Ketua Umum PBNU Akan Jadi Imam Shalat Ied di Hongkong


Jakarta -Takada kata libur dalam kamus Ketua Umum PBNU KH Said AqilSiroj untukurusan melayani umat.Buktinya, kala Lebaran,pria asal Cirebon itutetap berkarya.Dia bahkan rela menyeberangi lautan hanya untuk memberikan siraman rohani kepada umat Islam di Hong Kong, China.

Dijadwalkan,pria yang akrab dipanggil Kang Said itu akan menjadi imam sholat Idul Fitri di Victoria Park.Makmumnya,puluhan ribu tenaga kerja Indonesia serta pelajar yang berada di Hong Kong dan sekitarnya.





“Kedatangan beliau ke Hong Kong atas undangan KJRI,” terangstaf ahli KH Said AqilSiroj,Nabiel Harun kepada redaksi,Jumat (17/8/2012).

Kang Said bersama Ketua Muslimat NU Nurhayati Said Aqil,Bendahara LTN PBNU Muhammad Said Aqil,NabielHarun,dan Samsul Hadi dijadwalkan terbang ke Hong Kong esok hari.Mereka akan berada di sana untuk beberapa hari.

Hong Kong merupakan satu dari dua Daerah Administratif Khusus yang merupakan bagian dari negara Republik Rakyat China,satunya lagi adalah Makau. Pada 1 Juli 1997,Honh Kong secara resmi diserahkan oleh pemerintah Britania Raya kepada RRC.

Sebelum diserahkan,Hong Kong adalah koloni Britania Raya.Di bawah kebijakan Satu Negara Dua Sistem ciptaanDeng Xiaoping,Hong Kong menikmati otonomi dari pemerintah RRC seperti pada sistem hukum,mata uang, bea cukai, imigrasi,peraturan jalan yang tetap berjalan di jalur kiri.

Urusan yang ditangani oleh Beijing adalah pertahanan nasional dan hubungan diplomatik. Otonomi ini berlaku di Hong Kong (minimal) untuk 50 tahun dihitung dari tahun 1997. Di sana, tercatat sekitar seratus ribu TKI bekerja di sektor formal dan informal. Sumber: DPP PKB


EmoticonEmoticon