Indonesia Ngobrol, Ngobrol Indonesia

Post Page Advertisement [Top]

JAKARTA - Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) pada Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) yang akan berlangsung 11-18 Desember di Papua akan mendesak Pemerintah RI untuk sungguh-sungguh menyelesaikan persoalan-persoalan yang menjadikan rakyat Papua merasa diperlakukan tidak adil dan dipinggirkan.

“Kita Mendesak pemerintahan SBY untuk sungguh-sungguh menyelesaikan segala persoalan yang ada di Papua,” kata Ketua SC Muspimnas PB. PMII, Sabarudin Rery dalam rilis yang dikirim ke NU Online, Senin(10/12).

Dia menjelaskan, Provinsi Papua Barat masuk dalam peringkat pertama sebagai Provinsi termiskin di Indonesia, provinsi yang baru berdiri ini memiliki angka kemiskinan sekitar 36,80% dari total jumlah penduduk sekitar 770 ribu jiwa. Di peringkat kedua ada Provinsi Papu, provinsi yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Papua Nugini ini memiliki kemiskinan sekitar 35% dari total 2,8 juta penduduknya.

“Ada beberapa faktor yang menyebabkan Papua masih memiliki tingkat kemiskinan yang tinggi. Diantaranya adalah ketidakmampuan pemerintah pusat maupun daerah dalam mengelola pemerintahan. kemudian faktor konektivitas, Papua masih tergolong susah dijangkau,” ujar sabarudin.

Secara geografis, wilayah Papua merupakan daerah terdepan bagian timur yang berdampingan dengan Negara Papua Nugini dan berhadapan langsung dengan kawasan Asia pasifik yang menjadi pusat lalu lintas perdagangan dunia. ”keberadaan Papua yang sebagai kawasan terdepan Indonesia bagian Timur sangat strategis untuk mendorong peningkatan ekonomi bangsa sekaligus menjaga pertahanan dan keutuhan NKRI,” katanya.

Kekayaan alam yang semestinya menjadi anugerah terbesar bagi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat papua justru sebaliknya menjadi bencana bagi rakyat papua. Dimana kekayaan yang ada menjadi rebutanpengaruh diantara kekuatan-kekuatan ekonomi dan politik nasional maupun global, yang kemudian menafikan eksistensi rakyat papua sebagai pemilik sah dari tanah papua.

Sebagai suatu wilayah yang memiliki kekayaan alam dan tambang yang melimpah seharusnya menjadikan rakyat papua sejahtera, tapi kenyataannya kesejahteraan papua jauh dari yang diharapkan, mereka hidup dalam kemiskinan, ibarat pepatah “Tikus mati di lumbung padi”. Sumber: NU Online

No comments:

Post a Comment

Bottom Ad [Post Page]