Atmosfer Harlah 85 NU di Jakarta

Atmosfer Harlah 85 NU di Jakarta

Jakarta, NU Online
Menjelang puncak acara peringatan hari lahir (Harlah) ke-85 NU yang akan berlangsung Ahad (17/7) besok, suasana di Jakarta sudah sangat terasa dengan simbol-simbol NU.

Di Jalan Kramat Raya, tempat NU berkantor, barisan bendera berjajar rapi berkibar-kibar ditiup angin, seolah melambangkan NU akan terus berkibar di bumi Indonesia. Demikian pula di kawasan Matraman Manggarai, dan Salemba semuanya menunjukkan keberadaan NU.
Akhirnya Palestina di Akui PBB Sebagai Negara Pemantau Non-Anggota

Akhirnya Palestina di Akui PBB Sebagai Negara Pemantau Non-Anggota

NEW YORK -- Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat pada Kamis (29/11) akhirnya mengakui peningkatan status Palestina sebagai negara pemantau non anggota.

Berdasarkan hasil voting, Palestina mendapat dukungan mayoritas sebesar 138 anggota majelis umum PBB. Sementara itu, hanya sembilan negara anggota yang menolak dan 41 anggota lainnya memilih abstain.

Dengan status barunya ini, Palestina dapat bergabung dalam organisasi PBB serta terlibat dalam perjanjian internasional. Ini bisa menjadi langkah maju guna mengupayakan jalur diplomasi mewujudkan kemerdekaan negaranya.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas menilai peningkatan status ini bisa menjadi nafas baru menuju negosiasi damai dengan Israel.
Menpora: IPNU Organisasi Kepemudaan Terbaik se-Indonesia

Menpora: IPNU Organisasi Kepemudaan Terbaik se-Indonesia

Jakarta - Kongres XVII Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Kongres XVI Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) mendapat sambutan baik dari Menteri Pemuda dan Olahraga RI Andi Mallarangeng. Perhelatan akbar ini dinilai sebagai gerakan positif yang dimotori kaum pemuda dan pelajar.

Andi mengapresiasi kerja keras IPNU-IPPNU dalam menyukseskan acara di Asrama Haji Palembang, Sumatera Selatan, 30 November-4 Desember 2012 ini.

“Ini menjadi bukti bahwa IPNU mampu menjadi inisiator gerakan kepelajaran dan kepemudaan yang progresif di Indonesia. Ini yang menjadikan IPNU sebagai salah satu organisasi pelajar terbaik di Indonesia pada saat ini.“ katanya sebagaimana rilis Pimpinan Pusat IPNU yang diterima NU Online.
PWNU Jawa Timur Minta IPNU-IPPNU Junjung Tinggi Demokrasi

PWNU Jawa Timur Minta IPNU-IPPNU Junjung Tinggi Demokrasi

SURABAYA - Surabaya, NU Online
Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur meminta agar IPNU-IPPNU bisa menjunjung tinggi demokrasi dalam pemilihan, dan tidak terlibat politik praktis.

"Kami minta IPNU-IPPNU jangan sampai terbelah, junjung rasa kebersamaan dan demokrasi," kata Wakil Ketua PWNU Jatim HM Sholeh Hayat saat pelepasan peserta Kongres IPNU-IPPNU ke Kongres Palembang di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Kamis.

Ia berharap banyak dengan kader muda NU seperti IPNU-IPPNU ini. Mereka tentu menjadi masa depan NU mendatang, sehingga penting untuk memilih calon yang peduli dan terbaik bagi masa depan lembaga ini.

Namun, pihaknya prihatin jika dalam pemilihan muncul isu-isu yang tidak mengenakkan seperti politik uang. Bagi IPNU-IPPNU hal itu tentunya merupakan pendidikan yang buruk.
Soetan Bathugana Minta Maaf & Sowan ke Ciganjur

Soetan Bathugana Minta Maaf & Sowan ke Ciganjur

JAKARTA - Politisi Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana akhirnya meminta maaf kepada keluarga mantan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Sutan mengutarakan langsung permohonan maaf itu kepada istri almarhum Gus Dur, Sinta Nuriyah, di Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis 29 November 2012.

Sutan mendatangi kediaman keluarga Gus Dur bersama Ketua Umum Demokrat, Anas Urbaningrum, dan politisi Demokrat, Johny Allen Marbun. Mereka disambut oleh putri Gus Dur, Yenny Wahid, di ruang tamu. Tak berapa lama kemudian, Sinta Nuriyah muncul.
Gratis, Layanan Hosting bagi Sekolah Ma'arif NU

Gratis, Layanan Hosting bagi Sekolah Ma'arif NU

JAKARTA - Kabar gembira untuk sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU yang ingin mengembangkan jaringan informasi. Sebuah perusahaan IT yang berkantor di Jakarta menyediakan layanan web hosting gratis berkapasitas 200MB untuk sekolah dasar dan menengah selama satu tahun.

“Ada layanan web hosting gratis berkapasitas 200MB dan sudah lengkap dengan cpanel bagi institusi pendidikan dari SD, SMP, SMA, dan yang sederajat,” kata Ardyan Novanto Arnowo, Direktur Net Matrix Technology yang menawarkan layanan gratis kepada NU Online di Jakarta, Rabu (28/11).

Menurut Ardyan Novanto yang juga tim IT NU Online, layanan hosting gratis itu merupakan bentuk sumbangsih perusahaannya untuk membantu memajukan pendidikan di Indonesia.
Kirun: Nganddulo Sarunge Kiai

Kirun: Nganddulo Sarunge Kiai

JEPARA - Pelawak asal Madiun Syakirun alias Kirun mengungkapkan dirinya sering diundang oleh para kiai, habaib semisal Gus Mus, KH Maimoen Zubair. Bukan untuk melawak melainkan ceramah.

Karena undangan itu dari kiai, ia enggan menolaknya. Kata Kirun dalam pengajian dalam rangka peresmian musholla Nurul Huda, sunatan massal dan santunan yatim piatu desa Bandungrejo, kecamatan Kalinyamatan, Selasa (27/11).

Menurut Kirun, profesi pelawak yang ia geluti selama ini adalah menjual mulut. Hal itu berbeda dengan pekerjaan yang lain. Ia menyontohkan, petani bekerja dengan cara menanam kemudian memanen, pedagang menjajakan dagangannya agak laku, PNS bekerja sesuai dengan skill masing-masing. “Lha aku kerjo mung adol cocot (kerjaan saya ini berjualan mulut),” ungkapnya dengan disambut tawa ribuan jamaah yang hadir.
Jambore Pelajar-Santri & CBP IPNU Akan Digelar Jelang Kongres

Jambore Pelajar-Santri & CBP IPNU Akan Digelar Jelang Kongres

JAKARTA - Sedikitnya 500 pelajar dan santri akan berkumpul di Bumi Perkemahan Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (28/11). Mereka melaksanakan Jambore Pelajar-Santri Nusantara dan Apel Akbar Corp Brigade Pembangunan (CBP) IPNU.

Kegiatan ini termasuk rangkaian acara Pra-Kongres XVII Ikatan Pelajar Nahdaltul Ulama (IPNU) yang digelar di Palembang, 30 November hingga 4 Desember. Menurut Nurudin, ketua panitia, jumlah tersebut terdiri dari 350 anggota CBP IPNU dan sekitar 200 pelajar dan santri.

Dalam jambore atau perkemahan besar tingkat nasional ini, pelajar dan santri akan digembleng dengan sejumlah materi dan latihan-latihan tertentu. Sementara CBP IPNU, selain apel, mereka akan turut mengamankan keberlangsungan acara kongres.

“Mereka semua nanti juga akan ada bakti sosial,” ujar Nurudin.
LAZISNU Gelar Program Gaza Call Us

LAZISNU Gelar Program Gaza Call Us

JAKARTA - “Anak-anak di Gaza sekarang telah kehilangan masa kanak-kanak, yang seharusnya bisa mereka nikmati dengan keriangan dan kehangatan. Mereka lupa apa itu damai, gembira dan lucu. Mereka hanya ingat tentang perang, darah dan kematian”

Adanya gencatan senjata yang hadir sejenak antara Palestina-Israel kemarin, tidak serta merta menyudahi persoalan kemanusiaan di Gaza. Nestapa warga sipil Gaza, Palestina, menggugah banyak pihak untuk berbuat. Wajah pias anak-anak Gaza akan kesedihan karena kehilangan ayah atau ibunya, tidak bisa sekolah karena rudal-rudal yang menghancurkan gedung sekolah, melejitkan jumlah yatim-piatu Palestina. Anak-anak palestina di gaza itu saudara kita. Saudara kita seiman dan seagama. Relakah anda harapan dan impian mereka hancur begitu saja?

Begitupun dengan rumah-rumah mereka yang hancur pasca penyerangan, diperparah cuaca dingin yang menggigit. Pangan, medis, juga selimut dan pakaian hangat menjadi keperluan mendesak bagi warga Gaza.
Sejarah, PBNU Pernah Himbau Laksanakan Qunut Nazilah untuk Palestina

Sejarah, PBNU Pernah Himbau Laksanakan Qunut Nazilah untuk Palestina

Ada satu persepsi yang aneh, yakni NU tidak dinilai bela negara Palestina. Persepsi ini dimunculkan agar ada citra bahwa hanya sekelompok orang yang turun ke jalan atau membentangkan bendera hitam, putih, hijau dan merah, yang dinilai bela Palestina.

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menilai persepsi itu dengan bijaksana. "Mereka yang bilang kita tidak membela Palestina itu tidak pernah baca sejarah. Tidak perlu ditanggapi," kata Kang Said belum lama ini.

Sementara Rais Syuriyah PBNU KH Hasyim Muzadi menanggapinya dengan seloroh, "Isreal itu sudah terkutuk dari sononya. Jadi tidak perlu dikutuk."
Slank Meriahkan Peluncuran Program Pesantreneurship di Ogan Komering Ulu

Slank Meriahkan Peluncuran Program Pesantreneurship di Ogan Komering Ulu

OGAN KOMERING ULU - PC GP Ansor Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur-Sumsel, meluncurkan Program Pengembangan Pesantren dan Kewirausahaan, di Pesantren Nurul Fattah, Kota Baru Selatan-Martapura, (25/11).

Menurut Ketua PC. GP Ansor OKU Timur, Ahmad Makmun, baik GP Ansor maupun Koperasi Kalijaga menyatakan kesiapan pihaknya untuk segera merealisasikan program tersebut ke pesantren-pesantren dan desa-desa di OKU Timur.

"Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah, peluncuran program pengembangan pesantren dan kewirausahaan atau disebut Pesantreneurship bisa diresmikan. Kepada semua pihak yang mambantu dan personil Slank serta Ki Ageng Ganjur yang telah turut meramaikan acara ini kami haturkan terima kasih," sambut Ahmad Makmun, didampingi Apriandi, sekretars Ansor.

Pesantreneurship merupakan program bersama GP Ansor OKU Timur, Koperasi Kalijaga dan beberapa forum ikatan alumni santri pesantren di OKU Timur dan di luar OKU Timur.
Haul Sunan Kalijaga di Gelar Semalam di Kadilangu Demak

Haul Sunan Kalijaga di Gelar Semalam di Kadilangu Demak

DEMAK - Raden Syahid atau Sunan Kalijaga Kadilangu dalam berdakwah tidak menyinggung perasaan umat, tradisinya, adatnya, meskipun banyak yang tidak cocok dengan Islam.

"Kanjeng Sunan Kalijaga dalam berdakwah selalu memperhatikan adat budaya kaum yang dituju. Beliau menyebarkan agama yang berhaluan seperti Aswaja kita ini, sehingga diterima kaumnya."

Demikian disampaikan oleh KH Buchori Masruri saat memberikan mauidloh hasanah dalam acara Haul Kanjeng Sunan Kalijaga ke 427 diserambi Masjid Kanjeng Sunan Kalijaga Ahad (25/11).
Aksi Tuntut Bhatoegana Juga Digelar Gardabangsa Jawa Tengah

Aksi Tuntut Bhatoegana Juga Digelar Gardabangsa Jawa Tengah

SEMARANG - Puluhan orang yang dari Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda Bangsa), Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba), warga Nahdlatul Ulama (NU) serta dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) beramai-ramai turun ke jalan melakukan aksi pembelaan terhadap mendiang Abdurrahman Wahid (Gus Dur), di Jalan Pahlawan, Semarang, Selasa (27/11/2012).

Aksi itu untuk memprotes anggota DPR RI dari Partai Demokrat Sutan Bhatoegana yang pada suatu kesempatan mengatakan bahwa Gus Dur lengser dari kursi kepresidenan karena tersangkut kasus Bulogate dan Bruneigate.

Mereka berjalan dari kawasan Simpanglima menuju Jalan Pahlawan dan di depan kantor Gubernur Jawa Tengah. Dengan membawa foto Gus Dur, sejumlah poster dan bendera PKB, massa juga membagikan selebaran pada para pengguna jalan.
Gus Sholah: Seharusnya Batoeghana Minta Maaf

Gus Sholah: Seharusnya Batoeghana Minta Maaf

JOMBANG - Pernyataan petinggi Partai Demokrat Sutan Bathoegana yang menyebut KH KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) terlibat kasus korupsi Brunaigate dan Buloggate mendapat reaksi dari KH Salahuddin Wahid (Gus Solah), adik kandung Gus Dur.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng Jombang ini mengatakan, Bathoegana merupakan orang yang serba tidak tahu. Dengan kata lain, anggota DPR RI tersebut tidak mengerti dengan yang diomongkan. Sudah begitu, Bathoegana juga tidak mau tahu.

“Bathoegana itu orang yang tidak tahu masalah. Sudah tidak mengerti, tapi tidak mau berusaha untuk mengerti. Makanya komentarnya seperti itu,” kata Gus Solah ketika ditemui di kediamannya, di Komplek Ponpes Tebuireng Jombang, Selasa (27/11/2012).
Puluhan Anggota GP Ansor Unjuk Rasa di DPP Partai Demokrat

Puluhan Anggota GP Ansor Unjuk Rasa di DPP Partai Demokrat

JAKARTA -- Ratusan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Ansor menggeruduk kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (27/11). Dengan membawa poster politisi Sutan Bhatoegana yang dicoret pada bagian mukanya, mereka meneriakkan agar politisi Partai Demokrat itu dipecat.

"Kami menuntut Partai Demokrat agar segera memberikan sanksi yang tegas, dan memecat Sutan Bhatoegana dari jabatan apapun, baik di partai maupun di DPR," kata sekretaris wilayah GP Ansor DKI Jakarta, Abdul azis.

Selain itu, mereka juga menuntut agar Sutan secepat mungkin menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga besar Nahdatul Ulama dan masyarakat Indonesia. Atas ucapannya yang menuding mantan Presiden RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur lengser dari jabatannya karena terlibat korupsi.
Kandidat Caketum IPNU-IPPNU Sepakat Pentingnya Kaderisasi

Kandidat Caketum IPNU-IPPNU Sepakat Pentingnya Kaderisasi

JAKARTA - Para kandidat Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) menyadari kelemahan proses kaderisasi di masing-masing organisasi. Mereka serentak akan mengatasi masalah ini.

Hal ini mucul dalam pemaparan visi dan misi bertajuk “IPNU-IPPNU Mencari Pemimpin Baru” yang digelar Harian Duta Masyarakat di Jakarta, Senin (26/11). Kandidat yang hadir, antara lain, Muhammad Idris dan Abdurrahman S Fauz (IPNU), serta Eka Fitri Rohmawati, Ni’matul Azizah, dan Farida Farihah (IPPNU). Beberapa calon lain absen dari acara ini.

Fauz menyatakan, selama ini kaderisasi banyak terjebak pada formalitas program. IPNU masih puas dengan penyelenggaraan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) atau Latihan Kader Muda (Lakmud). “Padahal kaderisasi seharunya panjang. Tidak hanya selesai di Makesta, di Lakmud, atau lainnya,” ujarnya.
Festival Akbar Santri Digelar di Unair

Festival Akbar Santri Digelar di Unair

SURABAYA - Sebanyak 762 santri dari 62 pondok pesantren di Jawa Timur mengikuti Festival Akbar Santri Jawa Timur 2012 yang digelar mahasiswa beasiswa santri Kementerian Agama (CSS Mora) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

"Baru kali ini rektorat dimasuki para santri, tentu kami sebagai tuan rumah merasa bangga, apalagi kesempatan tersebut juga baik bagi kami untuk mengenalkan Unair kepada para santri," kata Wakil Rektor I Unair Prof Syahrani dalam pembukaan di Rektorat Kampus C Unair Surabaya, Sabtu.

Ia mengharapkan, santri-santri yang ke sini bisa masuk Unair, seperti senior mahasiswa dari CSS Mora yang kini sudah berjumlah 200 orang lebih yang berkuliah di Unair.
Ketua Umum Muslimat Seharusnya Maksimal Dua Periode

Ketua Umum Muslimat Seharusnya Maksimal Dua Periode

Jakarta, NU Online
Mantan Ketua Umum PP Fatayat NU Maria Ulfa Anshor memiliki pandangan, jabatan ketua umum PP Muslimat NU seharusnya maksimal dua periode, mengikuti konteks makro saat ini. Presiden dan jabatan publik lainnya juga dibatasi maksimal dua periode.

“Kalau kita bercermin pada aturan organisasi, ini harga mati. Kalau persoalannya adalah proses kaderisasinya, saya yakin banyak sekali kader yang siap memimpin Muslimat NU,” katanya, Selasa (12/7). 
Para Kandidat Ketua IPNU-IPPNU Mulai Adu Visi Misi

Para Kandidat Ketua IPNU-IPPNU Mulai Adu Visi Misi

PALEMBANG - Sejumlah calon kandidat Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) bersaing menyampaikan visi dan misi kepemimpinan di kantor Harian Duta Masyarakat, Jakarta Pusat, Senin (26/11).

Acara bertajuk “IPNU-IPPNU Mencari Pemimpin Baru” ini diselenggarakan untuk menghadapi Kongres XVII IPNU dan Kongres XVI IPPNU di Palembang, 30 November hingga 4 Desember nanti. Salah satu agenda kongres adalah suksesi kepemimpinan pusat IPNU dan IPPNU periode 2013-2015.

Mewakili penyelenggara, Ahmad Millah menyatakan, kegiatan debat kandidat semacam ini biasa dilakukan Duta Masyarakat. Selain IPNU-IPPNU, Badan Otonom NU lain, seperti Gerakan Pemuda Ansor, juga kerap diundang.

“Kami ingin menjadi bagian dari sejarah kepemimpinan dan kebangkitan NU,” katanya.
KyaiPedia: KH Anwar Musaddad

KyaiPedia: KH Anwar Musaddad

Seorang ulama-intelektual yang berdedikasi untuk pengembangan lembaga ilmiah, namun tetap berdiri di atas tradisi pesantren. Keahliannya dalam Ilmu Perbandingan Agama tergolong langka di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) pada masanya.

Lahir di Garut pada 3 April 1909, menempuh pendidikan di HIS (Hollandsche Indische School, setingkat SD pada zaman Belanda), MULO (setingkat SMP) Kristelijk di Garut, dan AMS (setingkat SMA) Kristelijk di Sukabumi. Setelah menamatkan pendidikan menengah di sekolah Katolik tersebut, ia belajar di Pesantren Darussalam Wanaraja, Garut selama dua tahun, kemudian pada 1930 melanjutkan studi ke Mekah dan belajar di Madrasah al-Falah selama sebelas tahun.

Ia kembali ke tanah air menjelang berakhirnya kekuasaan Belanda. Pada masa penjajahan Jepang, Anwar Musaddad diangkat menjadi kepala Kantor Urusan Agama (Shumubu) dan ketua Masyumi untuk daerah Priangan. Pada masa revolusi, ia bergabung dalam Hizbullah dan memimpin pasukan bersama pengasuh pesantren Cipari, KH Yusuf Tauziri.
LPBH NU akan Somasi Partai Demokrat

LPBH NU akan Somasi Partai Demokrat

JAKARTA - Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) akan melakukan somasi kepas Partai Demokrat cq Sutan Bhatoegana yang menyatakan Gus Dur dilengserkan karena korupsi Buloggate dan Bruneigate.

“Ini bisa mendistorsi sejarah karena Gus Dur jatuh bukan kasus hukum, tapi korban konspirasi politik orang-orang yang terancam langkah Gus Dur selaku presiden. Sidang Istimewa 2001 dilakukan dengan agenda menyikapi pengangkatan Chaerudin Ismail sebagai Kapolri dianggap menyalahi TAP MPR VII/2000, bukan karena kasus hukum,“ kata ketua PP LPBHNU Andi Najmi Fuadi, Senin.

Ia mengaku telah mendapat masukan dan protes keras dari sejumlah warga dan pengurus NU dari berbagai daerah. Langkah hukum seperti ini dinilainya tepat untuk menjelaskan duduk persoalan yang sebenarnya.
Sufi, Jalan Damai Ditengah Kekerasan

Sufi, Jalan Damai Ditengah Kekerasan

Jakarta, NU Online
Situasi dunia saat ini dipenuhi dengan berbagai kekerasan yang tak henti-hentinya, berbagai upaya telah dilakukan untuk menumbuhkan perdamaian, sayangnya kekerasan masih terus berlangsung. Ajaran sufi, dapat menjadi alternative jalan damai ditengah kekerasan tersebut.

“Sekarang ini era kekerasan dan ekstrisme, tetapi kita lebih membutuhkan era spiritual, yang menjadi modal utama dalam menjalani kehidupan. Ajaran sufi memberi dampak positif dalam perilaku kehidupan sehari-hari,” kata KH Said Aqil Siroj, Senin (11/7).
Labbaika Yabnal Kautsar

Labbaika Yabnal Kautsar

[soundcloud url="http://api.soundcloud.com/tracks/68490427" params="?" width=" 100%" height="166" iframe="false" /]

Lirik Labbaika Yabnal Kautsar

Allahu...Allahu Akbar, isyfa`lana yaa Haidar
Sambut panggilan Husain...Labbaika yabnal Kautsar...

Terik sang surya membakar padang pasir Karbala
Sahara kini berubah jadi karbun wa bala
Inilah putra Ali, buah hati Fathimah
Putra Nabi yang mulia disiksa dan dihina

Terbakarnya hati...2x

Perih tak terobati Zainab pun menangisi
Husain yang disakiti

Darah suci syuhada yang mewarnai Karbala
Demi menjaga Islam, Husain rela berkorban
Syahid jadi harapan, merindu jumpa Tuhan

Allahu...Allahu Akbar, isyfa`lana yaa Haidar
Sambut panggilan Husain...Labbaika yabnal Kautsar...

Derai air mata putri Nabi tak tertahankan
Menatap paras Husain diarak bagai hewan
Kehormatan Nabi yang kini telah dihinakan
Tanpa belas kasihan mereka direndahkan

Sedih hati Nabi...2x

Melihat putri Ali, dirantai dan diikat serta dipertontonkan
Allahu...Allahu Akbar, isyfa`lana yaa Haidar
Sambut panggilan Husain...Labbaika yabnal Kautsar...

Sumpah demi ibu...sumpah demi ayahku...
Darah kan kutumpahkan, nyawapun kusembahkan
Demi Husain tersayang
*) Lagu ini sering diputar dalam event-event ahlul bait Indonesia, walaupun saya bukan termasuk pemeluknya, namun lagu ini bagus untuk mewarnai atmosfer bulan Muharram dan khususnya hari Asyura'
NU Menentang Pergerakan NII

NU Menentang Pergerakan NII

Ketua Umum PBNU, Said agil Siraj, menegaskan bahwa kelompok radikal yang membahayakan negara dan Pancasila layak dijadikan musuh bersama.

Hal ini disampaikan said pada diskusi nasional Membendung radikalisme, memperkokoh ahlussunnah wal jama'ah yang diselenggarakan PKB di gedung DPP PKB di Jakarta, Minggu (1/5).
IPNU-IPPNU Desak Menpora Lebih Perhatikan Pelajar

IPNU-IPPNU Desak Menpora Lebih Perhatikan Pelajar

JAKARTA - Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) mendesak pemerintah untuk lebih tanggap terhadap berbagai permasalahan yang menimpa para pelajar. Perhatian serius dibutuhkan demi menyelamatkan segenap potensi mereka selaku generasi bangsa.

Desakan ini muncul dalam pertemuan Ketua Umum IPNU Ahmad Syauqi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng di Jakarta, Rabu (21/11). Dalam kesempatan ini, IPNU menyampaikan visi besar agenda Kongres VII IPNU di Palembang, Sumatera Selatan, 1-4 Desember 2012.

Syauqi menyatakan, pelajar di Indonesia masih belum lepas dari persoalan yang sering dijumpai belakangan ini, seperti radikalisme agama, kekerasan, dan aksi tawuran.
PBNU: Setiap PWNU harus milik Lembaga Takmir Masjid (LTMNU)

PBNU: Setiap PWNU harus milik Lembaga Takmir Masjid (LTMNU)

JAKARTA -

Sebagai sarana penggerak masyarakat hingga ke tingkat ranting, seluruh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) wajib mengaktifkan lembaga dan lajnah yang dimiliki Nahdlatul Ulama.

Di antara lembaga itu adalah Lembaga Ta’mir Masjid NU (LTMNU). Demikian disampaikan Sektretaris Pengurus Pusat LTMNU Ibnu Hazen kepada NU Online di kantornya, Jalan Kramat Raya 164, Gedung PBNU Lantai 4, Jakarta Pusat, Rabu (21/11).

“Setidaknya di tingkat PWNU wajib mempunyai LTMNU. Kalau nggak, gerakan di bawah tidak akan maksimal,” katanya.
IPNU-IPPNU Dukuhwaru Tegal Nonton Bareng Film Resolusi Jihad

IPNU-IPPNU Dukuhwaru Tegal Nonton Bareng Film Resolusi Jihad

TEGAL - Komunitas Facebook IPNU–IPPNU Kecamatan Dukuhwaru menggelar acara nonton Breng film “Resolusi Jihad, Sejarah yang Dibungkam“ di pelataran rumah pengurus NU Desa Slaranglor, Ahad (18/11) malam.

Koordinator kegiatan Sepudin mengatakan sengaja kami melaksankan kegiatan tersebut karena ini ada moment yang sangat penting pada bulan ini yaitu peringtan hari pahlawan. Film Resolusi Jihad besutan tangan Zainul Munasichin itu membuktikan bahwa NU memiliki peranan yang sangat dalam perlawanan Inggris dalam pertempuran 10 November itu. Dengan Resolusi Jihad itulah maka terjadi pertempuran 10 November.

“Ini adalah sebagai bukti sejarah yang harus dipahami semua oleh semua generasi, sehingga sejarah harus juga mencatat bagaimana NU bisa menggerakkan kejuangan mempertahankan bangsa bukan hanya sekedar berpartisipasi tetapi menggerakan elemen kejuangan itu,“ katanya.
Lakpesdam NU Bogor segera Gugat Ahmadiyah

Lakpesdam NU Bogor segera Gugat Ahmadiyah

Keberadaan Ahmadiyah kembali dipersoalkan kalangan umat Islam. Kali ini datang dari Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Kota Bogor.
Tidak tanggung-tanggung, dalam keterangan pers-nya Rabu (22/6) siang di Mesjid Agung Bogor, Lakpesdam mengatakan, siap layangkan gugatan mewakili kepentingan umum (class action) terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI).
“Saat ini Kami tengah menyusun dan menginfentarisir tuntutan. Paling lambat minggu depan sudah kami daftarkan ke pengadilan,” kata Ketua Lakpesdam PBNU Kota Bogor, Khotimi Bahri.
KH Said Aqil Siradj: Ganti nama Israel!

KH Said Aqil Siradj: Ganti nama Israel!

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menyatakan, nama negara Israel harus diganti dengan nama yang tak mengidentikkan dengan kesukuan atau agama tertentu.

Menurutnya, persoalan nama menjadi bibit permusuhan dengan suku atau agama tertentu, terutama Palestina.

“NU sejak dulu mengutuk keras agresi Israel terhadap Palestina. Kemudian ada upaya perdamaian, yang dilakukan Yasser Arafat, juga kita dukung. Tapi memang Israel ini tak punya niatan baik. Rasismenya sangat tinggi. Nama negaranya saja masih berbau etnik, ya akan rentan konflik terus,” katanya di kantor PBNU Jakarta, Senin (19/11).
4000 Pelajar NU Purworejo Deklarasi Anti-tawuran dan Anti-Narkoba

4000 Pelajar NU Purworejo Deklarasi Anti-tawuran dan Anti-Narkoba

PURWOREJO - Sedikitnya 4.000 pelajar NU dari SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK mendeklarasikan gerakan perangi narkoba dan tawuran pelajar.

Deklarasi itu dilakukan di alun-alun Purworejo bersamaan dengan penutupan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) pelajar NU, akhir pekan lalu.

Deklarasi tersebut difasilitasi oleh Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Purworejo.
MK Akan Gelar Pengajian Konstitusi di Ponpes As Syafi'iyah Kedungwungu,
Desember Ini

MK Akan Gelar Pengajian Konstitusi di Ponpes As Syafi'iyah Kedungwungu, Desember Ini

INDRAMAYU - Sebagai upaya mensosialisasikan konstitusi di kalangan pondok pesantren, ulama dan pemuka agama, Mahkamah Konstitusi (MK) akan menggelar ‘’Pengajian Konstitusi’’ di Pondok Pesantren Asy-Syafi’iyyah Kedungwungu Krangkeng Indramayu Jawa Barat , 7 Desember 20012 mendatang.

Selain akan dihadiri langsung oleh Ketua Mahkamah Konstitusi RI, Prof Dr Mahfud MD yang akan memberikan ceramah umum, dan KH Salahuddin Wahid atau Gus Solah (Pesantren Tebuireng Jombang) Sebagai salah satu penceramah, juga akan dihadiri oleh sejumlah tokoh Nasional.

"Acara ini, bertujuan untuk membumikan substansi konstitusi di kalangan pondok pesantren, sehingga komunitas pesantren maksimal dalam memahami berbagai unsur konstitusi," Kata Nasrulloh Afandi, Ketua panitia perlaksana.
KH Sya'roni Ahmadi: Berdakwahlah Seperti Sunan Kalijaga

KH Sya'roni Ahmadi: Berdakwahlah Seperti Sunan Kalijaga

DEMAK - Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Sya'roni Ahmad dari Kudus merasa prihatin dengan munculnya berbagai kelompok Islam garis keras dan radikal. Ia meminta para ulama, kiai dan umaro untuk selalu waspada namun tetap arif dan bijaksana.

Demikian disampaikan KH Sya'roni Ahmad saat menyampaikan mauidhotul hasanah di hadapan ulama, kiai dan umaro sekabupaten Demak dalam rangka pertemuan rutin antara ulama umaro yang diselenggarakan oleh forum komunikasi ulama umaro se Kabupaten Demak di pendopo kabupaaten Demak, Ahad (18/11) lalu.

"Akhir akhir ini ada beberapa orang atau kelompok yang mengatasnamakan mubaligh maupun ulama yang dalam menyampaikan da'wahnya selalu memaksakan pendapatnya agar dianut dan diterima dan ini sangat memprihatinkan bagi umat Islam itu sendiri," kantanya.
Lomba Karya Tulis Ilmiah Tentang Gus Dur tahun 2012, Pesantren Tebu
Ireng

Lomba Karya Tulis Ilmiah Tentang Gus Dur tahun 2012, Pesantren Tebu Ireng

JOMBANG - Dalam rangka memperingati tiga tahun wafatnya KH Abdurrahman Wahid, Unit Penerbitan Pesantren Tebuireng, Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT) dan Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (Ikapete) bermaksud menyelenggarakan Lomba Karya Tulis.

LKTI bertujuan menggali masalah-masalah keumatan dan kebangsaan yang masih menjadi masalah aktual dan mendesak untuk dicari pemecahannya. Masalah-masalah ini adalah bagian dari masalah bangsa dan umat Islam yang menjadi kepedulian KH Abdurrahman Wahid.

Kategori
Kemenbudpar & PBNU Kembangkan Wisata Ziarah

Kemenbudpar & PBNU Kembangkan Wisata Ziarah

BANYAK potensi wisata ziarah yang dimiliki Indonesia. Untuk itu, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata bekerja sama dengan PBNU dalam hal pengembangan dan pelestarian wisata ziarah, serta pendidikan dan pelatihan pariwisata di lingkungan Nahdhatul Ulama.

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik mengatakan, perjanjian kerja sama bertujuan mengoptimalkan pengelolaan potensi wisata ziarah di Indonesia dengan melibatkan partisipasi dan peran serta masyarakat sekitar lokasi wisata ziarah. PBNU, dalam hal ini memiliki kepedulian pada pemberdayaan masyarakat untuk perlindungan, pengembangan, dan pelestarian lokasi wisata ziarah yang merupakan salah satu program prioritas pengembangan pariwisata nasional.
Imam Nawawi al-Bantany: Puasa hari Asyuro' & amalan lainnya

Imam Nawawi al-Bantany: Puasa hari Asyuro' & amalan lainnya

Dalam kitab Nihayatuz Zain, Syaikh Nawawi al-Bantani menerangkan hari-hari tertentu yang disunnahkan berpuasa. Pertama puasa hari arafah, yaitu puasa pada tanggal sembialn Dzulhijjah bagi yang tidak berhaji.

Kedua puasa tanggal sepuluh Muharram yang dikenal dengan hari asyuro'. Ketiga puasa tanggal Sembilan Muharram atau disebut dengan hari tasu'a. Keempat puasa enam hari di bulan Syawwal. Kelima puasa tanggal tiga belas pada tiap bulannya. Keenam puasa hari senin dan kamis.

Demikian diterangkan dengan kalimat
PBNU: Liga Arab Gagal Berperan Aktif Soal Palestina

PBNU: Liga Arab Gagal Berperan Aktif Soal Palestina

JAKARTA -

Nahdlatul Ulama (NU), civil society berbasis massa Islam terbesar di Indonesia mengutuk keras tindakan brutal Israel yang membombardir wilayah Gaza di Palestina. Peristiwa ini dinilai sebagai akibat kegagalan Liga Arab dalam menjalankan fungsinya menciptakan perdamaian untuk negara-negara Arab.

"Apa gunanya Liga Arab kalau tidak bisa menciptakan perdamaian untuk negara-negara di wilayah Arab. Liga Arab sudah gagal menjalankan fungsinya," tegas Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj di Jakarta, Senin (19/11).

Secara umum NU menilai serangan Israel sebagai perbuatan yang keji dan melampaui batas-batas kemanusiaan.
NU Jatim Minta Pemerintah Bubarkan Ormas Penganjur Khilafah

NU Jatim Minta Pemerintah Bubarkan Ormas Penganjur Khilafah

Jombang, NU Online
Ketua PWNU Jawa Timur KH Mutawakkil Alallah meminta pemerintah bersikap tegas terhadap organisasi kemasyarakatan yang tidak berasas Pancasila. Kalau perlu dibubarkan, karena mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal ini disampaikan ketua PW NU saat hadir dalam Harlah NU ke 85 yang digelar PC NU Jombang di GOR Merdeka Jombang, Ahad (10/7) yang juga dihadiri ketua PBNU H Saifullah Yusuf yang juga wakil Gubernur Jawa Timur.

Dikatakan Mutawakkil, sekarang ini marak bemunculan ormas yang terang-terangan mengajarkan khilafah dan tidak mengakui adanya asas Pancasila. ”Mereka menginginkan NKRI diganti khilafah, jika Indonesia ingin makmur,” ujarnya dihadapan ribuan jamaah.
Seniman Harapkan NU Perkuat Kebudayaan

Seniman Harapkan NU Perkuat Kebudayaan

Jakarta, NU Online
“Garis perjuangan NU sudah tepat. Tinggal praktiknya,” ungkap Sides Sudyarto D. S. penyair kelahiran Tegal di sela acara launching dan bedah buku antologi puisi Negeri Cncin Api, pada 09/07 di Galeri Cipta 2 Taman Ismail Marzuki.

“Dulu, ketika NU jadi parpol, berperan banyak untuk bangsa,” tambah salah seorang “saksi” dalam peristiwa “Pengadilan Puisi Indonesia Mutakhir” tahun 1974 di Bandung ini. “Peran NU sekarang harus memperkuat kebudayaan. Memperkuat berarti menyelamatkan.”
Pengurus NU Diminta Serius

Pengurus NU Diminta Serius

Pekalongan, NU Online
Pengurus Nu di semua tingkatan untuk lebih serius ngurusi NU, jangan malah NU dijadikan tunggangan untuk meraih keuntungan pribadi. Kerja nyata pengurus NU sangat dinanti nanti oleh warga nahdliyyin, jangan sampai pengurus NU malah minta diurus.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Pekalogan H. Saahudin, STP saat memberikan kata sambutan pada acara peresmian kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Pekalongan Selatan, Ahad (10/7).
Chaerul Tanjung ajak NU kembangkan dunia usaha

Chaerul Tanjung ajak NU kembangkan dunia usaha

Jakarta, NU Online
Bos Para Group Chaerul Tanjung menyatakan sektor wirausaha merupakan sektor yang menjanjikan peluang kesejahteraan dibandingkan dengan sektor pertanian dan pemerintahan. Karena itu, ia mengajak warga NU untuk masuk dan menguatkan sektor ini jika ingin sukses.

Dijelaskannya, saat ini sektor pertanianmemberi kontribusi 42 persen distribusi tenaga kerja, tetapi hanya menyumbang 16 persen Produk Domestik Bruto (PDB). Kue ekonomi kecil yang harus dibagi untuk banyak orang menunjukkan sektor ini merupakan salah satu sumber kemiskinan.

Demikian pula, pemerintah hanya memberikan kontribusi sekitar 10 persen dalam perekonomian dan semakin lama, kontribusinya semakin turun, digantikan oleh sektor dunia usaha. Semakin maju dunia usaha, semakin kecil kontribusi pemerintah dalam perekonomian.

“NU kalau mau maju harus fokus di dunia usaha, bukan di pemerintahan,” katanya dalam seminar Membangkitkan Spirit Kewirausahaan Nasional, Menyongsong Visi Indonesia 2025 yang diselenggarakan dalam rangka harlah ke-85 NU, di Jakarta, Sabtu (09/7).
Ribuan Hadirin Padati Haul KH Munawwir Krapyak

Ribuan Hadirin Padati Haul KH Munawwir Krapyak

Dalam rangka haul ke-72 KH Muhammad Munawwir dan peringatan satu abad berdirinya Pondok Pesantren Munawwir Krapyak (1911-2011), Pondok Pesantren Munawwir Krapyak mengadakan pembacaan tahlil dan khataman Al-Qur'an.

Acara khaul dan peringatan satu abad Pondok Pesantren Munawwir Krapyak dihadiri oleh ribuan Kyai, santri dan Tamu undangan serta masyarakat setempat. Acara khataman dilaksanakan dalam dua bentuk, yakni bilghoib (hafalan) dan binnadhar (membaca).

Sebelum puncak acara, yang digelar Ahad (15/5), dilangsungkan juga rangkaian acara semaan Al-Qur’an lebih dari seratus majlis di berbagai tempat dan ditutup dengan khataman al- Qur’an untuk para masyayikh di Makam Dongkelan, Krapyak. Selain itu, diadakan pula seminar nasional dan temu Pengasuh Pondok Al-Qur’an.
Peminat Radio NU Online Semakin Meningkat

Peminat Radio NU Online Semakin Meningkat

JAKARTA - Pengajian kitab kuning dengan fasilitas radio streaming yang disiarkan setiap hari oleh NU Online mendapat respon yang cukup positif dari para pendengar. Minat warga mendengarkan pengajian melalui radio berbasis internet ini semakin meningkat.

"Pendengar radio ini yang istiqomah perhari sudah mencapai rata-rata sekitar 200 orang dari berbagai kalangan, tidak hanya di Indonesia tapi juga di luar negeri. Jumlah ini memang masih lebih rendah jika dibanding bulan Ramadhan. Namun semenjak awal Syawal kemarin, jumlah pendengar terus meningkat,” kata Direktur Radio Streaming NU Online, Mustiko Dwipoyono di Jakarta, Senin (12/11) sore.

“Para pendengar adalah warga pesantren dan masyarakat umum yang ingin mengikuti kajian kitab kuning. Melalui radio streaming mereka tidak harus langsung datang ke pesantren," tambahnya.
Prof Dr Mariam: Kajian Islam Tak Sebatas Ilmu Agama

Prof Dr Mariam: Kajian Islam Tak Sebatas Ilmu Agama

Guru Besar Universitas Ibnu Thufail Maroko Prof Dr Mariam Ait Ahmed berpendapat bahwa Islam adalah agama yang universal. Tidak benar membatasi kajian Islam hanya pada lingkup ilmu-ilmu agama atau syari’at belaka.

“Kalau studi Islam dipersempit hanya untuk mempelajari ilmu-ilmu syari’at saja maka kita akan menjadi fundamentalis,” ujarnya saat memberi kuliah umum “ad-Dirasah al-Islamiyah, Mafhumuha wa Majaluha” yang digelar Sekolah Tinggi Agama Islam NU (STAINU) Jakarta di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Senin (13/11) malam.

Menurut Prof Mariam, kajian Islam mencakup hampir semua bidang pengetahuan, mulai dari al-Qur’an, Hadits, politik, ekonomi, sosiologi, budaya, medis, hingga teknologi. Keniscayaan ini terkait dengan tuntutan Islam untuk selalu membawa manfaat bagi kebutuhan umat.
PBNU Dukung Usulan Amandemen 5 UUD 1945 oleh DPD RI

PBNU Dukung Usulan Amandemen 5 UUD 1945 oleh DPD RI

JAKARTA - Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyatakan dukungannya terhadap upaya amandemen ke-5 UUD 1945 yang digagas oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

“NU tak sakralkan amandemen, yang tak sesuai dengan prinsip para pendiri bangsa, diamandemen lagi,” katanya dalam acara Seminar Nsional Kerjasama PBNU dengan Kelompok DPD di MPR RI, Selasa, 13 November 2012 di gedung PBNU, Jakarta.

Ia menegaskan, NU tidak mungkin diam soal kebangsaan yang saat ini tengah mengalami kemerosotan. Tiga persoalan penting yang dihadapi bangsa adalah tidak jelasnya sistem kenegaraan, tidak jelasnya sistem ekonomi dan tidak jelasnya sistem kebudayaan. Hal ini diantaranya karena konstitusi yang diamandemen jauh dari cita-cita bangsa, yaitu semangat proklamasi dan Pancasila.
PCNU & PC Muhammadiyah Brebes Gelar Pelatihan Hisab Falakiyah Bersama

PCNU & PC Muhammadiyah Brebes Gelar Pelatihan Hisab Falakiyah Bersama

BREBES - Sebanyak 40 orang perwakilan dari Pengurus Masjid, Pengurus Pondok Pesantren dan Perwakilan dari NU dan Muhammadiyah turut ambil bagian dalam pelatihan hisab rukyat Kabupaten Brebes.

Hal tersebut untuk dilakukan untuk menjawab kekurangan ahli hisab dan rukyat di Kabupaten Brebes. “Masih minimnya ahli hisab dan rukyat, kami memandang perlu mengadakan pelatihan ini,” ujar Kabag Kesra H Mabruri SH melalui Kasubag Dikbudkespora H Imron Hisyam SH di sela-sela acara.

Mereka digembleng selama dua hari berturut-turut, Senin-Selasa (12-13/11) di Hotel Kencana Jalan Gajah Mada Brebes.
PBNU: BNN Bisa Lakukan Test pada Staff Istana

PBNU: BNN Bisa Lakukan Test pada Staff Istana

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) medorong Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan tes urine terhadap staf di lingkungan Istana Negara. Langkah ini secara tak langsung menjadi pembuktian ada tidaknya mafia, seperti diindikasikan oleh Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD.

Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) PBNU Andi Najmi Fuaidi, mengatakan tes urine terhadap staf di lingkungan Istana Negara dapat dilakukan oleh BNN sebagai penjabaran atas tugas-tugasnya sesuai dengan Undang-undang.

"Tugas BNN itu sesuai dengan Undang-undang ada dua, yaitu pencegahan dan penindakan. Tes urine adalah bagian dari pencegahan," tegas Andi di Jakarta, Senin (12/11).
PAC IPNU se-Tapalkuda Jawa Timur Deklarasikan Caketum IPNU

PAC IPNU se-Tapalkuda Jawa Timur Deklarasikan Caketum IPNU

Banyuwangi, Mendekati pelaksanaan Kongres IPNU XVII pada 30 Nopember sampai dengan 4 Desember 2012 di Palembang nanti, beberapa Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) antara lain, PC IPNU Banyuwangi, Jember, Lumajang, Situbondo, Bondowoso dan Kraksaan menggelar Deklarasi Calon Ketua Umum Pimpinan Pusat IPNU.

Hadir dalam kesempatan yang diadakan tanggal 11 Nopember 2012 tersebut beberapa ketua dan kader perwakilan Pimpinan Cabang yang tergabung dalam Koordinator Daerah (Korda) Tapal Kuda serta beberapa alumni IPNU se Tapal Kuda dan Banyuwangi.

Pada petemuan tersebut dilakukan kajian kelembagaan IPNU secara nasional dengan berbagai produk program dan hasil capaiannya. Sehingga mereka berkesimpulan bahwa IPNU memerlukan sosok seorang santri yang terpelajar yang mampu untuk memimpin IPNU pada tingkat Nasional dengan Mengusung dan Mendukung Muhammad Riza Azizy Hisyam.
[video] KH Muhammad Nizam as-Shofa, Pelantun Syiir Tanpo Waton

[video] KH Muhammad Nizam as-Shofa, Pelantun Syiir Tanpo Waton

Sekali lagi, Syiir tanpo waton yang populer didunia maya dan sekilas disyiirkan Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) ternyata di ambil dari salah satu VCD yang dibintangi KH Muhammad Nizam as-Shofa (Gus Nizam) yang sejatinya adalah pelantun syiir tanpo waton yang sebenarnya yang anda dengarkan.

Berikut wawancara dengan beliau oleh TV9:
Khofifah Tak Yakin Penyelesaian Kasus Politik yang Mengemuka Bisa Tuntas

Khofifah Tak Yakin Penyelesaian Kasus Politik yang Mengemuka Bisa Tuntas

Jakarta, NU Online
Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa tidak yakin sejumlah kasus politik yang sedang mengemuka, seperti pemalsuan surat MK, kasus Nazaruddin dan sejumlah kasus lainnya bisa diungkap dengan tuntas.

“Mereka saling menyandera dan mengunci. Jika satu fihak diungkap kasusnya, yang lain siap pula membuka kasus lawan,” katanya.

Ia mencontohkan beberapa kasus besar yang tidak selesai secara tuntas diantaranya adalah kasus Gayus Tambunan, yang hanya dijerat masalah paspor atau kasus mantan ketua KPK Antasari Azhar yang akhirnya mengambang.
Bulan Harlah NU Dimulai

Bulan Harlah NU Dimulai

Rangkaian harlah ke-85 NU dimulai dengan softlaunching yang diselenggarakan di halaman gedung PBNU, Sabtu (18/6) bertepatan dengan 16 Rajab, pas saat hari kelahiran NU.

Kiai Said Aqil Siroj menjelaskan, jika dihitung berdasarkan penanggalan hijriyah, harlah kali ini sudah 88 tahun sedangkan Masehinya 85 tahun. NU dilahirkan pada 31 Januari 1926 M atau 16 Rajab 1432 H.

“Berdasarkan keputusan muktamar ke-32 NU di Makassar, penyelenggaraan harlah dilakukan pada bulan hijriyah, tetapi agak sulit dalam sosialisasinya,” katanya.
Pengkaderan IPNU di Luar Jawa Perlu Lebih Diperhatikan

Pengkaderan IPNU di Luar Jawa Perlu Lebih Diperhatikan

Proses kaderisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dinilai masih banyak terkonsentrasi di Pulau Jawa. Penguatan kader pelajar di luar tempat kelahiran NU itu cenderung kurang diperhatikan.

Demikian disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah IPNU Sulawesi Selatan (Sulsel) Muhammad Ramli kepada NU Online, Senin (5/11). Dia mendorong Pimpinan Pusat IPNU menyadari kenyataan ini, mengingat potensi pelajar NU di luar Jawa tak kalah besar dengan di Jawa.

Ramli mengaku, pihaknya sudah melakukan pengaderan di Sulsel dengan 24 cabang IPNU yang tetap aktif. Namun, minimnya dukungan dari PP IPNU mempengaruhi intensifitas kaderisasi selama ini.

“Selama ini saya merasakan, kaderisasi masih terpusat di Pulau Jawa. Tolonglah, di luar jawa ini diperhatikan,” pintanya.

Di bidang pendidikan, IPNU Sulsel mengusulkan adanya pemberdayaan lebih maksimal bagi pelajar-pelajar berprestasi. Selain penciptaan kesempatan kerja, pemberdayaan dapat disalurkan, misalnya, melalui program beasiswa untuk jenjang pendidikan tinggi.

“Jika mereka berhasil, pasti mereka tetap akan kembali ke NU. Karena mereka merasa dibesarkan oleh organisasi itu,” tambahnya.

IPNU Sulses kini tengah menyiapkan sejumlah rekomendasi yang akan disampaikan pada Kongres XVII IPNU di Palembang akhir November nanti. Ramli juga berharap, siapapun pemimpin baru yang terpilih dalam kongres tersebut dapat membawa IPNU ke arah yang lebih baik. Sumber: NU Online
Panitia Kongres IPNU/IPPNU 2012 Mulai Konsolidasi di Palembang

Panitia Kongres IPNU/IPPNU 2012 Mulai Konsolidasi di Palembang

Kongres XVII Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Kongres XVI Ikatan Putri Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) yang akan dihelat pada 30 November hingga 4 Desember 2012 di Asrama Haji, Palembang, Sumatera Selatan, tinggal menunggu waktu. Hari ini, senin (05/11/2012), panitia Pusat kongres bersama IPNU-IPPNU melakukan rapat koordinasi dengan panitia pelaksana daerah, di kantor PWNU Sumatera Selatan. Sebelumnya, kedatangan rombongan panitia Pusat Kongres dari Jakarta ke Palembang yang didampingin secara langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat IPNU, Ahmad Syauqi pada Ahad (04/11/2012), disambut langsung oleh Ketua Tanfidziyah PWNU Sumatera Selatan, H Amri Siregar.
!--more--“Kedatangan panitia Pusat yang langsung didampingi ketua Umum IPNU ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh panitia daerah, baik dalam melakukan fiksasi kebutuhan teknis kongres, maupun berbagai hal strategis lainnya. Kami berharap ada penguatan oleh panitia pusat kepada panitia daerah agar semua berjalan sinergis dan lancer,” ungkap Amri Siregar.

Lebih jauh, Ahmad Syauqi menjabarkan maksud kedatangan panitia pusat kongres IPNU-IPPNU ke Palembang dalam rangka memperjelas detail teknis operasional pelaksanaan kongres.

“Konsolidasi ini merupakan momentum yang sangat penting, dalam rangka melakukan fiksasi menyuksesan kongres. Selama ini, kami dating dari Jakarta hanya membawa beberapa perwakilan panitia. Kali ini kami membawa semua koordinator panitia gabungan IPNU-IPPNU sejumlah 24 orang. Inilah waktu kami berkoordinasi secara total segala persiapan teknis oprasional kongres,” ungkap Syauqi.

Selain agenda penguatan dan singkronisasi kinerja, tambah Syauqi, kedatangan panitia Pusat kongres IPNU-IPPNU berkepentingan untuk melakukan pemetaan lokasi. “Kami akan segera mensurvey lokasi Asrama Haji beserta skenario pelaksanaan teknis kongres yang rencananya akan dihadiri oleh sejumlah 3000 peserta dari seluruh Indonesia,” kata Syauqi.

Koordinasi dan konsolidasi antara panitia Pusat dan panitia Daerah ini diharapkan menjadi sarana mendorong suksesnya Kongres IPNU XVII dan Kongres IPPNU XVI, sehingga nama NU di Sumatera Selatan akan semakin bergaung. Sumber: NU Online
Isi Liburan, Guru Maarif Ikuti Pelatihan Profesional

Isi Liburan, Guru Maarif Ikuti Pelatihan Profesional

Brebes, NU Online
Upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) guru terus digalakan guna mencapai profesionalisme. Termasuk yang dilakukan oleh MTs Maarif NU 01 Brebes bekerja sama dengan United States Agency For International Development (USAID) Amerika-Indonesia menggelar pelatihan pengajaran profesional.

“Guru profesional tidak sebatas secarik kertas untuk mendapat tunjangan sertifikasi dari pemerintah, tapi yang lebih utama adalah aplikasi di lapangan,” ujar Kepala MTs Maarif NU 01 Brebes Drs Sufa Wijaya, Ahad (26/6).
PCI NU akan Didirikan di Jerman

PCI NU akan Didirikan di Jerman

Salah satu organisasi Islam terbesar Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU), akan menggelar rapat pada 16 dan 17 April mendatang di Jerman untuk menyiapkan pembentukan Pengurus Cabang Istimewa (PCI) di negara itu. "PCI NU di Jerman penting dibentuk yang akan menjadi wadah silaturahmi bagi sesama warga Nahdliyin yang berdiam di Eropa, khususnya di Jerman," kata dosen Universitas Paramadina yang juga dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU), Suratno, Rabu.

Menurut Suratno yang sekarang tengah mengejar gelar Phd di Universitas Frankfurt Jerman, pentingnya keberadaan PCI NU tersebut di Jerman lebih untuk menjaga relasi dunia Islam-Barat yang harmonis dan dalam menyelesaikan problem sosial-keagamaan di tanah air.
Inilah The Most Influential Moslem 2010, Puluhan dari Indonesia

Inilah The Most Influential Moslem 2010, Puluhan dari Indonesia

Jakarta, NU Online.
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj masuk dalam jajaran 50 tokoh paling berpengaruh di dunia tahun 2010. Terdapat tiga tokoh Indonesia yang diangggap paling berpengaruh, yaitu presiden SBY, berada di urutan 9, KH Said Aqil Siroj, urutan 19 dan Din Syamsuddin urutan 39.

Pembuatan ranking tokoh muslim paling berpengaruh di dunia ini dilakukan oleh The Royal Islamic Strategic Studies Centre (RISSC), sebuah lembaga penelitian independen yang berafiliasi dengan the Royal Aal al-Bayt Institute for Islamic Thought, sebuah NGO Islam internasional, institute independen yang berkedudukan di Amman Jordania. Rangking tokoh paling berpengaruh ini dikeluarkan setiap tahun sekali.

Sebagai pemimpin NU dengan jutaan pengikut, Kiai Said memiliki pengaruh yang sangat besar dalam mengendalikan arah dan jalannya organisasi dengan jaringan yang mengakar sampai ke tingkat desa-desa.
RI dan Austria Gelar Dialog Lintas Agama

RI dan Austria Gelar Dialog Lintas Agama

London, NU Online
Indonesia dan Austria mengelar dialog lintas agama (DLA) untuk ketiga kalinya yang diselenggarakan di kota Wina dan Salzburg, Austria sejak Senin (6/6) dan berakhir Jumat (10/6).

Dialog lintas agama membahas tanggung jawab negara, pemuka agama dan masyarakat dalam mengelola keberagaman dan kebebasan beragama, ujar Sekretaris Tiga KBRI Wina Luna Amanda Sidqi dalam keterangannya yang diterima Antara News London, Selasa.

Dialog tahun ini mengusung tema "Religious Pluralism, Freedom of Religion Responsibilities of State, Society and Religious Communities".
PBNU Akan Ke Saudi Arabia 2 Bulan Lagi, Eratkan Kerjasama

PBNU Akan Ke Saudi Arabia 2 Bulan Lagi, Eratkan Kerjasama

JAKARTA - Kunjungan PBNU ke Pusat Pemerintahan Arab Saudi dua bulan mendatang tidak membahas isu pemekaran Masjid Nabawi yang mencakup pembongkaran makam Rasulullah. Menurut KH Malik Madani, pertemuan tersebut tidak berhubungan dengan rumor pembongkaran makam tersebut.

“Pemerintah Arab Saudi mengundang PBNU untuk bertandang ke pusat Pemerintahan Arab Saudi di Riyadh dalam rangka silaturahmi,” kata KH. Malik Madani, Katib Aam PBNU kepada NU Online, Kamis (1/11) siang.

Pemerintah Arab Saudi tengah menjalin keintiman dengan NU. Silaturahmi yang dirancang ini diarahkan untuk mengembangkan dunia Islam secara umum. Pemerintah Arab Saudi merasa penting untuk menggandeng NU sebagai partner strategis ke depan.
Apa itu Diba'an?

Apa itu Diba'an?

Diba'an adalah tradisi membaca atau melantunkan shalawat kepada Nabi Muhammad yang dilakukan oleh masyarakat NU. Pembacaaan shalawat dilakukan bersama secara bergantian.

Ada bagian dibaca biasa, namun pada bagian-bagian lain lebih banyak menggunakan lagu. Istilah diba’an mengacu pada kitab berisi syair pujian karya al-Imam al-Jaliil as-Sayyid as-Syaikh Abu Muhammad Abdurrahman ad-Diba’iy asy-Syaibani az-Zubaidi al-Hasaniy.

Kitab tersebut secara populer dikenal dengan nama kitab Maulid Diba’. Pembacaan syair-syair pujian ini biasanya dilakukan pada bulan maulud (Rabiul Awal) sebagai rangkaian peringatan maulid Nabi.
PBNU Ke Sudan Eratkan Kerjasama Ekonomi

PBNU Ke Sudan Eratkan Kerjasama Ekonomi

Khartoum, SUDAN - Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj beserta rombongan termasuk istri Hj Nurhayati Said Aqil, Bendahara Umum PBNU Bina Suhendra, Abdul Rashid Tang Abdullah, dan beberapa pengusaha Malaysia melakukan kunjungan kerjasama ke Sudan.

Menurut beberapa sumber, Kang Said Ke Sudan beserta rombongan yang langsung disambut dengan Seni Hadrah JSQ bertujuan untuk menyepakati sejumlah MoU antara Sudan, Malaysia, China dan Indonesia yang diwakili oleh NU dalam rangka pengembangan sektor ekonomi dari berbagai bidang budidaya dan potensi.

Acara yang bertajuk Silaturahim dan tatap muka bersama DR KH Said Aqil Siroj ini diselenggarakan di Wisma KBRI untuk Sudan dan Eritrea, atas kerjasama antara Pengurus Cabang Istimewa NU Khartoum Sudan dengan KBRI.

Kategori

Kategori