP3)
Silakan unduh di:
Bagian 1
Bagian 2
Habib Nauval: Saatnya Kader NU Bangkit!

Habib Nauval: Saatnya Kader NU Bangkit!

Jepara, NU Online
Nahdlatul Ulama (NU) sebagai salah satu ormas terbesar di Indonesia mempunyai jutaan warga dan kader yang tersebar di pelosok Nusantara. Dari banyaknya warga dan kader itu ada beberapa kelemahan yang dimiliki sehingga membuat aliran lain mudah menyusup dan mengobrak-abrik sejumlah tradisi kultural yang telah diwariskan para ulama terdahulu.

Demikian pokok Dialog Kebangsaan yang dipaparkan Habib Nauval Bin Muhammad Al-Aidrus dari Solo bersamaan dengan Harlah IPNU ke-58, Harlah IPPNU ke-57 dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) IPNU-IPPNU Kabupaten Jepara, Ahad (4/3) kemarin, di Aula Gedung NU Jepara, Jalan Pemuda No.51.

Menurutnya, beberapa kelemahan itu semisal banyak warga dan kader yang kurang cakap dalam berbicara. Selain itu, minimnya tradisi tulis-menulis. “Sehingga meski kuantitas kita banyak akan mudah dibabat habis oleh segelintir orang yang memiliki dua kelebihan itu,” katanya.
LTN NU Dukung Penulisan Ensiklopedia Ulama NU

LTN NU Dukung Penulisan Ensiklopedia Ulama NU

Malang, NU Online
Lajnah La’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) mendorong para penulis di lingkungan NU untuk menulis dan menerbitkan biografi atau profil pengabdian tokoh NU lokal. Selain untuk mengembangkan khasanah ke-NU-an, langkah ini dimaksudkan untuk memberikan spirit dan motivasi bagi generasi penerus NU di berbagai daerah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pengurus Pusat Lajnah Ta’lif wan Nasyr NU H Sulton Fathani dalam rapat Koordinasi LTN NU se-Jawa Timur, di Yayasan Bani Hasyim, Singosari, Malang, Ahad (4/3).

“Kalau setiap LTN cabang menuliskan dua tokoh saja, maka di Jatim ini sudah terkumpul banyak sekali. Ini belum daerah lain dari Aceh sampai Papua,” katanya.
Imam Ghazali dan Masalah Khilafiyah

Imam Ghazali dan Masalah Khilafiyah

Masalah Khilafiyah (perbedaan pendapat) yang timbul pada saat ini, telah diprediksikan oleh Imam Ghozali. Menurut Imam Ghazali perdebatan pada masalah perbedaan pendapat dikalangan para ulama’ adalah hal yang tidak pernah dilakukan oleh para ulama’ terdahulu. Imam Ghozali mengingatkan manusia agar menjauhi masalah perdebatan atau khilafiyyah sebagaimana menjauh dari racun yang berbahaya. Hal ini dapat menimbulkan penyakit yang membawa para fuqoha’ untuk berlomba-lomba mencari popularitas.

Tidak benar orang yang mengatakan bahwa fatwa itu tiang syari’at dan tidak dapat diketahui kebenarannya melainkan dengan ilmu khilafiyah.Perdebatan disamping tidak ada faedahnya, orang yang membiasakan diri dengan memperdebatkan perbedaan-perbedaan tidak akan dapat melahirkan ilmu fiqih yang baru, hanya berkutat pada masalah yang itu-itu saja. Mereka hanya mencari ketenaran dengan dalih ingin mendalami perbedaan madzhab.

Ringkasnya, menurut Imam Ghozali, hendaknya seseorang merenungkan kedudukan dirinya disisi Allah, dan yang akan dihadapinya, yakni kematian, kebangkitan, hisab, surga dan neraka.
Mengenal Hadramaut, Kota Kelahiran Nabi Hud AS

Mengenal Hadramaut, Kota Kelahiran Nabi Hud AS

Dari Abu Hurairah RA, beliau berkata, ‘’Rasulullah SAW: ‘Tidak diterima shalatnya orang yang berhadas sehingga dia berwudu’.” Berkata seseorang dari Hadramaut, ‘’Apakah yang dimaksud hadas itu wahai Abu Hurairah?” Ia menjawab, “Ialah keluar angin atau kentut.” (HR Bukhari).

Dalam hadis di atas tercantum kata ‘’seseorang dari Hadramaut’’. Dr Syauqi Abu Khalil dalam Athlas al-Hadith al-Nabawi, Hadramaut adalah daerah luas yang terletak di sebelah timur Aden, Yaman. ‘’Letaknya dekat pesisir Laut Arab. Di sekitarnya terdapat banyak pasir yang dikenal dengan nama al-Ahqaf,’’ ujar Syauqi.

Menurut Ensiklopedi Islam, Hadramaut adalah seluruh kawasan pantai Arab selatan, termasuk di dalamnya wilayah pemerintahan Republik Yaman. Terbentang mulai dari Aden hingga Tanjung Ras al-Had. Di bagian utara berbatasan dengan padang pasir Arab Tengah (Arab Saudi), dan sisanya berbatasan dengan Laut Arab.
10 Alasan Ilmiah Pengharaman Babi

10 Alasan Ilmiah Pengharaman Babi

SCOLAND -- Ajaran Islam mengharamkan umatnya mengkonsumsi daging babi dan atau memanfaatkan seluruh anggota tubuh babi. Berikut sepuluh alasan mengapa babi diharamkan.

Pertama, babi adalah container (tempat penampung) penyakit.

Beberapa bibit penyakit yang dibawa babi seperti Cacing pita (Taenia solium), Cacing spiral (Trichinella spiralis), Cacing tambang (Ancylostoma duodenale), Cacing paru (Paragonimus pulmonaris), Cacing usus (Fasciolopsis buski), Cacing Schistosoma (japonicum), Bakteri Tuberculosis (TBC), Bakteri kolera (Salmonella choleraesuis), Bakteri Brucellosis suis, Virus cacar (Small pox), Virus kudis (Scabies), Parasit protozoa Balantidium coli, Parasit protozoa Toxoplasma gondii
KH Said Aqil Siradj Resmikan Kowanu Kudus

KH Said Aqil Siradj Resmikan Kowanu Kudus

Kudus, NU Online
Ketua umum PBNU KH Said Agil Siraj meresmikan kantor baru Koperasi Warga NU (Kowanu) Nugraha yang berlokasi di desa Peganjaran Bae Kudus, Ahad (4/3). Peresmian kantor berlantai dua ini ditandai dengan pemotongan pita yang terbentang di depan pintu kemudian dilanjutkan penandatanganan prasasti oleh KH Said Agil Siroj, Bupati Kudus H Musthofa, Rais PCNU KH Ulil Albab Arwani.

Dalam sambutannya, KH Said mengatakan pasca tumbangnya orde baru, Nahdlatul Ulama mendapat kesempatan membangun bangsa dengan memberdayakan potensi kader yang dimilikinya.

"Selama orba tidak memiliki kesempatan dan sekarang NU sudah siap kader yang mumpuni dan luar biasa membangun bangsa," tegas kang Said --sapaan akrabnya.

Mengenai pembangunan ekonomi, menurutnya, sistem yang sangat tepat dikembangkan pada masyarakat saat ini adalah pertumbuhan dan pemerataan. Sebab, sistem sosialis dan kapitalis yang sudah ada telah menciptakan keterpurukan bangsa-bangsa besar.
Website PCNU se-Jatim diluncurkan

Website PCNU se-Jatim diluncurkan

Malang, NU Online
Pengurus Pusat (PP) Lajnah Ta’lif Wan Nasyr Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LTN NU), Ahad (4/3), menyerahkan bantuan website resmi NU kepada 43 pengurus cabang se Jawa Timur di Yayasan Bani Hasyim lantai III, Singosari Malang.

Penyerahan bantuan website resmi tersebut diberikan pada rapat koordinasi LTN NU Se Jawa Timur yang dihadiri puluhan pengurus cabang LTN NU.

Penyerahan website tersebut yang ditandai dengan pemencetan website NU Malang oleh Wakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said Ali, disaksikan Sekretaris Jenderal PBNU H Marsudi Syuhud, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Abdul Mun’im DZ, Ketua Dewan Pembina Masjidul ‘Ilm KH Aji Said Abas, pengurus PCNU Malang dan peserta rapat.
Membangun Media Sebagai Tradisi NU

Membangun Media Sebagai Tradisi NU

Malang, NU Online
Siapa yang menguasai informasi, maka ia lah yang menguasai dunia. Pernyataan Presiden Soekarno tersebut cukup mengemuka dalam diskusi tentang media massa di lingkungan NU yang digelar dalam Lajnah Ta’lif wan Nasyr (LTN) NU se-Jawa Timur oleh pengurus PP LTN NU, di Yayasan Bani Hasyim Malang, Ahad (4/3).

Dalam sesi pertama tersebut, terdapat 2 Penyaji: H Munim DZ (wakil Sekjend PBNU) dan Machmudi Muchit (wartawan Malang Post dan Sekretaris PCNU Kabupaten Malang).

H Munim DZ menuturkan, bahwa warga NU memiliki banyak penulis hebat tetapi belum digarap secara maksimal. Dari itulah, LTN NU bertugas dan bergerak mewadahi hal itu.
Gus Dur dan Wirid 10.000 Kali di Masjidil Haram

Gus Dur dan Wirid 10.000 Kali di Masjidil Haram

Jakarta, NU Online
Bagi para aktivis di masa Orde Baru, Presiden Soeharto dianggap sebagai penguasa yang harus segera digulingkan. Masing-masing dalam posisi berhadapan. Kalau ada aktivis yang mau bertemu dengan Soeharto, ia segera dihujat karena dianggap telah mau diajak bekerjasama. Kalangan NU yang dipimpin Gus Dur juga menjaga sikap yang sama, apalagi NU termasuk kelompok yang "teraniaya" sehingga wajar jika bersikap demikian.

Suatu ketika Pak Harto sakit. Keluarga, kerabat, sahabat dan para pejabatnya pun berbondong-bondong menengoknya. Para aktivis tetap menjaga jarak.

H Ahmad Bagdja, sekjen PBNU era kepemimpinan Gus Dur menyarankan kepadanya untuk segera menjenguk Presiden.
NU Dukung Kebijakan Internal MA Soal Pencurian Ringan

NU Dukung Kebijakan Internal MA Soal Pencurian Ringan

Jakarta, NU Online - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendukung kebijakan Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan terdakwa kasus pencurian ringan dengan nilai di bawah Rp 2,5 juta tidak perlu ditahan. Namun di tingkat kepolisian penahanan tetap dibenarkan, dengan tujuan memberikan efek jera terhadap pelaku.

"Kami mendukung. Ini terobosan kebijakan yang bagus," kata Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj di Jakarta, Jumat (2/3).

Dengan kebijakan itu, kata Kiai Said, diharapkan kasus-kasus pencurian ringan, terutama yang dilakukan karena keterpaksaan, tidak sampai masuk pengadilan. "Kami terus terang terusik dengan kasus-kasus kecil yang sampai disidangkan, seperti kasus nenek yang mencuri kakao, kasus anak mencuri sandal dan banyak kasus kecil lainnya," urainya.
PBNU Adakan Tahlilan untuk KH Abdullah Faqih

PBNU Adakan Tahlilan untuk KH Abdullah Faqih

Jakarta, NU Online
PBNU mengadakan tahlilan untuk KH Abdullah Faqih di musola gedung PBNU, Jakarta, Jumat (2/3). Tahlilan yang diselenggarakan selepas solat Jumat tersebut, diikuti ketua PBNU H Iqbal Sullam, pengurus badan otonom, lembaga, lajnah dan karyawan gedung dengan jumlah peserta sekitar 50 orang.

Menurut Iqbal Sullam, KH Abdullah Faqih sangat besar jasanya bagi umat NU dan bangsa Indonesia. Ia adalah sosok yang mampu mendinginkan masyarakat Indonesia ketika masa kritis, berujung reformasi 1999. Juga pada saat Presiden KH Abdurahman Wahid dilengserkan, kiai Faqih dan Gus Dur beserta kiai lain, mampu meredam suasana.
Kitab at-Tibyan fi al-Nahyi - KH Hasyim Asy'arie

Kitab at-Tibyan fi al-Nahyi - KH Hasyim Asy'arie


التبيان
في النهي عن مقاطعة الأرحام والأقارب والإخوان



تحرير الفقير إليه تعالى
محمد هاشم أشعرى الجومباني
عفا الله عنه وعن والديه
ومشايخه وجميع
المسلمين
آمين


Ulama Barat Harap Bisa Impor Paham Keagamaan NU

Ulama Barat Harap Bisa Impor Paham Keagamaan NU

Jakarta, NU Online
Apresiasi terhadap paham Nahdlatul Ulama tidak hanya datang dari tingkat nasional tapi juga internasional. Belakangan ini sejumlah negara di Barat menginginkan masyarakat beragama di negaranya dapat mengimpor sikap moderat sebagaimana yang dijalankan NU.

Demikian disampaikan Sekretaris Jendral Pengurus Besar Nahlatul Ulama (PBNU) H Marsudi Syuhud pada Peringatan Maulid Nabi dan Istighasah Bulanan Lembaga Dakwah PBNU bersama para ulama dan habaib di Jakarta, Rabu malam (29/2).
Inilah Struktur Pengurus PP ISNU 2012 - 2017

Inilah Struktur Pengurus PP ISNU 2012 - 2017

Jakarta, NU Online - Struktur kepengurusan Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PP ISNU) masa khidmat 2012 - 2017 resmi terbentuk. Selain sebagai ajang silaturahmi, ISNU juga diharapkan bisa menjadi wadah sarjana NU berkembang sesuai dengan latar belakang pendidikannya masing-masing.

Pembentukan kepengurusan dilakukan dalam rapat di ruang kerja Ketua Umum PBNU, dengan dihadiri Ketua Umum PP ISNU terpilih hasil kongres di Lamongan, Dr. H. Ali Masykur Musa, SH, M.Si, M.Hum dan formatur bentukan, Kamis (1/3). Rapat dipimpin oleh Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj dan Sekjend PBNU H. Marsudi Syuhud.

Rois Aam PBNU KH. Sahal Mahfudh dan Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj ditempatkan sebagai pelindung kepengurusan PP ISNU, sementara Wakil Ketua Umum PBNU Dr. H. As'ad Said Ali ditempatkan sebagai Ketua Dewan Penasehat.
NU dan Embrionya, Nahdlatul Wathan

NU dan Embrionya, Nahdlatul Wathan

Jakarta, NU Online
“Sejak awal NU bernafaskan kebangsaan. Embrio organisasi NU adalah Nahdlatul Wathan, sebuah gerakan untuk membangkitkan kesadaran berbangsa,” ujar Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di Jakarta, baru-baru ini.

Nahdlatul Wathan (NW) 1916 adalah organisasi pergerakan kaum pesantren dalam wacana dan pergerakan nasional yang tengah menggema. Organisasi yang didirikan oleh KH. Abdul Wahab Chasbullah ini, adalah bentuk kesadaran kaum pesantren sebagai respon atas praktik kolonialisme.
PBNU & PP Muhammadiyah Kerjasama Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

PBNU & PP Muhammadiyah Kerjasama Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

Jakarta, NU Online
Kesetiaan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terhadap nilai-nilai kebangsaan sedang terus ditunjukkan. Bersama Majelis Pemusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), PBNU telah berkomitmen turut memasyarakatkan empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Seperti telah dijadwalkan, PBNU bersama PP Muhammadiyah akan aktif dalam “Pelatihan untuk Pelatih (Training of Trainers) Empat Pilar Kebangsaan” yang diselenggarakan Pimpinan MPR RI di Park Hotel, Cawang, Jakarta Timur, 2-6 Maret 2012.
Ribuan Santri Iringi Pemakaman KH Abdullah Faqih Langitan

Ribuan Santri Iringi Pemakaman KH Abdullah Faqih Langitan

Tuban, NU Online
Ribuan warga masyarakat, baik dari para Alumni, Santri dan warga umum, telah memadati sepanjang jalan masuk menuju lokasi Pondok Pesantren Langitan, Widang, Tuban, Kamis (01/03/2012).

Puluhan ribu penta'ziyah yang sudah memadati jalan masuk pondok pesntren tersebut menunggu keberangkatan jenazah Almarhum Hadrotus Syekh KH Abdullah Faqih, Pengasuh pesantren Langitan, Tuban untuk dilakukan pemakaman di makam umum, Desa Widang, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban.

Kategori

Kategori