Anjuran Bergembira di Hari Raya

Anjuran Bergembira di Hari Raya

Tidaklah berlebihan jika istilah Hari Raya digunakan kata ganti untuk idul fitri meskipun secara bahasa jauh berbeda, karena idul fitri bermakna kembali suci. Sedangkan hari raya adalah kata yang berhubungan dengan perasaan gembira. Meskipun keduanya dapat saling berhubungan, sebab di idul fitrilah orang-orang muslim bergembira.

Kegembiraan dalam menyambut idul fitri bukanlah sebuah kesalahan. Sebab demikianlah runutan sejarahnya sebagaimana diterangkan dalam hadits Rasulullah saw:
KH Ma'ruf Amin: Negara Mesti Tegas Kepada Kelompok Ekstrem

KH Ma'ruf Amin: Negara Mesti Tegas Kepada Kelompok Ekstrem

JAKARTA - Mustasyar PBNU KH Ma’ruf Amin mendorong pemerintah untuk mengambil tindakan khusus terhadap kelompok ektremis atas nama agama atau politik. Negara, menurut Kiai Amin, tidak boleh bersikap abai terhadap mereka yang melanggar komitmen kebangsaan. Pasalnya, negara ini memiliki prinsip-prinsip dasar yang mesti dipatuhi setiap warga di Indonesia.

Kepada NU Online di Gedung PBNU jalan Kramat Raya nomor 164, Selasa (22/7), Kiai Ma’ruf menyebut tahapan sikap negara. Pertama, negara perlu kembali mengingatkan mereka bahwa kita menyepakati etika dan komitmen berbangsa.
Khofifah Indar Parawansa: Dai Perlu Lihat Relevansi Dakwah dan Masalah
Umat

Khofifah Indar Parawansa: Dai Perlu Lihat Relevansi Dakwah dan Masalah Umat

JAKARTA - Ketua Umum Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa mengajak peserta pelatihan da’i dan da’iyah NU untuk mengidentifikasi masalah sosial untuk kemudian mencarikan solusinya. Khofifah mengingatkan, kekeliruan identifikasi persoalan umat akan berdampak pada efektivitas dakwah itu sendiri.

“Tugas Da’i itu mengamankan umat. Hanya saja konsep keamanan para da’i dengan aparat kepolisian tentu beda. Ancaman keamanan para da’i dan aparat keamanan tentu beda,” terang Khofifah dalam penutupan pelatihan kader da’i dan da’iyah NU di Gedung PBNU, Selasa (22/7).
Dukung untuk Gaza Terus Mengalir

Dukung untuk Gaza Terus Mengalir

PRINGSEWU LAMPUNG - Konflik senjata di jalur Gaza memporak-porandakan negeri Palestina sebagai salah satu saksi sejarah umat Islam di dunia. Hal ini yang membuat umat Islam di seluruh dunia khususnya di Indonesia merasa perihatin. Di Pringsetu Lampung, para pemuda dan masyarakat membentuk suatu wadah untuk melahkukan penggalangan dana untuk Gaza yang diberi nama Gerakan Pringsewu Peduli Gaza (GPPG).

GPPG dibentuk sebagai jembatan antara masyarakat yang ingin memberikan sembangsih untuk Rakyat Palestina, peserta di GPPG itu sendri di antaranya, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Ikatan Mahasiswa Muhammadyah (IMM), BEM STIT Pringsewu, STMIK Pringsewu, STKIP dan STKIS Muhammadiyah Pringsewu, FORMAP, FORNUSA, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), One Day One Juz (ODOJ), BKRMI, dan Pringsewu Community, yang di koordinatori oleh Ahmad Arifin.
Kenapa Jarang Lagi Fiqh Siyasah di Pesantren?

Kenapa Jarang Lagi Fiqh Siyasah di Pesantren?

JAKARTA - Sejak zaman Wali Songo, pesantren mengajarkan fiqih siyasah (fiqih politik) dan ilmu-ilmu lainnya. Fiqih siyasah memberikan pemahaman dan kesadaran kepada santri mengenai persoalan politik yang sedang berkembang.

Karena pesantren mengajari politik, Belanda kebingungan menghadapi pesantren. Setiap ada seseorang yang pulang dari ibadah haji, selalu ada dari mereka yang terlibat dalam aksi politik melawan penjajah. Sehingga pada tahun 1926, Belanda menerapkan Ordonansi Haji, di mana semua orang Indonesia yang sudah menjalankan haji harus mencantumkan gelar haji agar mudah diawasi.
PBNU Gelar Mudik Gratis ke 27 Kota

PBNU Gelar Mudik Gratis ke 27 Kota

JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama melalui Lembaga Takmir Masjid NU (LTMNU) membantu mudik gratis warga dengan tujuan 27 kota dan kabupaten di pulau Jawa dan Madura. Para pemudik berjumlah 1550 itu disediakan 28 bus.

Para pemudik itu dilepas Sekretaris Jenderal PBNU H Marsudi Syuhud, Bendahara Umum PBNU H Bina Suhendra, Ketua Lembaga Takmir Masjid NU KH Abdul Manan A Ghani di halaman gedung PBNU, Jakarta pada Ahad (20/7) siang.
LAZISNU Salurkan 15 Ribu Paket Zakat dari JK

LAZISNU Salurkan 15 Ribu Paket Zakat dari JK

JAKARTA - Pengurus Pusat Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (PP LAZISNU) menyalurkan paket lebaran Mustasyar PBNU H Jusuf Kalla kepada yang berhak. Secara simbolis, paket itu diberikan pada 9 warga di masjid An-Nahdlah, lantai dasar gedung PBNU, Jakarta, Sabtu sore (19/7).

Pemberian secara simbolis itu dilakukan Wakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said Ali disaksikan Ketua PP LAZISNU KH Masyhuri Malik, Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama KH Zakki Mubarok, Direktur Eksekutif PP LAZISNU Amir Ma’ruf, dan Sekretaris PP LDNU H Nurul Yakin Ishaq.
Kiai Minhajul Abidin, Ulama asal Keraton Surakarta

Kiai Minhajul Abidin, Ulama asal Keraton Surakarta

SOLO - Tak jauh dari daerah kompleks Keraton Kasunanan Surakarta, tepatnya di Kampung Gabudan, terdapat sebuah kompleks makam yang dipercaya oleh banyak orang sebagai salah satu waliyullah, Kiai Minhajul Abidin.

Menurut penuturan juru kunci makam, Yarsi, Kiai Minhajul Abidin atau yang biasa dikenal dengan sebutan Kiai Minhaj Gabudan merupakan seorang ulama yang terpandang di zaman itu. “Kiai Minhaj, pada masa itu merupakan seorang tokoh ulama di kalangan Keraton Surakarta,” terang ibu berusia paruh baya itu, kepada NU Online, Kamis (17/7).
Suasana Ramadhan di Maroko

Suasana Ramadhan di Maroko

Kerajaan Maroko atau dikenal dalam bahasa Arab “Mamlakah Maghribiyah” merupakan salah satu negara berpenduduk mayoritas Muslim. Seorang panglima pada kekhalifahan Bani Umayah bernama Uqbah bin Nafi’ membawa Islam ke tanah ini pada 680 M.

Negara yang terletak di sebelah barat Afrika yang memiliki garis pantai panjang dari Selat Giblartar hingga Laut Tengah ini memiliki tradisi dan budaya yang sedikit berbeda dari Indonesia, termasuk kala Ramadhan seperti sekarang ini.

Selain kebanyakan penduduknya yang menganut madzhab Maliki, penetapan 1 Ramadhan warga di sana selalu menunggu keputusan dari Raja sehingga perbedaan waktu memulai puasa pun tidak terjadi. Raja atau amirul mukminin juga menyerukan kepada semua warganya untuk mengikuti satu madzhab.

Lama puasa di Maghrib (Maroko) kurang lebih 16 jam, dimulai dari pukul 04.00 sampai dengan pukul 20.00 waktu setempat. Artinya, durasi tersebut dua jam lebih lama dibandingkan puasa di Indonesia. Tahun ini penduduk Muslim negara yang terkenal dengan negeri seribu benteng ini menjalani puasa bertepatan dengan musim panas.

Menu berbuka puasa yang disajikan juga tak kalah menarik. Saat berbuka mereka biasanya menghidangkan satapan khusus harirah, sup khas Maroko yang selalu disajikan dalam keadaan hangat.

Harirah biasanya ditambah dengan telur, tepung, roti, daging, atau sayuran dengan variasi berlimpah ruah. Disusul dengan halawiyat (makanan manis-manis) seperti kurma, baghir (pancake Maroko), syabbakia (wafer yang dilapisi madu dan mentega), dan diakhiri dengan macam-macam minuman, seperti susu, kopi, atau teh mint khas Maroko.

Seperti umat Islam di Indonesia, setelah shalat isya mereka bergegas meninggalkan santapannya dan menunaikan shalat tarawih, mereka berbondong-bondong dengan menggunakan jallaba (pakaian khas) Maroko. Di Maghrib kita tidak akan menemukan seseorang mengenakan sarung ataupun mukena ketika shalat.

Hal lain yang membedakan secara umum adalah bacaan dalam shalat. Imam di sana membaca bacaan surat lebih panjang sekitar 1 juz. Imam Masjid di Maroko wajib seorang hafidz (penghafal al-Qur’an) dan telah mendapatkan SK (Surat Keputusan) dari Raja.

Shalat tarawih mereka berlangsung dalam dua putaran, yaitu 8 rakaat setelah shalat isya dan dilanjutkan menjelang adzan subuh. Karena setelah shalat tarawih kebanyakan dari mereka melanjutkan santapan buka puasa dengan menu-menu khas Maghrib yang lainnya.

Penduduk Maghrib sangat menghormati Bulan Ramadhan karena selama bulan suci ini jam kerja hanya dari pukul 09.00 sampai dengan pukul 12.00 dan dibuka kembali seusai shalat tarawih hingga pukul 00.00.

Kita juga akan menemukan sedikit restoran, toko atau supermarket yang buka selama bulan Ramadhan. Hal yang unik pun terjadi ketika menjelang buka puasa sampai seusai shalat maghrib. kita tidak akan menemukan kendaraan apapun, sekalipun angkutan umum yang beroperasi. Jadi, pada waktu itu seluruh jalan diselimuti dengan ketenangan.

Sumber: NU Online
Puasa Bagi Ibu Menyusui

Puasa Bagi Ibu Menyusui

Bahwa perempuan yang menyusui itu diperbolehkan tidak berpuasa sepanjang berpuasa itu bisa membahayakan kesehatan dirinya dan anaknya atau salah satunya. Menurut madzhab syafi’i, jika seorang perempuan yang sedang menyusui melakukan puasa dan dikhawatirkan akan membawa dampak negatif pada dirinya beserta anaknya, atau dirinya, atau anak saja maka ia wajib membatalkan puasanya. Dan baginya berkewajiban meng-qadla` puasanya. Namun jika dikhawatirkan membahayakan anaknya saja, maka ia tidak hanya berkewajiban meng-qadla` tetapi ada kewajiban lain yaitu membayar fidyah. Hal ini sebagaimana dikemukakan Abdurrahman al-Juzairi:
Konsolidasi Takmir Masjid Digelar di Jakarta

Konsolidasi Takmir Masjid Digelar di Jakarta

JAKARTA - Lembaga Ta’mir Masjid Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LTM-PBNU) menyelenggarakan kegiatan Konsolidasi Nasional Lembaga Ta'mir Masjid di Jakarta selama tiga hari Kamis-Sabtu (17-19/7).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 45 pengurus LTM-PWNU dari 20 Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, Sumut, Sumsel, Kalsel, Sulsel, Sulteng, Maluku, Sumbar, Riau, Kepri, Lampung, Kalbar, Kaltim.

Dalam kegiatan bertajuk “Revitalisasi Peran Masjid sebagai Pusat Pembangunan Umat” itu LTM-PBNU mencanangkan program revitalisasi peran masjid melalui 7 aksi pemberdayaan. 7 aksi pemberdayaan ini merupakan keinginan hampir seluruh umat Islam di Indonesia.
Seruan Umum Rais Aam NU, KH Musthofa Bisri, Pasca Pilpres 2014

Seruan Umum Rais Aam NU, KH Musthofa Bisri, Pasca Pilpres 2014

JAKARTA - Pejabat Rais Aam PBNU KH A Mustofa Bisri mengajak segenap warga Indonesia bersyukur kepada Allah atas penyelenggaraan pilpres 2014 yang berlangsung tertib dengan besarnya partisipasi warga. Pemilihan pemimpin bangsa sebagai tahap awal dari nashbul imamah terlaksana dengan baik. Selanjutnya, tugas warga berdoa dan menanti hasil penghitungan KPU agar berjalan mulus tanpa gangguan.

“Dukungan semua pihak untuk KPU bekerja sesuai amanah konstitusi sangat dibutuhkan agar keputusannya menggambarkan apa adanya suara rakyat,” demikian seruan KH A Mustofa Bisri yang lazim disapa Gus Mus sebagai sikap PBNU pasca pilpres 2014, Kamis (17/7) pagi.
Sekali Lagi, Tentang Nuzulul Qur'an

Sekali Lagi, Tentang Nuzulul Qur'an

Dalam surat al-Baqarah ayat 185 jelas diterangkan bahwa al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadhan. Mengenai hal ini hampir semua ulama bersepakat.


شهر رمضان الذى انزل فيه القرأن هدى للناس وبينت من الهدى والفرقان


Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).

Hanya saja para ulama berbeda pendapat mengenai tanggal turunnya al-Qur’an di bulan Ramadhan ini. Imam Ibnu Ishaq berpendapat bahwa tanggal turunnya al-Qur’an adalah tanggal 17 Ramadhan pada tahun 41 dari kelahiran Rasulullah saw. hal ini berdasar pada surat al-anfal ayat 41:
Hikmah Puasa Menurut KH Ali Maksum Krapyak

Hikmah Puasa Menurut KH Ali Maksum Krapyak

Dalam kitabnya yang berjudul Risalatus Shiyam, Kyai Ali Maksum menerangkan tentang beberapa hikmah diwajibkannya puasa. Diantaranya,

Pertama, pelaku puasa akan lebih dekat dengan sifat-sifat terpuji (malakiyah). Dalam keadaan ini, seseorang yang berppuasa dan merasakan pahit getirnya apar, pasti lebih bisa brbelas kasih terhadap fakir miskin yang tidak mempunyai kekuatan (bahan makan) untuk hidup. Alkisah Nabi Yusuf as tidak mau makan atau mengambil makanan kecuali benar-benar lapar. Hal itu dilakukannya agar dia selalu ingat dan merasakan penderitaan orang-orang yang kesulitan makan, yang hidup serba kekurangan dan selalu tergencet kehidupan.

Kedua, puasa dapat membersihkan dan menjernihkan jiwa pelakunya dari sifat kebinatangan, sedang ibadah-ibadah lain yang dikerjakannya akan terwarnai dengan keikhlasan dan kemurnian batinnya, lepas dari kotoran keragu-raguan dan kekacauan.
LPTNU Se-Jatim Gelar Bimtek Siakad & Pemanfaatan IT

LPTNU Se-Jatim Gelar Bimtek Siakad & Pemanfaatan IT

JEMBER - Dalam rangka meningkatkan kemampuan pengelolaan Sistem Informasi Akademik (Siakad), Universitas Islam Jember (UIJ) bekerja sama dengan Lajnah Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Jawa Timur menggelar bimbingan teknik (Bimtek) bagi tenaga operator, dosen dan mahasiswa di aula Unej.

Bimtek tersebut sudah berlangsung sejak sepekan lalu, dan mendapat sokongan penuh dari tenaga IT Universitas Jember. Menurut Pembantu Rektor UIJ, Muhammad Qurtubi, Unej telah mengirimkan sejumlah tenaga IT-nya sebagai pemandu Bimtek.

“Kebetulan Pak Hasan (Muhammad Hasan, Rektor Unej) adalah Ketua LPTNU Jatim,” ujarnya di kampus UIJ, Jember, Senin (14/7).
LTNU Gelar Bedah Buku Wahabi di Sidoarjo

LTNU Gelar Bedah Buku Wahabi di Sidoarjo

SIDOARJO - Wahabi merupakan sebutan bagi pengikut ajaran Muhammad bin Abdul Wahab (w.1793 M), seorang tokoh yang diklaim oleh pengikutnya sebagai pemurni tauhid, lahir di kampung Uyainah, Najd, 70 km arah barat laut kota Riyadh, Arab Saudi sekarang. Tapi akhir-akhir ini bermuculan bantahan dari sebagian orang bahwa penisbatan Wahhabiyah (Wahabi) kepada Muhammad bin Abdul Wahab itu tidak benar.

Demikian disampaikan A. Ma’ruf Asrori dalam bedah buku “Rekam Jejak Radikalisme Salafi Wahabi; Sejarah, Doktrin, dan Akidah” di Masjid Agung Kota Sidoarjo yang deselenggarakan LPPQ Al-Karim Jawa Timur dalam Pengajian Ramadhan bersama LDNU, LTMNU dan LTNNU PCNU Sidoarjo, Ahad (13/7).

Bantahan mereka beralasan bahwa tokoh yang disebut itu bernama Muhammad bin Abdul Wahab, mestinya menjadi ”Muhammadiyah” bukan Wahabi, karena namanya Muhammad, sedang nama Wahab adalah nama ayahnya, Abdul Wahab.
LKNU Galakkan Gaya Hidup Sehat di Pesantren

LKNU Galakkan Gaya Hidup Sehat di Pesantren

JAKARTA - Pesantren identik dengan kesederhanaan dan kebersamaan, tetapi hal itu tidak mengurangi semangat para santri untuk terus belajar dan beribadah. Bukan berarti hal tersebut terus dibiarkan apa adanya, Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) bersama dengan Sesric (Statistical, Economic and Social Research and Training Center for Islamic Countries), sebuah organisasi yang berpusat Turki mendorong tumbuhnya perilaku gaya hidup sehat.

Selama satu tahun belakangan ini, mereka mengunjungi sejumlah pesantren di Jawa Timur meliputi Blitar, Tulungagung, dan Kediri. Di Jabar mencakup Cilacap, Depok dan Tasikmalaya sementara wilayah Jateng dipusatkan di Pati. Yang menjadi sasaran terutama pesantren yang infrastrukturnya masih kurang memadai untuk mampu memaksimalkan potensi yang ada demi menjalankan kualitas hidup yang lebih baik.
Menpera, Akan Makin Banyak Pesantren yang dapat Rusunawa

Menpera, Akan Makin Banyak Pesantren yang dapat Rusunawa

Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz mengungkapkan dari ribuan pesantren di Tanah Air yang mendapatkan bantuan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) untuk ditempati para santri baru mencapai 500 pesantren.

"Salah satu pesantren yang mendapatkan bantuan tersebut, yakni Pesantren Tahfidz Yanbuul Quran Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kudus," ujarnya, ditemui usai mengunjungi bangunan rusunawa di kompleks Pesantren Tahfidz Yanbuul Quran di Desa Menawan, di Kudus, Ahad.

Ia mengatakan, bantuan tersebut dikhususkan untuk pendidikan, meskipun ada pula bantuan untuk asrama guru, TNI/Polri, maupun untuk perawat.
Gus Mus: Israel-Palestina, Soal Penjajah Bukan Soal Agama

Gus Mus: Israel-Palestina, Soal Penjajah Bukan Soal Agama

REMBANG - Serangan brutal Israel yang menewaskan ratusan rakyat sipil Palestina telah mengundang simpati banyak pihak. Kecaman demi kecaman datang dari berbagai penjuru dunia, tak terkecuali Indonesia. Sebagian umat Islam di Tanah Air bahkan menuding konflik ini bernuansa sentimen agama.

“Kita tidak bisa berpikir jernih, kita (seharusnya) membela Palestina bukan karena Palestina negara yang banyak pemeluk Islam, tetapi seharusnya kita membela Palestina karena nasib Palestina sama seperti Indonesia yang dahulu dijajah oleh Belanda,” ujar Pejabat Rais Aam PBNU KH A Mustofa Bisri.

Sehingga, reaksi yang dimunculkan pun seyogianya tidak berlandaskan pada asumsi adanya permusuhan antaragama. “Mereka seperti ketika Hadratus Syekh Hasyim Asya’ri memberikan fatwa wajib Jihad, bukan karena Belanda non-Islam, tetapi karena mereka dahulu penjajah,” tandas pengasuh Pondok Pesantren Roudlatut Thalibin ini.
Gus Mus: Rasulullah, Contoh Pemimpin Lengkap

Gus Mus: Rasulullah, Contoh Pemimpin Lengkap

REMBANG - Pejabat Rais Aam PBNU KH A Mustofa Bisri mengatakan, Rasulullah memimpin umat dengan penuh perhatian dan kasih sayang. Apabila mengetahui rakyatnya ada yang tidak makan, Rasulullah langsung pucat an segera memberikan bantuan.

“Saya lebih berhak atas orang mukmin daripada diri sendiri. Seadainya ada orang mati meninggalkan harta, maka itu milik keluarganya. Seandainya ada orang mati meninggalkan hutang dan anak-anak asuhan, maka datanglah kepadaku, itu tanggung jawabku,” kata kiai yang akrab disapa Gus Mus itu menirukan pidato Rasulullah yang diriwayatkan Imam Muslim.

Gus Mus pada pengajian kitab Riyadhus Shalihin di Pondok Pesantren Roudlatut Thalibin, Sabtu malam (12/07) itu kemudian mempertanyakan apa ada pemimpin model itu sekarangini. “Sekarang kamu mencari pemimpin seperti itu, dimana kamu mencarinya?” tutur Gus Mus.
Tausyiah PBNU Pasca Pilpres 2014: Merajut Indonesia

Tausyiah PBNU Pasca Pilpres 2014: Merajut Indonesia

JAKARTA

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh


بسم لله، الحمد لله، والصّلاة والسّلام على سيّدنا ومولانا محمّد رسول لله ، وعلى أله وصحابته ومن تبع سنّته وجماعته ، من يومنا هذا إلى يوم البعث والنهضة .



Warga Indonesia di seluruh dunia, yang saya cintai. Alhamdulillah kita telah bersama-sama menjadi saksi sejarah Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Pilpres kali ini, menjadi momentum yang sangat penting, untuk menentukan masa depan bangsa dan negara kita. Juga, menentukan strategi pembangunan manusia Indonesia ke depan.

Hari ini, tadi kita sudah saksikan bersama tentang kedewasaan politik dan kualitas demokrasi bangsa Indonesia. Tanggal 11 Ramadhan dan 9 Juli 2014 menjadi sejarah penting, bahwa warga Indonesia mampu berpolitik secara sehat, santun, cerdas dan elegan. Politik tidak hanya milik kelompok elite, namun juga milik seluruh warga. Akan tetapi, perlu mencermati sikap-sikap berpolitik dengan memegang kaidah, norma dan fatsoen politik agar tidak menjadi arogan, merasa menang sendiri dan saling melempar kesalahan. 9 Juli 2014, kedewasaan politik bangsa Indonesia betul-betul sedang diuji.

Sudah saatnya warga Indonesia bersatu kembali. Tidak elok jika ada perbedaan sikap politik yang menjurus pada pertikaian horizontal. Yang harus diutamakan adalah kepentingan warga Indonesia agar bersatu, damai dan berpikiran jernih kembali. Tuntasnya kampanye politik dan pemilihan langsung, perlu disusul dengan menumbuhkan sikap santun, tenang dan menguatkan persaudaraan antar sesama, persaudaraan dalam kebangsaan, ukhuwah wathaniyyah. Sekali lagi, ini yang perlu digarisbawahi, persaudaraan antar sesama, persaudaraan dalam dimensi kebangsaan, ukhuwah wathaniyyah.
LAZISNU Serukan Nahdliyin Galang Dana Bantu Palestina

LAZISNU Serukan Nahdliyin Galang Dana Bantu Palestina

JAKARTA - Direktur Eksekutif Pengurus Pusat Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh (LAZISNU) H Amir Ma’ruf menyerukan umat Islam Indonesia untuk membantu korban tragedi kemanusiaan di Palestina. Bantuan bisa dilakukan dengan mengumpulkan dana yang akan disalurkan ke negara tersebut.

Menurut Amir, seruan itu juga sudah disampaikan kepada cabang-cabang LAZISNU di tiap tingkatan untuk segera menggalang dana. Ia berharap, tidak hanya LAZISNU yang melakukan hal itu, tapi banom, lajnah, dan lembaga NU.

Amir mengatakan, Palestina saat ini ada banyak luka dan korban nyawa, serta kerusakan infrastruktur. “Maka yang paling pokok, LAZISNU menyerukan mMuslim Indonesia untuk membantu. Mereka perlu dukungan internasional, terutama dunia Islam,” tegasnya.
KH Muchit Muzadi Rela Pulang Kampung Untuk Salurkan Hak Pilih

KH Muchit Muzadi Rela Pulang Kampung Untuk Salurkan Hak Pilih

JEMBER - Semangat KH Muchit Muzadi dalam menggunakan hak pilihnya patut dicontoh. Dalam pemungutan suara Pilpres Rabu (9/7) pagi, Kiai Muchit yang lazim disapa Mbah Muchit datang jauh-jauh dari Malang hanya untuk mencoblos surat suara di Jember.

Menurut menantunya, Syakroni, selama ini Mbah Muchit memang lebih banyak tinggal di Malang. Ia lebih kerasan tinggal di Malang dibanding di Jember.

“Selain itu, juga untuk memudahkan beliau kalau mau kontrol penyakitnya ke Surabaya. Kan kontrolnya relatif sering,” terang Syakroni kepada NU Online di rumahnya kemarin, Rabu (9/7).
Ghasab Akses Internet

Ghasab Akses Internet

Bahwa zaman sekarang kebutuhan terhadap internet memang tak dapat terelakkan. Kita rela mengeluarkan uang untuk mendapatkan layanan internet. Namun di tempat-tempat tertentu kita bisa mengaksesnya dengan gratis. Maraknya internet di satu sisi membawa dampak yang positif, tetapi di sisi lain juga membawa dampak yang negatif.

Bahkan dengan segala cara acapkali ditempuh untuk mendapatkan layanan internet, termasuk meng-hack jaringan internet, dengan cara membobol password-nya. Jika tidak dipassword, maka tidak ada persoalan, karena pemiliknya memang menyediakan layanan tersebut untuk bisa dinikmati semua orang. Tetapi jika dipassword kemudian kita menjelbolnya tanpa sepengetahun yang punya maka ini jelas bermaslah.
Gus Mus: Inilah Dua Golongan Perusak Agama

Gus Mus: Inilah Dua Golongan Perusak Agama

REMBANG - Pejabat Rais Aam PBNU KH A Mustofa Bisri mengatakan, ada dua golongan yang dapat merusak agama. Pertama, orang yang berpura-pura zuhud. Kedua, berbuat kebatilan demi agama.

Poin pertama kata kiai yang akarab disapa Gus Mus, bahwa ada orang yang mengaku meninggalkan dunia, tapi perilakunya malah rakus dengan harta. Ada pula yang selalu santai-santai dalam setiap perbuatannya.

“Zuhud seng bener iku wong seng menghargai awakke dewe lan nolak kerendahan, lan pakaiannya ora selalu tembel-tembelan (zuhud yang benar itu orang yang menghargai dirinya sendiri serta menolak kerendahan, bukannya malah suka memakai pakaian compang-camping),” tuturnya saat mengaji kitab Idhatun Nasyiin di pondok pesantren Roudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah.
NU-Muhammadiyah Hargai Presiden Pilihan Rakyat

NU-Muhammadiyah Hargai Presiden Pilihan Rakyat

SURABAYA - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur secara institusi/organisasi mengakui siapapun presiden-wakil presiden pilihan rakyat yang terpilih secara demokratis pada Pemilu Presiden 9 Juli 2014.

Wakil Ketua PW NU Jawa Timur, HM Sholeh Hayat, menyatakan, PW NU akan mengayomi dan mengakui keabsahan siapapun yang terpilih dengan suara terbanyak dan konstitusional secara demokratis.

"Mari kita jaga persatuan dan ketenangan proses pemilihan presiden, karena Pemilu Presiden itu sebenarnya hanya salah satu tahapan dan juga hak rakyat untuk menyalurkan aspirasinya," katanya.
Serangan Garda Nasional Israel kembali Targetkan Gaza

Serangan Garda Nasional Israel kembali Targetkan Gaza

GAZA - Operasi Israel pada Selasa terhadap para pejuang Gaza membunuh 27 orang dan melukai lebih 100 orang, kata dinas darurat, dalam hari kekerasan yang paling banyak merenggut korban jiwa di wilayah pesisir itu sejak 2012.

Serangan-serangan udara atas Gaza membunuh 23 orang, termasuk seorang anak yang berusia delapan tahun dan dua remaja. Selain itu pasukan Israel membunuh empat pejuang Hamas yang melakukan serangan atas satu pangkalan tentara di sebelah utara jalur yang terkepung itu.

Dalam serangan terburuk itu, satu peluru kendali menghantam satu rumah di kota Khan Yunis, di bagian utara Jalur Gaza setelah orang-orang dilaporkan membentuk perisai manusia untuk melindunginya, sehingga membunuh tujuh orang.

Juru bicara dinas darurat Ashraf al-Qudra mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa dua anak remaja termasuk di antara mereka yang meninggal dan sedikitnya 25 orang lagi cedera.
Gus Mus: Wong Lali Amal Ba'dane Mati

Gus Mus: Wong Lali Amal Ba'dane Mati

REMBANG - Wong saiki seneng ngopeni urusan amal-amal sak durunge mati, lali amal-amal ba’dane mati (Orang sekarang suka mengurusi urusan amal-amal sebelum mati, lupa dengan amal-amal setelah mati).

Demikian disampaikan KH A Mustofa Bisri saat mengisi pengajian pasanan kitab Riyadhus Shalihin, di Pondok Pesantren Raoudlatut Thalibin, Rembang, Jawa Tengah, Jumat malam (5/07).

Terkait masalah kelalaian manusia akan akhirat, kiai yang akrab disapa Gus Mus ini menjelaskan bahwa dunia adalah salah satu hal yang dapat membuat orang lupa kepada Allah, bahkan sampai berlebihan mencintai dunia.

Bagi Gus Mus, sekarang banyak pejabat memiliki mobil dan uang melimpah, tapi masih saja melakukan korupsi. Ada pula masyarakat yang mengaku sebagai orang miskin sehingga ketika ada bantuan-bantuan ia datang.

Gus Mus menyindir orang seperti itu sebagai orang fakir karena masih ‘butuh’ dengan memakan uang rakyat. “Itu akar masalahnya, karena pada rebutan dunia bukan rebutan surga,” ujar kiai yang sudah banyak menerbitkan buku tentang keislaman, kumpulan esai, puisi, cerpen dan humor ini.
Hakikat Puasa Ramadhan Menurut Syech Abdul Qadir Jailani RA

Hakikat Puasa Ramadhan Menurut Syech Abdul Qadir Jailani RA

Dalam kitabnya Al-Ghunyah Syaikh Abdul Qadir al-Jailani menerangka bahwa Ramdhan dalam bahasa arab terdiri dari lima huruf. Masing-masing mengandung makna tersendiri. Huruf ra’ mengandung ridhwanullah artinya keridhaan Allah swt. Huruf mim mengandung makna mahabatullah artinya kesayangan Allah swt. Huruf dhadh mengandung dhamanullah artinya tanggungan atau garansi Allah swt. Huruf alif mengandung ulfatullah belaskasih Allah swt. Dan huruf nun mengandung makna nurullah yang artinya cahaya ilahi.

Demikianlah kandungan yang terdapat di bulan Ramadhan ridhwanullah adalah ridha Allah, barang siapa yang bersungguh-sungguh beribadah di bulan ramadhan ia pasti akan mendapatkan ridha Allah. Barang siapa yang mendapatkan ridhanya berarti ialah orang yang paling beruntung. Nilai sebuah keridhaan jauh lebih mulia dari pada sekedar balasan dan pahala. Dengan kata lain mereka yang telah mendapatkan ridha-Nya pasti telah mendapatkan garansi dan jaminan dari Allah swt. apapun yang terjadi pada diri seorang hamba tidaklah perlu khawatir karena ia telah mengantongi kartu garansi dari-Nya itulah makan dhamanullah.
Bolehkah Berniat Puasa Ramadhan Sekaligus Sebulan Sekali Saja?

Bolehkah Berniat Puasa Ramadhan Sekaligus Sebulan Sekali Saja?

Puasa Ramadhan berbeda dengan ibadah lain. Hal ini bisa dilihat dari ganjaran dan pernak-pernik lainnya. Kue tradisional yang tidak hadir di bulan biasa, bisa mendadak banjir begitu saja di bulan puasa. Demikian halnya dengan hasrat berbuat baik di hati banyak orang. Begitulah kalau ditinjau dari berkahnya. Demikian juga dengan niat puasa.

Kalau niat ibadah lain ditanamkan persis berbareng dengan awal rukun ibadah bersangkutan, lain halnya dengan niat puasa Ramadhan. Niat puasa Ramadhan terbilang istimewa. Niat puasa harus dipancangkan sebelum beduk subuh yang menjadi awal ibadah puasa. Kalau niat puasa dikerjakan bersamaan dengan azan subuh, terang puasanya di hari itu tidak sah.

Bagaimana kalau seseorang memasang niat puasa untuk sebulan penuh di awal Ramadhan? Dengan niat sebulan penuh itu, ia mungkin berharap tidak perlu berniat setiap malam sebelum puasa di keesokan siangnya. Taqiyyuddin Abu Bakar bin Muhammad Al-Hushni dalam Kifayatul Akhyar menerangkan sebagai berikut.


ولا يصح الصوم إلا بالنية للخبر. ومحلها القلب, ولايشترط النطق بها بلا خلاف, وتجب النية لكل ليلة لان كل يوم عبادة مستقلة , ألا ترى أنه لا يفسد بقية الأيام بفساد يوم منه. فلو نوى الشهر كله, صح له اليوم الأول على المذهب.



Artinya, “Puasa tidak sah tanpa niat. Keharusan niat didasarkan pada hadits. Tempat niat itu di hati. Karenanya, niat tidak disyaratkan secara lisan. Ketentuan ini disepakati bulat ulama tanpa perbedaan pendapat. Niat puasa wajib dipasang setiap malam. Karena, puasa dari hari ke hari sepanjang Ramadhan merupakan ibadah terpisah. Coba perhatikan, bukankan puasa Ramadhan sebulan tidak menjadi rusak hanya karena batal sehari? Kalau ada seseorang memasang niat puasa sebulan penuh di awal Ramadhan, maka puasanya hanya sah di hari pertama. Demikian pendapat ini madzhab.”

Karenanya, melihat keistimewaan puasa Ramadhan itu, seseorang wajib memasang niat setiap malam. Untuk menghindari lupa niat, ada baiknya ia mengikuti Tarawih berjamaah. Di samping mendapat pahala sembahyang Tarawih dan silaturahmi yang berlipat ganda itu, ia tidak akan luput dari niat puasa yang lazim dipimpin imam sebelum Tarawih bubar. Wallahu A’lam.

Sumber: NU Online
Inilah Lama Puasa di Berbagai Belahan Dunia

Inilah Lama Puasa di Berbagai Belahan Dunia

JAKARTA - Sekitar 64 negara Muslim di dunia dan lebih dari 1 milyar Muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa.
Ramadhan tahun 2014 ini di beberapa tempat harus dilalui dengan waktu yang sangat panjang dan panas seiring dengan datangnya musim panas.

Di beberapa daerah, Muslim harus menahan lapar dan dahaga selama 15 jam.

Di Timur Tengah dan mayoritas dunia muslim, puasa berjalan cukup panjang, tetapi tidak di wilayah selatan bumi yang mengalami musim dingin pada 21 Juni, yang hanya perlu berpuasa selama 10 jam, sementara di wilayah utara, bisa sampai 20 jam.
Gus Ubaid Gunem Mundur Dari Aksi Tolak Pabrik Semen Rembang

Gus Ubaid Gunem Mundur Dari Aksi Tolak Pabrik Semen Rembang

REMBANG - Tokoh agama dan masyarakat desa Sidorejo kecamatan Pamota kabupaten Rembang H Ubaidi Ahmad, lazim disapa Gus Ubaid, menyatakan menarik diri dalam mendampingi warga yang beraksi menolak pabrik semen PT Semen Indonesia. Padahal Gus Ubaid selama satu setengah tahun belakangan melakukan pendampingan terhadap warga.

Menurut penilaian Gus Ubaid, para warga yang kini masih bertahan menjalankan aksinya sudah bersebrangan dengan niat awal dirinya melakukan pendampingan, menjaga tradisi.

"Saat ini mereka sudah tidak lagi mengindahkan tradisi, norma kemasyarakatan, serta agama. Seperti tetap memilih bertahan di tenda meski masuk bulan suci Ramadhan. Sehingga kami memilih menarik diri dari gerakan warga aksi itu,” ujar Gus Ubaid.
PBNU Prihatin Maraknya Black Campaign Pilpres

PBNU Prihatin Maraknya Black Campaign Pilpres

nuJAKARTA - Banyaknya kampanye hitam (black campaign) yang terjadi dalam momentum pemilihan presiden (pilpres) rawan menimbulkan perpecahan, khususnya di kalangan umat Islam.

Katib Aam Syuriyah Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU) KH Malik Madani mengaku prihatin dengan keadaan tersebut saat bertemu Pengurus Cabang Nadlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Klaten, Senin (30/6).

Dikatakan Kiai Malik, sebagian umat masih belum cerdas menyikapi kampanye hitam. “Padahal sebagai muslim mestinya mampu memilah informasi. Jangan langsung memvonis sesuatu karena hal ini disampaikan dalam salah satu ayat Al-Quran,” tuturnya.
Inilah 4 Kitab Yang Dikaji Gus Mus Ramadhan Ini

Inilah 4 Kitab Yang Dikaji Gus Mus Ramadhan Ini

REMBANG - Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin, Rembang, KH Ahmad Mustofa Bisri yang akrab disapa Gus Mus selalu menyempatkan banyak waktunya untuk mengisi pengajian kitab selama bulan suci. Tahun ini ada empat kitab yang dbaca Gus Mus.

Pada bulan Ramadhan tahun 1435 Hijiriyah ini, Gus Mus dijadwalkan mengampu empat judul kitab. Rais 'Am PBNU ini membacakan kitab Riyadhus Sholihin seusai shalat tarawih, Burdah Al-Bushiry setelah shalat Subuh, Idhatun Nasyi'in sehabis shalat Dhuhur, dan Kimiyaus Sa’adah menjelang berbuka puasa.

Kategori

Kategori