STAIN Kudus Gelar Ngaji Sastra

STAIN Kudus Gelar Ngaji Sastra

Kudus, NU Online. Dalam rangka dies natalies ke-XIV. Sekolah Tinggi Negeri Agama Islam Negeri (STAIN) Kudus melalui Unit Kegiatan Mahasiswa Paradigma mengadakan bedah cerpen pemenang lomba cipta cerpen, senin (11/4). Bedah cerpen yang bertajuk “Ngaji Sastra Jilid 6; Pendidikan Karakter Berbasis Sastra” ini diselenggarakan di gedung baru PKM Kampus timur STAIN Kudus dengan jumlah peserta sebanyak 35 pelajar SLTA se Karesidenan Pati.

Cerpenis dari LPM Paradigma Widi Muryono menjelaskan karya sastra secara unik memiliki nilai edukatif yang dapat membangun karakter pembaca. “Sebagian besar isi Al-Qur'an memuat narasi cerita, sedangkan nabi memiliki misi profetik membangun karakter ummat. Ini menandakan adanya misi besar pendidikan karakter berbasis sastra qurani,” ujarnya, Senin (11/4).
Mahfud MD Lebih Suka Disebut Lulusan Pesantren

Mahfud MD Lebih Suka Disebut Lulusan Pesantren

Jakarta, NU Online
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengaku dirinya lebih suka disebut lulusan "air langgar" (anak surau/pesantren) dan terlalu mewah jika disebut lulusan universitas.

"Saya itu tidak suka menyebut universitas karena itu terlalu mewah, saya ini lulusan `air langgar` (anak pesantren)," ucapnya saat menerima kedatangan mahasiswa S2 Universitas Gadjah Mada (UGM) di Jakarta, Rabu (25/5).

Mahasiswa UGM menyampaikan protes setelah mendengar pernyataan salah satu kader Partai Demokrat yang menyatakan almamater Mahfud lebih rendah dari almamaternya.

Mahfud menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menonjolkan kampus. "Yang menulis saya dari UII itu media massa. Saya tidak pernah menyebut lulusan dari mana," tuturnya.
Gus Ipul: Perlu Strategi Dakwah baru NU bagi Generasi Cyber

Gus Ipul: Perlu Strategi Dakwah baru NU bagi Generasi Cyber

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengingatkan pentingnya pembaharuan strategi dakwah untuk menyikapi perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat. Strategi dakwah baru ini sangat diperlukan untuk bisa menjangkau generasi baru yang disebut sebagai “generasi cyber”.

“Kita sudah memasuki dunia cyber. Para generasi cyber menyerap informasi dari berbagai sumber. Mereka belajar agama dari mana-mana,” katanya saat membuka Konferensi Cabang (Konfercab) ke-13 Nahdlatul Ulama Kota Malang di Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, Sabtu (7/5) malam.

Menurut Gus Ipul, jika NU tidak aktif menyikapi perkembangan ini, maka generasi Muslim baru akan belajar agama sesuka mereka dan ditakutkan akan terjadi kesalahpahaman dalam memahami agama. “Mereka akan memahami agama secara sepotong-sepotong dan tanpa guru,” katanya.
Pengajian KH Musthofa Bisri (Gus Mus) - Nashoihul Ibad Part 6

Pengajian KH Musthofa Bisri (Gus Mus) - Nashoihul Ibad Part 6

[audio http://dotexe.unnes.ac.id/wp-content/uploads/2012/07/Gus-Mus-Nashoihul-Ibad-Part-6.mp3]

Pengajian KH Musthofa Bisri (Gus Mus) mengaji kitab Nashoihul Ibad karya Hadratus Syech Imam Nawawi al-Bantany, langsung dari Ponpes Roudlatut Thalibin Rembang. Direkam dari Radio Streaming PBNU (http://radio.nu.or.id).

Download:
via [dot]EXE
Pengajian KH Musthofa Bisri (Gus Mus) - Nashoihul Ibad Part 5

Pengajian KH Musthofa Bisri (Gus Mus) - Nashoihul Ibad Part 5

[audio http://dotexe.unnes.ac.id/wp-content/uploads/2012/07/Gus-Mus-Nashoihul-Ibad-Part-5.mp3]

Pengajian KH Musthofa Bisri (Gus Mus) mengaji kitab Nashoihul Ibad karya Hadratus Syech Imam Nawawi al-Bantany, langsung dari Ponpes Roudlatut Thalibin Rembang. Direkam dari Radio Streaming PBNU (http://radio.nu.or.id).

Download:
via [dot]EXE
PBNU Serahterimakan Bantuan Kepada 2 RSNU

PBNU Serahterimakan Bantuan Kepada 2 RSNU

PATI - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyerahkan bantuan alat-alat kesehatan kepada dua rumah sakit yang berdiri di bawah naungan NU. Bantuan alat kesehatan itu bernilai total Rp. 10 miliar. Penyerahan bantuan secara simbolis telah dilakukan oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj kepada Rumah Sakit Islam (RSI) Pati yang dikelola oleh PC Muslimat NU Kabupaten Pati dan Rumah Sakit NU Demak, Selasa (24/7), di Pati, Jawa Tengah.

Bantuan untuk RSI Pati diterima oleh Nyai Hj. Nafisah Sahal Mahfudh, sementara untuk RS NU Demak diterima oleh perwakilan PCNU Kabupaten Demak. RSI Pati mendapatkan bantuan perlengkapan pengelolaan limbah medis, kamera rontgen, dan kursi roda. Sementara RS NU Demak memperoleh peralatan pendukung laboratorium kesehatan dan seperangkat Ultrasonografi (USG).
Pojok Gus Dur PBNU Terus Kembangkan Pustaka Dokumentasi

Pojok Gus Dur PBNU Terus Kembangkan Pustaka Dokumentasi

Jakarta - Sejak diluncurkan secara resmi oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, 11 Agustus 2011, Pojok Gus Dur hingga sekarang terus mengembangkan jumlah dokumentasi berupa tulisan, buku, video, foto, rekaman yang berkenaan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Di samping sebagai tempat diskusi berbagai persoalan, Pojok Gus Dur juga ditujukan sebagai pusat rujukan bagi para peneliti atau masyarakat umum yang ingin mengenal lebih dalam Presiden ke-4 RI ini. Melaluinya diharapkan proses desiminasi dan pengembangan pemikiran dan perjuangan Gus Dur dapat berjalan.
PBNU: Pemerintah Wajib Advokasi dan Dukung Muslim Rohingya Myanmar

PBNU: Pemerintah Wajib Advokasi dan Dukung Muslim Rohingya Myanmar

JAKARTA - Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj meminta pemerintah memberi dukungan terhadap nasib muslim Rohingnya di Myamar yang sekarang ini nasibnya sangat menderita dan diperlakukan sebagai warga negera kelas dua di negeri tersebut.

“Pemerintah dapat menggunakan posisinya sebagai ketua Asean, agar pemerintah Myamar memperhatikan nasib muslim Rohingya,” katanya di gedung PBNU, Rabu (25/7).

Ia menegaskan, keyakinan beragama harus dilindungi di setiap negara. Merupakan fakta yang memperihatinkan ketika muslim menjadi minoritas di sebuah negara, nasibnya seringkali terlunta-lunta dan kurang mendapat perhatian dari pemerintah.
Penulis Buku Panduan Ramadhan Untuk MI di Sragen Siap Bertanggungjawab?

Penulis Buku Panduan Ramadhan Untuk MI di Sragen Siap Bertanggungjawab?

Sragen - Penulis buku panduan kegiatan Ramadhan untuk siswa MI di Sragen, Jawa Tengah, H Shulkan mengaku bertanggungjawab terhadap revisi isi buku yang dinilai meresahkan umat Islam. Ia tak menyangka isi buku di halaman 13 point H nomor 8 yang menyudutkan praktik ibadah shalat tarawih 20 rakaat.

Menurut Shulkan, hal itu merupakan kesalahan teknis, karena seharusnya buku panduan itu melewati proses editing ditingkat pengawas atau Kasi Madrasah dan pendidikan agama Islam pada sekolah umum (Mapenda) Sragen. Tapi, apa yang terjadi, buku panduan itu langsung dicetak lantas diedarkan ke siswa MI se Kabupaten Sragen.
Terjemah Kitab Washoya - 3

Terjemah Kitab Washoya - 3

Bab I Poin 2


يَابُنَيَّ: أِنْ كُنْتَ تَقْبَلُ نَصِيْحَةَ نَاصِحٍ فَأَنَا أَحَقُّ مَنْ تَقْبَلُ نَصِيْحَتَهُ: أَنَا أُسْتَاذُكَ وَمُعَلِّمُكَ وَمُرَبِّى رُوْحِكَ، لَاتَجِدُأَحَدًا اَحْرَصَ عَلَى مَنْفَعَتِكَ وَصَلَاحِكَ مِنِّى.



Anakku: Jikalau engkau menerima nasihat dari seseorang yang kau anggap lebih berhak memberimu nasihat: Aku, gurumu yang mendidikmu dan yang membimbing dirimu, maka tiadalah kau temui seseorang yang lebih suci dan lebih pemberi atas segala manfaat yang akan kau dapat dan apapun kelebihan keshalihanmu nanti dibanding diriku.
Terjemah Kitab Washoya - 1

Terjemah Kitab Washoya - 1

Muqaddimah


اَلْحَمْدُلِلِه رَبِّ الْعَالَمِينَ: وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَّمَدٍ سَيِّدِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ: وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. وَبَعْدُ: - فَهَذِهِ دُرُوْسٌ أَوَّلِيِّةٌ فِي الْأَخْلَاقِ الْمُرْضِيَّةِ وَضَعْتُهَا لِطَلَبَةِ الْعُلُوْمِ الدِّيْنِيَّةِ: وَقَدْضَمَنْتُهَا مِنَ الْأَخْلَاقِ مَايَحْتَاجُ أَلَيْهِ طَالِبُ الْعِلْمِ فِى بِدَايَةِ اَمْرِهِ حَتَّى أِذَا وَفَّقَهُ اللهُ الْتَّخَلُّقَ بِهَاكَانَ مَرْجُوًّا أَنْ يَنْفَعَهُ اللهُ بِعِلْمِهِ وَأَنْ يَنْفَعُ بِهِ كَثِيًرا مِنْ خَلْقِهِ: وَاللهُ وَلِيُّ الرَّشَادِ وَالْهَادِى أِلَى الصِّرَا طِ الْمُسْتَقِيمِ.

Pengajian KH Musthofa Bisri (Gus Mus) - Nashoihul Ibad Part 4

Pengajian KH Musthofa Bisri (Gus Mus) - Nashoihul Ibad Part 4

[audio http://dotexe.unnes.ac.id/wp-content/uploads/2012/07/Gus-Mus-Nashoihul-Ibad-Part-4.mp3]

Pengajian KH Musthofa Bisri (Gus Mus) mengaji kitab Nashoihul Ibad karya Hadratus Syech Imam Nawawi al-Bantany, langsung dari Ponpes Roudlatut Thalibin Rembang. Direkam dari Radio Streaming PBNU (http://radio.nu.or.id).

Download:
via [dot]EXE
PBNU Jalin Kerjasama dengan Uni Eropa

PBNU Jalin Kerjasama dengan Uni Eropa

Jakarta, NU Online
Indonesia dan Uni Eropa telah menjalin partnership dan kerjasama yang telah disepakati sejak tahun 2009. Tak hanya dengan pemerintah, kerjasama ditindaklanjuti pada tingkat peope to peope antara masyarakat Indonesia dan Uni Eropa juga dijalin.

Untuk itu, kerjasama secara langsung ini dilakukan antara Uni Eropa dan PBNU dalam bidang-bidang dimana kedua lembaga ini aktif. Penandatanganan kerjasam ini dilakukan oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Dubes Uni Eropa Julian Wilson di gedung PBNU, Rabu (8/6).
Pengajian KH Musthofa Bisri (Gus Mus) - Nashoihul Ibad Part 3

Pengajian KH Musthofa Bisri (Gus Mus) - Nashoihul Ibad Part 3

[audio http://dotexe.unnes.ac.id/wp-content/uploads/2012/07/Gus-Mus-Nashoihul-Ibad-Part-3.mp3]

Pengajian KH Musthofa Bisri (Gus Mus) mengaji kitab Nashoihul Ibad karya Hadratus Syech Imam Nawawi al-Bantany, langsung dari Ponpes Roudlatut Thalibin Rembang. Direkam dari Radio Streaming PBNU (http://radio.nu.or.id).

Download:
via [dot]EXE
Ponpes Tambakberas Gelar Pengajian Kitab Karya KH Hasyim Asy'arie

Ponpes Tambakberas Gelar Pengajian Kitab Karya KH Hasyim Asy'arie

Jombang - Pagi itu, Senin (23/07), suara orang membaca kitab kuning dari pengeras suara dari beberapa kelas di Madrasah Muallimin Muallimat Tambakberas Jombang terdengar bersahutan. Pagi itu, adalah hari ketiga Madrasah Muallimin Muallimat mengadakan kegiatan Ramadhan yang berupa pengajian kitab-kitab yang dikarang oleh Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari, pendiri NU.

Kegiatan yang dilaksanakan sejak Sabtu (21/7), dan rencananya akan berlangsung sampai Senin (6/8) depan tersebut harus diikuti oleh seluruh siswa-siswi Madarash Muallimin Muallimat, mulai dari kelas I sampai kelas VI. Untuk siswi dimulai pukul 07.30-09.00 wib dan untuk siswa dimulai pukul 09.30-11.00 wib.



MA Kejuruan Perlu Dikembangkan

MA Kejuruan Perlu Dikembangkan

Surabaya - Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur mengusulkan adanya madrasah aliyah atau MA kejuruan untuk mengimbangi keberadaan sekolah menengah kejuruan atau SMK.

"Itu (MA Kejuruan) merupakan ide yang baik, karena itu akan kami usulkan ke Kemenag RI," kata Kepala Kanwil Kemenag Jatim HM Sudjak di sela-sela Festival Ramadhan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Ahad.



Pengajian KH Musthofa Bisri (Gus Mus) - Nashoihul Ibad Part 2

Pengajian KH Musthofa Bisri (Gus Mus) - Nashoihul Ibad Part 2

[audio http://dotexe.unnes.ac.id/wp-content/uploads/2012/07/Gus-Mus-Nashoihul-Ibad-Part-2.mp3]

Pengajian KH Musthofa Bisri (Gus Mus) mengaji kitab Nashoihul Ibad karya Hadratus Syech Imam Nawawi al-Bantany, langsung dari Ponpes Roudlatut Thalibin Rembang. Direkam dari Radio Streaming PBNU (http://radio.nu.or.id).

Download (klik kanan save as): via [dot]EXE
Pengajian KH Musthofa Bisri (Gus Mus) Nashoihul Ibad - Part 1

Pengajian KH Musthofa Bisri (Gus Mus) Nashoihul Ibad - Part 1

[audio http://dotexe.unnes.ac.id/wp-content/uploads/2012/07/Gus-Mus-Nashoihul-Ibad-Part-1.mp3]

Pengajian KH Musthofa Bisri (Gus Mus) mengaji kitab Nashoihul Ibad karya Hadratus Syech Imam Nawawi al-Bantany, langsung dari Ponpes Roudlatut Thalibin Rembang. Direkam dari Radio Streaming PBNU (http://radio.nu.or.id).

Download (klik kanan save as): via [dot]EXE
Kang Said: Tudingan Bid’ah dan Syirik Jadi Bibit Terorisme

Kang Said: Tudingan Bid’ah dan Syirik Jadi Bibit Terorisme

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menekankan, sejak awal NU menolak paham ekstrem yang  sering mengkafirkan kelompok lain dan menyulut perang saudara diantara umat Islam sendiri.

Lebih dari itu, kebiasaan suka menuding orang lain dengan sebutan bid’ahsyirik dan sebagainya, lanjutnya, merupakan bagian dari ideologi radikal yang menjadi bibit terorisme.

“Kalau sudah menuduh orang lain bid'ah, musyrik atau kafir, maka orang akan menghalalkan darah orang lain. Siapapun bisa dibunuh oleh mereka,” katanya.
Inilah Alasan Google Nexus 7 tak berkamera belakang

Inilah Alasan Google Nexus 7 tak berkamera belakang

Jakarta, Banyak yang mempertanyakan absennya kamera di bagian belakang tablet Nexus 7. Asus sebagai produsen tablet PC yang dipesan oleh Google itu akhirnya memberikan jawabannya.

Menurut produsen asal Taiwan ini, bujet untuk biaya produksi untuk tablet PC dengan OS Android 4.1 Jelly Bean ini tidak besar. Itu sebabnya, tidak dihadirkannya kamera belakang memang demi menghemat ongkos peracikannya.

"Untuk membuat Nexus 7 bisa diakses oleh market yang lebih luas, harga menjadi satu hal yang sangat penting. Asus meyakini, untuk piranti ini sebuah kamera belakang yang mumpuni itu penting.



Selamat Berbuka Puasa!

Selamat Berbuka Puasa!

Selamat berbuka puasa kawan! Ingat, menyegerakan buka adalah Sunnah.

Ba'da tarawih silakan tune in ke Radio NU, menyimak KH Mustofa Bisri (Gus Mus) mengaji Kitab Nashoihul Ibad langsung dari Rembang.

Cek http://radio.nu.or.id dari browser, pastikan flash player dan koneksi internet lancar....
KH Anas Muhajir Tasikmalaya Wafat

KH Anas Muhajir Tasikmalaya Wafat

Tasikmalaya- Inna Lillahi wa Innaa Ilaiihi Rajiun.Kabar duka datang dari Kota Tasikmalaya,Jawa Barat.Pengasuh Ponpes Al Jarnuji,Pasirbokor,KH Anas Muhajir,berpulang ke rahmatullah pada pukul16.00 WIB,Sabtu (21/72012).

Beliaututup usia pada umur 72 tahun.“Mohon maaf dan doa untuk almarhum.AlFatihah,” ujar anggota Dewan Syuro DPP PKB KH Maman Imanulhaq kepada redaksi www.dpp.pkb.or.id.



PBNU Gelar Pengajian Kitab Kuning Online Oleh Mbah Sahal, Gus Mus dll

PBNU Gelar Pengajian Kitab Kuning Online Oleh Mbah Sahal, Gus Mus dll

Bulan Ramadhan tahun ini, NU Online/LTN-NU bekerja sama dengan LAZIS NU akan menyiarkan secara langsung pengajian Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH A. Sahal Mahfudh dari Pondok Pesantren Maslakul Huda, Kajen-Pati, dan Wakil Rais Aam KH A Mustofa Bisri dari Pesantren Raudlotuth Tholibin, Rembang. Dengan mengklik radio.nu.or.id, kaum Muslimin dapat menyimak Mbah Sahal mengaji kitab Minhajul Abidin karya Imam al-Ghozali.

Pengajian Mbah Sahal disiarkan langsung pada pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Rais Aam akan memulai pengajian hari Ahad, 2 Ramadhan 1433 atau tanggal 22 Juli 2012.



Syaifullah Yusuf Luncurkan Program Ngaji Kitab Kuning Online

Syaifullah Yusuf Luncurkan Program Ngaji Kitab Kuning Online

Surabaya - Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim), H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul), meluncurkan program Ngaji Internet yang menjadi salah satu dari serangkaian kegiatan Festival Ramadhan Maghfiroh 2012 yang diselenggarakan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS).

"Itu kemajuan, karena menggunakan teknologi dengan tema-tema aktual, apalagi Masjid Al Akbar juga tetap mengadakan Ngaji Kitab Kuning yang merupakan khas pesantren yang terbukti melahirkan ulama-ulama besar," katanya saat membuka Festival Ramadhan di Masjid Al Akbar Surabaya, Jumat.



Festival Terbang Papat di Kudus Raih Rekor MURI

Festival Terbang Papat di Kudus Raih Rekor MURI

Kudus - Pagelaran tabuh terbang yang diselenggarakan Forum Komunikasi Terbang Papat (FKTP) Kabupaten Kudus sukses mencatat rekor Muri. Bukan hanya itu saja, tabuh terbang terlama yang diadakan di Masjid Agung Kudus sejak Ahad (15/7) hingga Rabu, (19/7) itu juga meraih penghargaan dunia berkategori Mahakarya Kebudayaan.

Penghargaan diserahkan Manajer MURI Sri Widayati kepada Bupati Kudus H Musthofa, Ketua FKTP H Kholid Seif dan Direktur Jenang Mubarok Food H Mohammad Hilmi selaku pemrakarsa. Dalam sambutannya, Sri Widayati mengatakan dalam catatan Muri pelaksanaan tabuh terbang terlama ini berlangsung selama 87 jam dengan 131 grup.



Lomba Pidato Ramadhan via YouTube digelar

Lomba Pidato Ramadhan via YouTube digelar

Situbondo - Komunitas Internet Cerdas Indonesia (ICI) yang bermarkas di Kabupaten Situbondo, Jatim, punya cara unik mengisi Ramadhan kali ini.

ICI menggagas lomba pidato bertema puasa dan Islam lewat situs Youtube.



Abdurrahman Wahid Centre Inter-Faith Dialogue and Peace di Perpus UI
Depok Diresmikan

Abdurrahman Wahid Centre Inter-Faith Dialogue and Peace di Perpus UI Depok Diresmikan

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang juga Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia KH Said Aqil Siroj meresmikan Abdurrahman Wahid Centre di Perpustakaan UI lantai Y, Depok, Rabu (18/7).

Kang Said didampingi Rektor UI Gumilar R Somantri dan Kepala Abdurrahman Wahid Centre Ahmad Suaedy. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh istri KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid. Hadir juga tiga putrinya Yenny, Nita dan Inayah.

Turut menyaksikan sutradara Garin Nugroho, peneliti NU dari Jepang Mitsuo Nakamura, rohaniwan Mudji Sutrisno dan Ketua ISNU Ali Masykur Moesa.
Ummat Bersatulah, Berharap menanti Sidang Isbat

Ummat Bersatulah, Berharap menanti Sidang Isbat

Sidang itsbat atau penetapan awal Ramadhan 1433 H tahun ini di kantor Kementerian Agama Jakarta mungkin terasa agak berbeda jika benar Muhammadiyah tidak ikut. Namun kalau pun Muhammadiyah ikut, apa perlunya? Mereka sudah lebih dulu menetapkan awal bulan jauh sebelum sidang itsbat digelar.

Benar keluhan Muhammadiyah bahwa kedatangan mereka tidak akan dihiraukan oleh Menteri Agama yang memimpin sidang itsbat. Muhammadiyah dipersilahkan berbicara, tetapi aspirasi mereka tidak akan dipertimbangkan dalam keputusan sidang itbat.
Lajnah Falakiyah NU: Awal Puasa Berpotensi Beda

Lajnah Falakiyah NU: Awal Puasa Berpotensi Beda

JAKARTA - Lajnah Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengundang para pimpinan lembaga, lajnah dan badan otonom di lingkungan NU untuk menjelaskan beberapa hal terkait penetapan awal Ramadhan 1433 H, serta kemungkinan terjadinya perbedaan awal puasa tahun ini.

Kegiatan diselenggarakan di ruang pertemuan lantai 5 gedung PBNU, Jalan Kramat raya Jakarta Pusat, Rabu (18/7) hari ini.

“Berbagai perbedaan dalam penetapan awal bulan Ramdhan, Idul Fitri dan Idul Adha perlu kita jelaskan karena ada di kalangan pengurus NU yang belum memahami persoalan ini,” kata Sekretaris Lajnah Falakiyah PBNU H. Nahari Muslih di sela rapat persiapan kegiatan tersebut.
PBNU Akan Gelar Pasar Rakyat di 48 Kota Dimulai di Kudus

PBNU Akan Gelar Pasar Rakyat di 48 Kota Dimulai di Kudus

KUDUS - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menggelar pasar rakyat di 48 Kota Propinsi/kabupaten di seluruh Indonesia. Untuk kesuksesan event itu, PBNU telah menunjuk PT umat Power sebagai penyelenggara yang akan bekerjasama dengan PWNU/PCNU/MWC dan Pondok Pesantren.

Ketua Tim Umat Power H Bambang P. Soemardjo mengatakan, pasar rakyat Indonesia bertujuan mengembangkan sinergi usaha retail dan dunia industry guna memberikan kontribusi positif untuk pemberdayaan ummat dan kemajuan bangsa. Sedangkan visi – misinya adalah mengelola data base warga NU dan menciptakan nuansa kerakyatan dan memberikan citra positif pada masyarakat umum yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh Nahdliyyin.
GP Ansor Gelar Workshop Ekonomi Mikro Nasional

GP Ansor Gelar Workshop Ekonomi Mikro Nasional

SOLO - Sedikitnya empat ratus peserta menghadiri workshop yang digelar oleh Islamic Fiancial Inclusion Summit, IFIS di Diamond Convention Centre, Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (17/7) siang. Workshop ini dibuka oleh Nusron Wahid, Ketua Umum PP GP Ansor.

Forum workshop ini menghadirkan sejumlah pembicara dari pelbagai kalangan. Para pembicara antara lain Nurhaida, Ketua Bapepam LK, Kemal Aziz Stambul, Anggota Komisi XI DPR RI, Harianto Scholihin, dan perwakilan dari Pegadaian.

IFIS adalah satu program yang digagas oleh GP Ansor untuk mengakselerasi terwujudnya inklusi keuangan yang melibatkan pemangku kepentingan. Mereka adalah pemerintah, pelaku industri keuangan mikro, regulator, perbankan, lembaga keuangan nonbank, akademisi, LSM, organisasi kepemudaan, hingga mahasiswa.
GP Ansor Siap Perangi Kekerasan Di Masyarakat

GP Ansor Siap Perangi Kekerasan Di Masyarakat

Gerakan Pemuda (GP) Ansor memandang kekerasan dan radikalisme sebagai tantangan terhadap bangsa Indonesia. “Kami Gerakan Pemuda Ansor, siap berperang melawan kekerasan atas nama agama,” kata Nusron Wahid, Ketua PP GP. Ansor dalam kesempatan pidato Apel Banser di hadapan sedikitnya empat puluh ribu kader GP Ansor di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Senin (16/7) malam.

Tetapi, dalam memerangi kekerasan itu, GP Ansor tidak akan menciptakan kekerasan baru. GP Ansor akan menggalang program yang memperkokoh persatuan bangsa. Program-program konkritnya adalah dengan pendalaman empat pilar bangsa (UUD 1945, Pancasila, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika), tambah Nusron.
Kang Said: NU Tetap Komitmen dengan Pancasila

Kang Said: NU Tetap Komitmen dengan Pancasila

Nahdlatul Ulama menegaskan tetap berkomitmen menjaga Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai ideologi negara. Untuk itu, organisasi massa Islam terbesar di Indonesia ini akan terus memperjuangkan terwujudnya masyarakat Islam yang moderat dan toleran.

Bahkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengatakan bahwa NU siap berhadapan dengan kelompok mana pun yang mengancam keutuhan Indonesia. Said mengatakan, perjuangan NU mewujudkan masyarakat Islam yang toleran dan moderat justru lebih sulit dibandingkan menjadikan mereka terlalu radikal terhadap aliran mana pun.
Presiden Hadiri Apel Akbar Banser Dalam Rangka Harlah GP Ansor ke-78

Presiden Hadiri Apel Akbar Banser Dalam Rangka Harlah GP Ansor ke-78

Puluhan ribu Barisan Serba Guna (Banser) NU dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta akan memadati Stadion Manahan, Solo, malam ini, Senin 16 Juli 2012.

Mereka akan menggelar apel kesetiaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, UUD 45, dan Bhinneka Tunggal Ika. Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono akan menghadiri dan memimpin langsung jalannya apel akbar yang dimulai sekitar pukul 18.15 WIB.

Apel akbar tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Lahir Gerakan Pemuda Ansor ke-78 yang berlangsung tanggal 13-18 Juli 2012 di Solo. Selain Presiden SBY, sejumlah menteri, pejabat tinggi, dan tokoh nasional juga turut menghadiri apel ini.
Warga NU Diminta Tunggu Hasil Isbat & Rukyatul Hilal

Warga NU Diminta Tunggu Hasil Isbat & Rukyatul Hilal

Mengawali puasa Ramadlan 1433 Hijriyah yang dimungkinkan akan terjadi perbedaan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan meminta kepada warga nahdliyyin untuk menunggu hasil ihbar PBNU.

Hal ini dilakukan, mengingat ormas lain ada yang telah menetapkan awal puasa Jum'at 20 Juli mendatang, sedangkan PBNU melalui tim rukyatul hilal baru akan melakukan pengamatan awal bulan qomariyah, karena pada tanggal 20 juli bulan qomariyah baru tanggal 29 Sya'ban dan posisi hilal kurang dari 2 derajat di atas ufuk.
Kemenag: Semua Ormas Diundang di Sidang Isbat

Kemenag: Semua Ormas Diundang di Sidang Isbat

JAKARTA -- Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penentuan awal bulan puasa 1433 Hijriyah 19 Juli 20 12 mendatang. Dirjen Bimmas Islam, Idam Abdul Djamil mengatakan Sidang yang akan di gelar Kamis mendatang itu akan mengundang seluruh kalangan baik pakar astronomi maupun ormas islam di Indonesia

"Tentu kita undang semua pakar dan ormas. Kita sudah anggap ormas sebagai mitra yang selama ini tergabung dalam diskusi badan hisab dan ru'yat," kata Idam satat dihubungi ROL via telepon, Sabtu (14/7).



Mahfud MD: Saatnya Pesantren Turun Kembali Selamatkan Bangsa

Mahfud MD: Saatnya Pesantren Turun Kembali Selamatkan Bangsa

SEMARANG – Peran pondok pesantren (ponpes) kembali dinantikan guna menyelamatkan negeri ini dari kehancuran. Karena para intelektual sudah tak peduli lagi terhadap keselamatan bangsa.

Sejarah mencatat, ponpes memiliki andil yang cukup besar dalam mewarnai sejarah bangsa ini. Ponpes—secara besar-besaran—ikut menggalang berdirinya NKRI hingga terlibat dalam menyusun konstitusi.



Wakil Rais Aam: Nomor Satukan Syahriah Anggota, Sumbangan Partai Nomor
kesekian

Wakil Rais Aam: Nomor Satukan Syahriah Anggota, Sumbangan Partai Nomor kesekian

Jombang, Wakil Rais Aam KH A Mustofa Bisri mengeluhkan budaya Syahriyah anggota dan pengurus NU yang merosot jauh. "Ini diakibatkan adanya sokongan pendanaan dari partai," kata Gus Mus.

Karenanya, Wakil Rois Am PB NU ini berharap NU bisa kembali memiliki Syahriyah atau iuran rutin anggota sebagai modal organisasi sepertidulu. Hal ini dikatakan Gus Mus saat menghadiri Konferensi Cabang NU Jombang, Sabtu (14/7) yang digelar di GOR PP Bahrul Ulum tambakberas Jombang.



PCI NU Turki Sedang Urus SK Kepengurusan di PBNU

PCI NU Turki Sedang Urus SK Kepengurusan di PBNU

Jakarta, Sejumlah empat jajaran Syuriah PCI NU Turki, bertandang ke Kantor PBNU, Jl. Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (12/7) malam. Mereka bermaksud meminta SK. dari PBNU atas kepengurusan PCI Turki yang baru terbentuk.

Sebelum mendatangi kantor sekretariat PBNU di lantai tiga, rombongan ini singgah di Kantor NU Online, lantai lima Gedung PBNU. Keempatnya aktif menceritakan kondisi sosial, akademik, dan keagamaan masyarakat Turki.



1.500 Madrasah Dapat Bantuan untuk Capai Standar Internasional

1.500 Madrasah Dapat Bantuan untuk Capai Standar Internasional

Padang, NU Online
Pemerintah Australia telah membantu sedikitnya 1.500 sekolah tingkat menengah berbasis Islam atau madrasah di Indonesia untuk pencapaian standar internasional.

Hal ini disampaikan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty, pada peresmian gedung SDN 02 Kajai, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Sumbar, Rabu.

Gedung SDN 02 Kajai dibangun kembali pascagempa bumi 30 September 2009, atas bantuan pemerintah Australia dan Amerika Serikat yang bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk nilai Rp1,6 miliar.

Peresmian gedung sekolah ramah gempa itu juga diikuti Dubes Amerika Serikat, Scott Marciel; Dirjen Pendidikan Dasar dan menengah Kementerian RI, Prof Suyanto; dan Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim; serta jajaran Muspida Pemko Pariaman.

Menurut Greg, bantuan untuk peningkatan kapasitas sekolah Islam dalam mencapai akreditasi standar Internasional itu sebagai bentuk komitmen dari pemerintah Australia terhadap pendidikan di Indonesia.

Namun demikian, Dubes Australia tidak menyebutkan dimana saja daerah yang sekolah Islam-nya dibantu dalam peningkatan akreditasi itu.
Masjid, Titik Tolak Kemakmuran Bumi

Masjid, Titik Tolak Kemakmuran Bumi

Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Farid Mas’udi menekankan adanya pengertian lebih luas dari frase “memakmurkan masjid”. Tak berhenti pada makna meramaikan tempat ibadah semata, melainkan juga meluas pada tujuan tercapainya kemakmuran masyarakat di muka bumi.

“Memakmurkan bumi harus bertolak dari kemakmuran masjid,” tuturnya saat memberi sambutan penutupan Rapimnas Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Region VIII PWNU Bali, Selasa (10/7), di Denpasar, Bali.
Amalan Menyambut Ramadhan

Amalan Menyambut Ramadhan

Tidak terasa bulan Sya’ban telah bergulir hampir separuh perjalanan. Itu artinya waktu semakin mendekati bulan Ramadhan. Sudah maklum bagi kita semua keistimewaan bulan Ramadhan. Hal ini bisa terasakan pada kehidupan di sekitar kita.Tidak hanya harga sembako yang secara perlahan tapi pasti mulai beranjak naik, tetapi juga semangat beribadah semua orang dari anak-anak hingga nenek-nenekpun semakin bertambah. Bahkan masjid dan mushalla mulai berbenah diri untuk menyambut, tarawih, tadarrus dan buka bersama.

Lantas apa semua amalan-amalan yang sebaiknya dilakukan dalam rangka menyambut bulan Ramadhan ini?
Komunitas Pecinta Gus Dur Gelar Pameran di Arena Konfercab PCNU Jombang

Komunitas Pecinta Gus Dur Gelar Pameran di Arena Konfercab PCNU Jombang

Komunitas Pecinta Gus Dur (Kopi) menggelar pameran lukisan para pendiri dan tokoh NU. Pameran ini digelar dalam rangka mensyiarkan konferensi PC NU Jombang, Jawa Timur, 14-15 Juli mendatang, halaman Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.

Komunitas Pecinta Gus Dur ini akan memerkan lukisan potret diri, di antaranya KH Hasyim Asy'ari, KH Abdul Wahab Chasbullah, Gus Dur. Selain itu ada juga lambang NU dan lain-lain.
Ibu

Ibu

Dipopulerkan oleh Habib Haddad Alwi feat. Farhan. Cipt. Babburayan Tarmizi

bersinar kau bagai cahaya
yang selalu beriku penerangan
selembut sutra kasihmu 'kan
selalu rasa dalam suka dan duka

reff:
kaulah ibuku cinta kasihku
terima kasihku takkan pernah terhenti
kau bagai matahari yang selalu bersinar
sinari hidupku dengan kehangatanmu
Gus Mus: Pesantren Benteng Lembaga Pendidikan

Gus Mus: Pesantren Benteng Lembaga Pendidikan

Wakil Rais Aam PBNU KH A Mustofa Bisri menyatakan pesantren merupakan benteng lembaga pendidikan. Sebab saat saat ini orientasi pendidikan tertuju pada materi dan pengajaran.

Gus Mus mennyatakan hal itu di Haflah Akhirussanah pesantren An-Nur desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Selasa (10/7) kemarin.

Menurutnya, lembaga pendidikan saat ini rata-rata berorientasi kepada materi. Terbukti orang tua maupun anak yang menempuh studi dari TK hingga PT ujung-ujungnya materi. Mencari penghasilan. Ia menyontohkan, seorang yang kuliah di jurusan kedokteran dan menghabiskan uang jutaan hingga miliaran saat kelak menjadi dokter modalnya berharap bisa kembali.
Gus Aiz Terpilih Sebagai Ketua Pagar NUSA

Gus Aiz Terpilih Sebagai Ketua Pagar NUSA

LAMONGAN - Cucu pendiri Nahdatul Ulama (NU) KH Hasyim As’ary, Aizzudin Abdurrahman, terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa periode 2012-2017 dalam Kongres II di Pondok Pesantren Sunan Drajat, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, Rabu (11/7/2012).

Pria yang akrab dipanggil Gus Aiz itu berhasil mengungguli lima kandidat lain, yaitu Abah Suyuthi, Gus Bidin, Fuad Anwar, KH Nuril Arifin, dan Said. Dalam pemilihan, Gus Aiz berhasil menang mutlak dengan meraup 201 suara. Di posisi kedua, Abah Suyuthi dengan 18 suara, kemudian Gus Bidin 9 suara, Fuad Anwar 15 suara, KH Nuril Arifin 2 suara, dan Said 1 suara.
Haflah Akhirussanah di Ponpes Tremas

Haflah Akhirussanah di Ponpes Tremas

PACITAN - Keluarga Besar Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan malam tadi (10/07) menyelenggarakan gawe tahunan, yakni acara Haflah Akhiruddirosah dan Wisuda Purna Belajar santri Madrasah Aliyah Mu’adalah tahun pelajaran 1433 H/2012 M.

Acara yang digelar di halaman Masjid Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan berlangsung sangat meriah. Turut hadir dalam acara sakral tersebut, KH Fuad Habib Dimyathi, KH Lukman Harist Dimyathi, KH Umar Tumbu dan puluhan alim ulama, pejabat, para santri dan para wali serta para alumni yang datang dari pelbagai daerah.
PP Muslimat NU Gelar Tabligh Akbar

PP Muslimat NU Gelar Tabligh Akbar

JAKARTA - PP. Muslimat NU menggelar tablig akbar di halaman Kompleks Masjid At-Tin, TMII, Jakarta Timur, Selasa (10/7) siang. Acara ini dilakukan dalam rangka menyongsong kedatangan bulan Ramadhan 1433 H.


Tablig akbar ini mengangkat Kiai Maftuh Basyuni, pengurus Masjid At-Tin dan Hj. Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum PP Muslimat NU. Penceramah pertama adalah Kiai Maftuh, kemudian berlanjut oleh Hj. Khofifah.
Perekat itu Adalah Kedekatan Santri-Kiai

Perekat itu Adalah Kedekatan Santri-Kiai

KENDAL - Perekat jam’iyyah NU dulu bukanlah organisasi tetapi hubungan antara guru dengan murid atau kiai dengan santri serta para alumni madrasah atau pesantren.

Kekuatan-kekuatan tersebut menurutnya telah dapat menumpas berbagai pemberontakan, seperti pemberontakan PKI atau DI/TII. Bahkan Resolusi jihad digerakan juga tidak lepas dari hubungan tersebut.

Pemerintah Wajib Jaga Keragaman & Kemajemukan

Pemerintah Wajib Jaga Keragaman & Kemajemukan

Manokwari - Pemerintah Republik Indonesia berkewajiban untuk menjaga dan merawat kemajemukan masyarakat Indonesia. Karenanya, pemerintah berusaha menjadi fasilitator dalam semua kegiatan yang dapat mendorong kerukunan nasional.

Demikian dinyatakan Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Machasin, dalam sambutan pembukaan Dialog/Diskusi Pengembangan Wawasan Multikultural Antara Pemuka Agama Pusat dan Daerah di Propinsi Papua Barat di Manokwari, Selasa (10/7).

Lebih lanjut, dalam sambutannya, Machasin menjelaskan, pemerintah juga berkewajiban untuk membuat regulasi dan acuan dalam menjaga kemajemukan. Regulasi ini misalnya adalah PBM No. 9 dan 8 Tahun 2006.
Kongres BEM PTNU Se-Indonesia dibuka

Kongres BEM PTNU Se-Indonesia dibuka

Ketua DPR RI Marzuki Ali membuka Kongres Badan Eksekutif Mahasiswa dari Perguruan Tinggi NU (BEM PTNU) Indonesia yang digelar di Universitas Darul UlumPeterongan Jombang, Ahad (8/7). Konggres ke IV ini dihadiri sekitar 70 perwakilan PTNU se-Indonesia.

Dalam sambutannya Marzuki berpesan agar lulusan Perguruan Tinggi khususnya kalangan pesantren bisa semakin bermanfaat bagi masyarakat. “Dipesantren itu dipersilahkan memilih pendidikan apa saja, apakah tasawuf atau lainnya. Namun yang jelas lulus dari pesantren harus bermanfaat kepada masyarakat,” jelasnya.
Said Aqil: Berpikirlah Rasional, Bukan Berpikir Liberal

Said Aqil: Berpikirlah Rasional, Bukan Berpikir Liberal

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Dr. Said Aqil Sirodj mengharapkan Pergunu dapat memahami agama dengan pendekatan rasional, kontekstual dan jangan liberal.

“Dalam pemahaman keagamaan kita harus memakai akal yang benar dan jelas, rasional, kontekstual sesuai koteks masa dan temapt tapi jangan liberal, jangan lepas kendali dari al-quran dan hadis.”

“Pergunu juga jangan hanya ngajar saja, ngaji saja, tapi harus mewarnai seluruh segi kehidupan.”
Pergunu Siap Terbitkan Jurnal Internasional

Pergunu Siap Terbitkan Jurnal Internasional

Persatuan Guru Nahdlatul Uluma (Pergunu) akan menyiapkan terbitan jurnal ilmiah berskala internasional. Jurnal tersebut akan menjadi sumber bacaan penting, aktual, dan mengembangkan kemampuan para guru.

"Dengan jurnal, kita akan kembangkan dunia literasi kita, juga untuk kepentingan guru dan dosen," tegas ketua Pergunu, KH. Asep Abdul Halim di sela-sela acara Rakernas Pergunu di Mojokerto.
Muslimat NU Gelar Kampanye Anti Inses

Muslimat NU Gelar Kampanye Anti Inses

Kasus kekerasan dalam rumah tangga, mengambil banyak bentuk. Apapun bentuknya, kekerasan dalam rumah tangga, tidak dibenarkan oleh agama maupun negara.

Hal ini dilontarkan oleh Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum PP Muslimat NU dalam jumpa pers di kantor PP Muslimat NU Jl. Pengadegan Timur Raya nomor 2 Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (8) siang.

“Inses, hubungan seksual sedarah, termasuk kekerasan dalam rumah tangga. Misalnya, seorang bapak memerkosa anak remajanya yang masih duduk di bangku SD-SMU,” jelas Khofifah yang didampingi Siti Aniroh dan Ulha Suroya, jajaran PP Muslimat NU.
Banten Juara Umum MTQ JQH NU Antar Pesantren 2012

Banten Juara Umum MTQ JQH NU Antar Pesantren 2012

Kafilah Provinsi Banten meraih juara umum dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional VII antarpesantren Nahdlatul Ulama yang digelar di Pontianak, 3 - 8 Juli.

Saat penutupan di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak, Minggu malam, Banten mengungguli kafilah (kontingen) dari Sumatera Utara yang menempati peringkat kedua.

Sedangkan peringkat ketiga direbut oleh kontingen dari DKI Jakarta. Sementara untuk MTQ Internasional I, cabang Tilawah juara pertama dari Indonesia, kedua Malaysia, dan ketiga Brunei Darussalam.
Lajnah Falakiyah NU Perkirakan Awal Ramadhan Jatuh 21 Juli 2012

Lajnah Falakiyah NU Perkirakan Awal Ramadhan Jatuh 21 Juli 2012

Jakarta, NU Online
Nahdlatul Ulama (NU) dalam Almanak PBNU yang diterbitkan Lajnah Falakiyah memprediksi tanggal 1 Ramadhan 1433 H jatuh pada Sabtu 21 Juli 2012. Prediksi ini diperoleh berdasarkan ilmu hisab yang paling modern.

“NU telah memprediksi awal Ramadhan, namun bukan berarti NU telah menetapkan tanggal itu. Ini penting disampaikan,” kata Ketua Lajnah Falakiyah PBNU KH A. Ghazalie Masroeri dihubungi NU Online di Jakarta, Jum’at (6/7).

Dikatakan, dalam menghitung awal bulan qamariyah atau hijriyah NU menggunakan ilmu hisab yang paling modern. “NU menggunakan hisab yang tahkiki-tadzkiki-ashri,” kata Kiai Ghazalie.
Harlah ke-89 NU Akan digelar di Sumedang

Harlah ke-89 NU Akan digelar di Sumedang

Jakarta, NU Online
Peringatan hari lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama akan diselenggarakan secara besar-besaran, Jumat (6/7) malam, di alun-alun Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Rangkaian acara terdiri dari tabligh akbar, istighotsah, pembacaan Simtud Durar, dan pembagian bingkisan kepada para dhuafa.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj dijadwalkan hadir mengisi ceramah agama. Panitia juga telah mengundang Bupati Sumedang H Don Murdono dan sejumlah pejabat setempat. Diperkirakan ribuan orang akan memadati dan memeriahkan alun-alun Sumedang.
NU Jaga Hubungan Baik dengan Semua Kelompok

NU Jaga Hubungan Baik dengan Semua Kelompok

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyatakan NU akan menjaga hubungan baik dengan semua kelompok. Demikian pula terhadap pemerintah, NU akan mendukung jika memberi manfaat kepada rakyat dan mengkritik jika kebijakan pemerintah salah.

“Dalam ajaran Islam, kita dilarang bermusuhan, kecuali kepada yang dholim, semua adalah keluarga,” katanya ketika menerima rombongan kunjungan dari Gereja Mormon Amerika Serikat di gedung PBNU, Jum’at (20/5).

Ia juga menjelaskan, NU sebagai kelompok mayoritas selalu melindungi jika ada kelompok agama lain yang didholimi oleh kelompok lain. “NU berusaha membela dan menengahi konflik agama,” katanya.

Banser NU, sebagai barisan anak muda NU, selalu membantu menjaga gereja jika menjelang Natal. Terakhir, NU menjadi mediator dalam konflik agama di Bekasi. Keterlibatan NU dalam upaya menjalin perdamaian tidak hanya dilakukan di level lokal, tetapi juga level internasional, dengan menyelenggarakan sejumlah pertemuan ulama sedunia atau berkunjung ke daerah-daerah konflik.

Kang Said menegaskan, Islam untuk diamalkan, bukan untuk dikonstitusikan. Ketika agama dipolitisasi, yang terjadi adalah kekerasan agama. Hal ini telah terbukti pada semua agama, baik Islam maupun Kristen.

“Rasulullah mendirikan negara Madinah, bukan negara Islam atau negara Arab, persis seperti Indonesia,” tandasnya.

NU, jelasnya, akan menjaga Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, sebagai negara yang berketuhanan dalam membangun masyarakat bangsa.
Habib Husein bin Lutfi bin Yahya Jadi Ketua Persatuan Pemuda Pesantren

Habib Husein bin Lutfi bin Yahya Jadi Ketua Persatuan Pemuda Pesantren

Pekalongan, NU Online
Habib Husein bin Luthfy bin Yahya putra bungsu Habib Muhammad Luthfy bin Hasyim bin Ali bin Yahya ditunjuk menjadi Ketua Umum Persatuan Pemuda Pesantren Indonesia (P3I) untuk periode 2012 - 2017.

Penunjukan Habib Husein dilakukan setelah secara aklamasi melalui musyawarah pemuda pesantren se Jawa dan Madura yang berlangsung Kamis (5/7) di Gedung Kanzus Sholawat Pekalongan.

Sedangkan yang menjadi Sekretaris Umum Ahmad Rifqi Rohmatullah putra dari KH Mirza Hasbullah dari Ponpes Al Khoirot Pekalongan. Untuk kelengkapan pengurus, dalam waktu dekat ini akan disusun dan direncanakan November mendatang akan digelar Mukernas pertama.
PMII Kota Bandung Gelar Pelatihan Kader di Ponpes Al Istiqomah

PMII Kota Bandung Gelar Pelatihan Kader di Ponpes Al Istiqomah

Bandung, NU Online
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bandung menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) dengan peserta dari Pengurus Cabang PMII Se- Jawa Barat di Pondok Pesantren Al-Istiqomah Kota Bandung, akhir pekan ini.

Pembina PC PMII Kota Bandung, Saepu Huda Syafi saat mengisi PKD mengingatkan, generasi bangsa ke depan ini ditentukan oleh generasi-generasi sekarang yang tengah duduk di bangku kuliah.

"Anda-anda lah generasi penerus bangsa kita ini, untuk itu dispilinlah belajar karena kesempatan terbaik itu adalah hari ini," ungkapnya.
Islam non-Mainstream

Islam non-Mainstream

Oleh H. As'ad Said Ali, Sekjend PBNU

Taksonomi Gerakan

Pada bagian ini saya akan menyampaikan taksonomi gerakan-gerakan Islam non-mainstream. Hal ini penting karena ketika masa reformasi muncul, salah satu kekuatan sosial yang tidak terduga adalah menjamurnya gerakan Islam baru di Indonesia. Gerakan-gerakan ini tumbuh di luar mainstream gerakan Islam Indonesia, seperti Muhammadiyah, NU dan sejenisnya. Kemunculannya cukup mencengangkan karena model gerakannya relatif mampu menarik minat sebagian kalangan Islam di Indonesia.

Secara umum dan tentatif, tumbuhnya gerakan-gerakan baru non-mainstream ini mengambil dua bentuk. Pertama, gerakan non-salafi yang mengikatkan diri dengan semangat mewujudkan doktrin secara kaffah dalam arti literal. Kedua, gerakan salafi yang berusaha mewujudkan cita-cita sosial politik Islam yang berbeda dengan formulasi gerakan Islam mainstream. Dua gerakan ini tumbuh secara bersamaan dan saling bersinggungan, baik dengan sesama gerakan non-mainstream maupun dengan gerakan mainstream.

Bentuk gerakan politik kelompok non-mainstream dapat dibagi ke dalam tiga kategori, yaitu jihadis, reformis, dan rejeksionis. Jihadis adalah bentuk aksi politik berupa tindakan kekerasan atas nama jihad. Reformis adalah bentuk aksi politik berupa tekanan terhadap pemerintah tanpa melakukan kekerasan yang akan mengganggu stabilitas nasional dan menuntut hak-hak sektarian. Rejeksionis adalah bentuk aksi politik berupa penolakan terhadap sistem demokrasi dan melakukan tekanan-tekanan terhadap berbagai kebijakan. Selanjutnya akan diuraikan bagaimana gerakan politik kelompok-kelompok non-mainstream dalam praktek, bagaimana bentuknya, dan bagaimana strategi dan langkah-langkahnya.
Gerakan-gerakan Islam baru non-mainstream dalam kelompok Non-Salafi adalah: Darul Arqam, Jama’ah Tabligh, Ihwanul Muslimin, Isa Bugis, IJABI (Ikatan Jamaah Ahlu al Bait Indonesia), FPI (Front Pembela Islam), DI (Darul Islam), Hizbut Tahrir, dan lain-lain. Sedangkan yang masuk dalam kelompok Salafi adalah: MMI (Majelis Mujahidin Indonesia), Laskar Jihad, Jamaah Islamiyah, dan group-group Informal seperti Abdul Hakim Haddad, Yazid Jawz, Husein As-Sewed dan lain-lain; sementara yang masuk kelompok-kelompok Pengajian, diantaranya: Daurah, Halaqah, dan lain-lain.

Dibawah ini saya uraikan taksonomi gerakan kelompok-kelompok tersebut. Namun karena tidak mungkin menguraikan semuanya, maka hanya beberapa saja yang saya kemukakan pada kesempatan ini, yaitu kelompok-kelompok gerakan Islam baru yang paling menonjol saja.

Non-Salafi

1. Ihwanul Muslimin
Gagasan Ikhwanul Muslimin (Ikhwan/IM) sudah lama diperkenalkan oleh sejumlah kalangan akademisi di Indonesia, namun gerakan Ikhwan baru mulai tumbuh sejak awal dekade 1990-an. Embrionya adalah munculnya kelompok Fikrah Harakah. Kelompok yang sudah berdiri sejak 1986 ini, menjelang dekade 1990-an mulai aktif menggodok kemungkinan pengembangan gerakan ikhwan di Indonesia. Tokoh penting pada fase awal ini adalah sejumlah mantan aktivis Darul Islam (DI).

Meskipun belum menggunakan nama Ikhwanul Muslimin (IM), substansi ajaran ikhwan telah disebarkan melalui kampus-kampus. Pilihan ini bukanlah hal yang unik, sebab IM di Mesir juga mendasarkan basis massa gerakan di kalangan akademisi. Untuk Indonesia, format yang digunakan adalah membentuk kelompok Usroh. Eksperimen ini cukup berhasil. Terbukti dengan dikuasainya lembaga dakwah kampus oleh kelompok Usroh, setelah sebelumnya didominasi oleh aktivis HMI, PMII dan PII.

Di samping kalangan akademisi, rekrutmen kader lainnya adalah pelajar-pelajar Indonesia yang belajar di Arab Saudi dan Mesir. Terutama yang berguru kepada tokoh-tokoh Ikhwan di kedua negara tersebut. Mereka bisa berasal dari LIPIA/LPBA, ataupun langsung belajar di Timur Tengah. Mereka yang belajar ke Timur Tengah ini umumnya menduduki posisi penting dalam jamaah ikhwan di Indonesia.

Setelah basis massa kalangan akademisi tergarap dan mulai aktifnya kader lulusan Timur Tengah, gerakan Ikhwan kemudian dikembangkan dengan beragam jalur. Secara umum ada dua jalur yang kini sudah kokoh yaitu:

a. Jalur Tarbiyah/Jamaah.
Jalur ini berkonsentrasi dalam mempersiapkan kader pada level grassroot yang nantinya akan menjadi basis massa yang paling solid. Cara yang digunakan adalah membentuk halaqoh-halaqoh dengan menggunakan sistem sel. Materi pengajian yang dikembangkan dalam halaqoh seperti panduan pembinaan kader Islam dan dakwah, manajemen aktivitas tarbiyah dan seterusnya. Materi-materi tersebut dikemas dalam Manhaj Tarbiyah Islamiah.

b. Jalur Siyasah/ Kepartaian.
Jalur ini digunakan sebagai salah satu aktualisasi kader dalam dunia politik. Gagasan-gagasan yang telah dimatangkan dalam jalur jamaah diterjemahkan dalam lapangan politik kepartaian. Karena itulah partai dianggap sebagai kelanjutan dari strategi dakwah.

Dua jalur tersebut dikendalikan oleh Maktab Riqobah Al Ammah (MRA) MRA mempunyai stuktur lain yang menopangnya seperti Mas’ul Maktab Tanfidzi, Aminul Aam, Amin Maktab, dan seterusnya. MRA juga mengendalikan sebuah institusi semacam “polit biro” jalur siyasah/kepartaian. Mekanisme yang digunakan adalah adanya struktur Majelis Dewan Syuro yang mempunyai kekuasaan tertinggi dalam partai. Seluruh anggota MRA adalah anggota Majelis Dewan Syuro. Hanya sedikit sekali anggota Mejelis Dewan Syuro yang bukan anggota MRA.

Dalam pandangan MRA, kesempurnaan kader tidak hanya diukur dari kualifikasi spiritual, sebagaimana doktrin dasar ikhwan. Lebih dari itu, kesempurnaan kader harus teraktualisasi dalam kehidupan nyata. Dalam konteks inilah tarbiyah siyasah/kepartaian, hanyalah salah satu elemen aktualisasi dakwah. Aktualisasi lainnya sangat beragam. Secara lebih detail, aktualisasi dakwah gerakan ikhwan di Indonesia, dapat dikelompokkan sebagai berikut:

a. Tarbiyah umum/halaqoh.
Rekrutmen umum kader untuk pemula. Dari sini kader disalurkan dalam beragam tarbiyah yang sudah tersedia.
a. Tarbiyah siyasah/kepartaian. Diaktualisasikan dalam partai. Dikendalikan langsung oleh MRA
b. Tarbiyah amaliah/dalam bidang bisnis. Diaktualisaikan dalam beragam jenis usaha. Data base jenis usaha/produk dalam naungan jaringan ikhwan dikenal dengan nama green leaft.
c. Tarbiyah dalam bidang profesional. Dalam jalur ini kegiatan dilakukan dengan membentuk kelompok-kelompok kecil di kantor-kantor, umumnya perkantoran swasta,namun tidak sedikit pula di kantor pemerintahan. Sasaran ofensifnya adalah kegiatan keagamaan di kantor, dan untuk ini mereka sering untuk berusaha “menguasai” kepengurusan atau kegiatan masjid di perkantoran tersebut.
d. Tarbiyah asykariah/paramiliter. Jalur ini ini sudah lama dirintis yaitu sejak tahun1996. Argumen utamanya adalah pentingnya menyiapkan sayap militer di lingkungan jamaah. Dalam bentuk yang lebih sederhana, pendekatan ini sudah diterapkan dalam metode liqo, yaitu pada tahap mukhayyam di mana para kader harus mengikuti latihan fisik dan latihan bela diri. Karena bagian dari liqo, maka secara otomatis mukhayyam diselenggarakan oleh seluruh jajaran jamaah, seperti DPD dan Deppera.

Adapun tarbiyah asykariah, adalah jalur khusus yang akan mengembleng kader dalam latihan para militer. Pelatihan tarbiyah asykariah umumnya dilakukan ditempat-tempat tertentu yang relatif tertutup, seperti Gunung Salak, Gunung Pangrango, Gunung Puntan (Bandung Selatan) dan sebagainya.

Di luar aktivitas tarbiyah asykariah (latihan paramiliter), terdapat suatu kelompok khusus yang menerjemahkan gagasan jihad fisik gerakan ikhwan. Jalur ini sebenarnya merupakan jalur tertutup dalam struktur Ikhwan Indonesia. Aktivitas utama mereka sekarang ini diantaranya adalah menjadi instruktur untuk pelatihan tarbiyah asykariah (paramiliter)

Kelompok ini dalam banyak hal mirip dengan kelompok serupa yang ada di Mesir, (kelompok Uzaimin, sayap jihad ikhwan Mesir) ataupun Palestina (barikade Izzudin Al Qassam, sayap militer Hammas). (bersambung)
MTQ JQH NU Dihadiri Perwakilan Saudi Arabia dan Iran

MTQ JQH NU Dihadiri Perwakilan Saudi Arabia dan Iran

Pontianak, NU Online
Jam’iyyatul Qura’ wal-Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional VII. MTQ ini telah dibuka Wakil Persiden Republik Indonesia Boediono, pada Selasa malam (3/7) di stadion sepak bola Sultan Syarif Abdurrahman, Pontianak, Kalimantan Barat.

Menurut Ketua Umum JQH NU KH Muhaimin Zen pada sambutan pembukaan, selain MTQ Nasional VII akan digelar MTQ Internasional I dan Musayawarah Nasional IV.
NU Netral di Pemilukada DKI Jakarta

NU Netral di Pemilukada DKI Jakarta

Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bereaksi atas beredarnya sejumlah spanduk yang menunjukkan adanya dukungan NU terhadap salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Dukungan tersebut dipastikan tidak benar, karena NU telah menegaskan sikap netral.

Spanduk berisi dukungan NU terhadap pasangan Hidayat Nur Wahid dan Didik J Rachbini, yaitu bergambar keduanya dengan latar belakang Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng KH Shalahudin Wachid, ditemukan tersebar di sejumlah titik di DKI Jakarta. PBNU secara tegas menyatakan tidak benar atas dukungan terhadap pasangan yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

"Baik atas nama pribadi atau PBNU, saya tegaskan tidak pernah mendukung salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI," ungkap Kiai Said di Jakarta, Rabu (4/7).
Semburan Air Muncul dari Dalam Masjid di Sulawesi

Semburan Air Muncul dari Dalam Masjid di Sulawesi

Polewali, NU Online
Sebuah fenomena ganjil muncul di masjid Al Mubaraqah di BTN Perumahan Ampi, Kelurahan Lantora, Kecamatan Polewali, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Di dalam masjid tersebut tiba-tiba muncul sumber mata air yang memancarkan air dengan deras.

Saking derasnya, air dari mata air ini sampai membanjiri masjid dan areal di sekitarnya. Tak ayal, ratusan warga pun berbondong-bondong menyaksikan fenomena unik ini. Di antara mereka terlihat beberapa orang mengambil air tersebut karena menyakini memiliki kemampuan menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Sabtu (21/5), mata air tersebut muncul setelah warga setempat menunaikan salat Shubuh. Sebelum mengeluarkan air, lantai masjid sempat bergoyang disusul keramik yang tiba tiba terangkat naik. Bahkan di antaranya retak dan dari sela-selanya mengalir air yang sangat deras.
Pergunu Siap Gelar Kongres Besok

Pergunu Siap Gelar Kongres Besok

Jakarta, NU Online
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Guru Nasional (Pergunu) akan dilaksanakan mulai besok, Jum’at (6/7). Sekitar 1500 peserta dijadwalkan memenuhi lokasi rapat yang terletak di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Kembang Belor, Pacet, Mojokerto, Jatim.

Sekretaris Umum Pengurus Pusat Pergunu Gatot Suyono menjelaskan, jumlah tersebut merupakan gabungan dari unsur Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang di seluruh Indonesia. Ditambah lagi peserta lain dari sejumlah pondok pesantren lokal dan pihak-pihak terkait.
PBNU Gelar Kongres Garam Rakyat 11-12 Juli di Bangkalan Madura

PBNU Gelar Kongres Garam Rakyat 11-12 Juli di Bangkalan Madura

Jakarta, NU Online
Kongres Garam Rakyat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan diadakan pada 11-12 Juli 2012 di Pondok Pesantren Nurul Amanah Basanah Tanah Merah, Bangkalan, Madura. Kongres akan dihadiri oleh para petani garam dari wilayah-wilayah kabupaten penghasil garam Nusantara.

Dalam konferensi pers persiapan Kongres Garam Rakyat di kantor PBNU, Jakarta, Rabu (4/7), Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menegaskan, PBNU akan mendampingi para petani garam yang mayoritas merupakan warga NU.

“Daerah pesisir baik yang berada di pulau Jawa maupun luar Jawa mayoritas penghuninya adalah warga NU. PBNU melibatkan diri secara aktif dalam rangka mengangkat derajat warganya yang selama ini termarjinalkan dalam kegiatan usaha garam,” katanya.
LTN NU Terbitkan Buku Atlas Walisongo

LTN NU Terbitkan Buku Atlas Walisongo

Jakarta, NU Online
Pengurus Pusat Lajnah Ta’lif wan Nasyr (LTN) Nahdlatul Ulama bekerjasama dengan penerbit Iiman dan Trans Pustaka menerbitkan buku Atlas Wali Songo yang ditulis oleh sejarawan Agus Sunyoto. Buku pertama yang mengungkap Wali Songo sebagai fakta sejarah ini akan diluncurkan Kamis (5/7) di gedung PBNU, Jakarta.

Ketua PP LTN NU H Sulton Fatoni mengungkapkan, buku Atlas Wali Songo ini merupakan jawaban atas pertanyaan sebagian kalangan yang meragukan kesejarahan Walisongo.

“Ada sebagian orang, bahkan kelompok intelektual sekelas profesor yang menganggap Wali Songo ini hanya sekedar mitos, bukan fakta. Maka kita menjawab dengan menerbitkan buku ini,” katanya.
KH Ghozali Masroeri: Mencari Titik Temu Awal Ramadhan

KH Ghozali Masroeri: Mencari Titik Temu Awal Ramadhan

oleh KH Ghazalie Masroeri
Ketua Lajnah Falakiyah PBNU

Penentuan awal Ramadlan, awal Syawal, dan awal Dzulhijjah di negara-negara muslim selain Indonesia tidak mengalami permasalahan. Penentuannya diitsbatkan oleh Negara (Malik, Sulthon, Amir, dan lain-lain), kemudian umat Islam mengkutinya. Itsbat itu diterbitkan atas dasar pada rukyah, meskipun ilmu hisab berkembang.

Lain halnya di Indonesia. Penentuan awal Ramadlan, awal Syawal, dan awal Dzulhijjah di Indonesia diitsbatkan oleh Menteri Agama RI dalam sidang itsbat yang dihadiri oleh Ormas-Ormas Islam. Setelah mendengar pandangan peserta sidang, kemudian Menteri Agama RI menerbitkan itsbat berdasarkan rukyah dan hisab sesuai dengan rekomendasi MUI yang diputuskan dalam ijtima’ ulama’ komisi fatwa MUI dan Ormas-Ormas Islam se Indonesia pada tanggal 16 Desember 2003.
Alat Kampanye Cagub dengan Atribut NU diturunkan

Alat Kampanye Cagub dengan Atribut NU diturunkan

Jakarta, NU Online
Ada-ada saja ulah para calon gubernur DKI dalam kampenyenya. Salah satu diantara enam calon tersebut menggunakan atribut NU berupa gambar ketua umum PBNU KH Said Aqil Sidoj. Mengetahui hal ini, segera saja atribut tersebut diturunkan oleh para kader NU.

“NU tidak berpihak pada salah satu calon. Karena itu saya Instruksikan atribut calon yang menggunakan atribut NU,” kata ketua LTM NU KH Abdul Manan Ghani dalam seminar Pemimpin Jakarta dalam Sorotan Tokoh Islam di Jakarta, Rabu (4/7).

Ia menegaskan, orang yang menggunakan atribut NU tersebut berarti tidak paham NU karena berdasarkan AD/Art, NU tidak berpolitik.
PBNU Bantah Isu Pendanaan Iran di MTQ JQH NU 2012

PBNU Bantah Isu Pendanaan Iran di MTQ JQH NU 2012

PONTIANAK -- Badan otonom Nahdlatul Ulama, Jami`yyatul Qurra` Wal Hufazh, membantah dana untuk pelaksanaan MTQ Internasional yang digelar di Pontianak, 3--8 Juli, berasal dari Iran.

"Sekarang beredar rumor melalui SMS bahwa didanai oleh pemerintah Iran," kata Ketua Jami`yyatul Qurra` Wal Hufazh, Abdul Muhaimin Zein, saat pembukaan MTQ Internasional I di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak, Selasa malam.

Menurut dia, ada sejumlah sponsor yang mendanai perhelatan akbar di kalangan pondok pesantren itu, di antaranya Pemerintah Provinsi Kalbar, Bank Mandiri, dan Lyman Group.

"Jadi, ini sekaligus menepis rumor tersebut," katanya menegaskan.
Muslim Bali Hidupkan Malam Nisyfu Sya'ban didaerahnya

Muslim Bali Hidupkan Malam Nisyfu Sya'ban didaerahnya

DENPASAR -- Umat Muslim di Pulau Bali menyambut datangnya malam Nifsu Sya'ban dengan membaca Surat Yasin bersama-sama. Kegiatan ini digelar di beberapa lokasi di Pulau Dewata, satu antaranya di Masjid Al Ikhlas, Monang-Maning Denpasar, yang dipimpin Imam Masjid, H Nur Zainuddin.

Nur Zaenuddin menjelaskan, kegiatan malam Nisfu Sya'ban merupakan bagian dari upaya mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan Ramadhan. Kegiatan membaca Surat Yasin bersama adalah agar umat Muslim diperkuat imannya, dipanjangkan umur, serta dimurahkan rizki dalam rangka ibadah kepada Allah.

"Kalau kita sudah siap menyambut kedatangan bulan Ramadhan, insya Allah kegiatan puasa kita akan dimudahkan oleh Allah," katanya.
1000 Pendekar Pagar Nusa Siap Hadiri Kongres

1000 Pendekar Pagar Nusa Siap Hadiri Kongres

Jakarta, NU Online
Seribu pendekar Ikatan Pencak Silat (IPS) Nahdlatul Ulama atau Pagar Nusa siap menghadiri Kongres II Pagar Nusa yang akan berlangsung di Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan Jawa Timur, pada (9-12/7) mendatang.

Menurut Sekretaris Umum Pagar Nusa M. Fathurohman, seribu orang yang akan hadir itu terdiri dari dua jenis peserta yaitu peserta penuh yang memiliki hak suara dan bicara pada kongres; dan peserta peninjau, yang memiliki hak bicara, saran, tapi tidak memiliki hak suara.
KH Hasyim Muzadi Tutup Rangkaian Kegiatan Pelatihan Kader NU se-Malang
Raya

KH Hasyim Muzadi Tutup Rangkaian Kegiatan Pelatihan Kader NU se-Malang Raya

Malang, NU Online
Mantan Ketua Umum PBNU dua periode (1999-2009) KH A. Hasyim Muzadi memberikan materi terakhir dari rangkaian kegiatan Pelatihan Kader Pemimpin Nahdlatul Ulama (PKPNU) se-Malang Raya Angkatan II yang telah dimulai sejak Februari 2012 lalu.

Materi terakhir yang bertema ‘Membangun NU, Membangun Bangsa’ itu diadakan di pesantren yang dipimpinnya, Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang, Ahad (1/6) kemarin.

Rais Syuriyah PBNU itu memberikan apresiasi terhadap berbagai kegiatan pelatihan kader di lingkungan NU. Menurutnya, apa yang dilaksanakan di Malang Raya perlu dipresentasikan lagi ke tingkat wilayah, dengan harapan cabang-cabang lain di Jawa Timur akan mengikuti langkah pengkaderan ini dengan format yang lebih sempurna.
Sidogiri Fair 2012 dipadati Pengunjung

Sidogiri Fair 2012 dipadati Pengunjung

Pasuruan, NU Obline
"Sidogiri Fair 2012" yang digelar di Pesantren Sidogiri, Kraton, Pasuruan, Jawa Timur, diminati warga Pasuruan dan sekitarnya dari berbagai kalangan.

Ketua "Sidogiri Fair 2012 Management", Mochammad Mahsun, di sela-sela acara di pesantren itu, Ahad, menjelaskan, "Sidogiri Fair 2012" dikemas berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Kalau sebelumnya digelar di kompleks pondok pesantren, maka 'Sidogiri Fair 2012' kali ini digelar di lapangan di luar kompleks pondok pesantren," katanya.
MTQ VII JQH NU dibuka Secara Resmi oleh Wapres

MTQ VII JQH NU dibuka Secara Resmi oleh Wapres

Jakarta, NU Online
Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional VII yang diselenggarakan Jam’iyyatul Qura’ wal-Huffazh Nahdlatul Ulama yang berlangsung (3-8/7) di Pontianak Kalimatan Barat, akan dibuka Wakil Presiden Republik Indonesia Boediono.

Menurut Wakil Sekretaris Umum JQH NU Zahid Luqman, pembukaan MTQ akan berlangsung pada Selasa (3/7) malam, di stadion sepak bola Sultan Syarif Abdurahman, Pontianak.
PB PMII Gelar Pelatnas Kader Penggerak Dakwah Kampus se-Indonesia

PB PMII Gelar Pelatnas Kader Penggerak Dakwah Kampus se-Indonesia

Serang, NU Online
Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Pelatihan Nasional Kader Penggerak Dakwah Kampus yang diselenggarakan PB PMII bekerjasama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sultan Agung Tirtayasa, di Serang, Banten, Ahad (1/7) kemarin.

Ketua Bidang Keagamaan PB PMII Abdul Aziz mengatakan, PMII mengajak para da’i untuk menda’wahkan kedamaian dan pentingnya akhlaqul karimah. PMII menyerukan para da’i tidak hanya berdakwah dengan lisan, tetapi juga dakwah sikap.

“Penguatan spiritual dan moralitas sangat penting. Banyak problem bangsa terjadi karena dekadensi moral,” ujarnya di sela pelatihan tersebut.
Gus Mus: Ummat & Ulama Harus Jauhi Materialisme

Gus Mus: Ummat & Ulama Harus Jauhi Materialisme

Semarang, NU Online
Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Musthofa Bisri (Gus Mus) berpesan agar para ulama mengikuti jejak Rasulullah SAW dalam berdakwah kepada masyarakat. Ulama hendaknya meresapi dan mengawali sendiri setiap petunjuk atau ajaran yang didakwahkan, termasuk ajaran hidup sederhana.

"Jangan sampai para ulama justru pamer kemewahan dan kekayaan, padahal agama mengajarkan untuk hidup sederhana. Ajaran-ajaran agama adalah ajaran yang Universal yang bukan hanya harus dilaksanakan oleh rakyat saja, tetapi juga oleh para ulama," tutur Gus Mus di hadapan ribuan hadirin di halaman Masjid Baitur Rahman Simpang Lima Semarang, Sabtu (30/6).
PBNU Dukung Diselenggarakannya Olimpiade Aswaja

PBNU Dukung Diselenggarakannya Olimpiade Aswaja

Surabaya, NU Online
Olimpiade Aswaja 2012 yang diselenggarakan pengurus Aswaja NU Center Jawa Timur diapresiasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Sekretaris Umum PBNU H Marsudi Syuhud, mengaku senang karena PWNU Jatim bisa menelorkan inovasi baru bagi perkembangan NU ini. Hal itu sekaligus upaya mempertahankan ke- NU-an ke depan melalui Olimpiade Aswaja NU.

"Olimpiade Aswaja NU yang baru pertama kali terjadi di Jatim ini bisa dikloning karena NU lahir di Jatim. Kegiatan ini bukan hanya ditiru oleh NU di Indonesia tetapi juga di cabang-cabang NU di internasional," tegasnya dalam sambutan peringatan Hari Ulang Tahun (Harlah) ke-89 NU yang dirangkai dengan Seminar Internasional dan pengumuman serta penyerahan hadiah kepada para pemenang Olimpiade Aswaja NU di Aula PWNU Jatim, Sabtu (30/06).
Sekali lagi tentang Rangkaian Sunnah di Nisyfu Sya'ban

Sekali lagi tentang Rangkaian Sunnah di Nisyfu Sya'ban

*) dikutip dari rubrik Ubudiyah, NU Online

Sya’ban adalah salah satu bulan istimewa, bulan yang dihormati dalam agama Islam, selain Muharram, Dzulhijjah dan Rajab. Lebih utama lagi pada malam ke lima belas, yang dikenal dengan nama malam Nisfu Sya’ban.

Sebagaimana dijelaskan dalam hadits shahih dari Mu‘az bin Jabal Radhiallahu ‘anhu, bahwa pada malam ini “Allah menjenguk datang kepada semua makhlukNya di Malam Nishfu Sya‘ban, maka diampuni segala dosa makhlukNya kecuali orang yang menyekutukan Allah dan orang yang bermusuhan.” (HR. Ibnu Majah, at-Thabrani dan Ibnu Hibban).Begitu juga hadits riwayat Aisyah r.a.

Kategori

Kategori