Ketum PMII: PMII Selalu Jadi Bagian dari NU

Ketum PMII: PMII Selalu Jadi Bagian dari NU

JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) terpilih, Aminuddin Ma'ruf menegaskan, sebagai organisasi PMII tidak bisa dipisahkan dari Nahdatul Ulama (NU).

Hal itu disampaikan di depan para peserta orientasi calon Pengurus PB PMII 2014-2016, Rabu (27/8). "Selama saya terpilih sebagai mandataris kongres Jambi, tidak pernah sekalipun saya atas nama PB PMII menyatakan PMII bukan bagian dari NU," ujar Amin di depan Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Adnan Anwar.
Sejumlah Santri Terima Beasiswa PD Pontren di Jurusan Bahasa Inggris di
UPI

Sejumlah Santri Terima Beasiswa PD Pontren di Jurusan Bahasa Inggris di UPI

BANDUNG - Sebanyak 20 santri dari ribuan santri dari seluruh Indonesia yang mengikuti Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) diterima untuk melanjutkan pendidikan sarjana di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, Jawa Barat.

Andika Putera, salah satu peserta PBSB yang lolos mengaku termotivasi mengikuti program ini karena ingin membuktikan bahwa santri juga dapat berprestasi baik dalam kegiatan akademik mau non-akademik.

Terkait pilihan jurusan bahasa Inggris, santri asal Pesantren Qodratullah Banyuasin, Sumatera Selatan, ini beralasan bahwa sebagian santri masih memiliki keterbatasan dalam menguasi bahasa Inggris.
Jokowi-JK Akan Jadi Pembicara dalam Seminar Terbatas di PBNU

Jokowi-JK Akan Jadi Pembicara dalam Seminar Terbatas di PBNU

JAKARTA - Presiden dan wakil presiden terpilih Ir H Joko Widodo dan H M Jusuf Kalla dijadwalkan akan menghadiri acara seminar terbatas yang diselenggarakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Kamis (28/8).

Dalam seminar bertajuk “Sumbangsih Nahdlatul Ulama untuk Presiden Baru” ini, Jokowi didaulat sebagai pembicara kunci. Seminar akan terbagi menjadi dua sesi, dari pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB. Pembahasan seminar mengarah soal kepemimpinan nasional yang baru, periode 2014-2019.

Ketua panitia penyelenggara, KH Abdul Manan A Ghani mengatakan, forum ini penting digelar sebagai bentuk komitmen NU yang turut mendirikan Republik Indonesia. “NU berkewajiban memberikan masukan-masukan kepada pemerintahan baru, agar pemerintahan ke depan sesuai dengan visi misi awal pendirian negeri ini,” ujarnya.
Munas NU Diundur Keempat Kalinya, Rencana di Bulan November 2014

Munas NU Diundur Keempat Kalinya, Rencana di Bulan November 2014

JAKARTA - Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama, forum organisasi tertinggi setelah muktamar, yang rencananya diselenggarakan pada 30-31 Agustus 2014 diundur menjadi 1-2 November 2014 bertempat di pesantren Al Hikam Depok yang diasuh oleh Mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi.

Demikian disampaikan oleh Rais Aam PBNU KH Mustofa Bisri seusai rapat gabungan syuriyah-tanfidziyah di lantai 5 gedung PBNU, Rabu (27/8). Hadir pula dalam rapat tersebut ketua umum KH Said Aqil Siroj, Waketum H As’ad Said Ali, Katib Aam KH Malik Madany serta jajaran syuriyah dan tanfidziyah lainnya.
NU Jember Dorong Kadernya Masuk Bursa Pilkada

NU Jember Dorong Kadernya Masuk Bursa Pilkada

JEMBER - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember akan mendorong kadernya sendiri untuk masuk dalam bursa Pemilukada Jember tahun depan. Hal tersebut dikemukakan Wakil Ketua PCNU Jember KH Misbahussalam menanggapi “gonjang-ganjing” Pemilukada Jember menyusul munculnya sejumlah nama bakal calan (balon) yang sudah memasang alat peraga di sejumlah titik strategis.

Menurut H. Misbah –sapaan akrabnya—NU Jember mempunyai banyak tokoh yang layak menjadi nahkoda Jember, misalnya Moch. Eksan (Wakil Sekretaris PCNU, Anggota DPRD Jawa Timur), Nur Yasin (politisi PKB, pengusaha), Asmuji (Wakil Ketua PCNU, Direktur Politeknik Banyuwangi) dan Arum Sabil (tokoh NU, pengusah).
Rangkaian Haul Masayikh Ponpes Tremas Dimulai Selasa Sore

Rangkaian Haul Masayikh Ponpes Tremas Dimulai Selasa Sore

PACITAN - Para santri Perguruan Islam Pondok Tremas, Pacitan, Jawa Timur, memperingati haul akbar pendiri pertama, KH Abdul Manan Dipomenggolo, di antaranya dengan berziarah dan membaca manaqib. Pembacaan manaqib berlangsung khidmat di area pemakaman masyayikh Desa Semanten Pacitan, Selasa (26/08) sore.

Pengasuh Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan KH Luqman Harist Dimyathi saat memimpin pembacaan manaqib mengatakan, mengunjungi makam para wali atau kiai merupakan cara untuk mendeatkan diri kepada Allah SWT. Hal ini adalah bagian dari tuntunan agama dan jauh dari perbuatan syirik.
PCNU Majalengka Khusus Bikin Kartanu untuk Silaturahmi

PCNU Majalengka Khusus Bikin Kartanu untuk Silaturahmi

MAJALENGKA - Dalam rangka silaturahmi dan konsolidasi internal organisasi, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Majalengka menggelar Halal Bihalal di sekretariat PCNU jalan Pangeran Muhammad 15 Cikalong Sukahaji.

Ketua Tanfidziyah PC NU Majalengka K H Harun Bajuri pada kegiatan yang berlangsung Sabtu siang (23/8) mengatakan agenda yang dilaksanakan ini sebagai silaturahmi seluruh pengurus dan konsolidasi internal di semua tingkatan. Menurut dia, silaturahmi langsung ini akan menguatkan kembali perangkat organisasi.

Ia berharap melalui silaturahim itu NU Majalengka lebih baik guna mempertahankan Islam Ahlussunah wal-Jama’ah (Aswaja) a'la thariqati nahdliyah di tengah-tengah masyarakat.
KH Abdurrahman Wahid: Hakikat Semangat Kebangsaan Kita

KH Abdurrahman Wahid: Hakikat Semangat Kebangsaan Kita

Oleh KH Abdurrahman Wahid, 2008

Ketika pada tahun 1933, KH. M. Hasjim Asy’ari Tebuireng (Jombang) memerintahkan putra beliau KH. Wahid Hasjim yang baru pulang dari Tanah Suci Mekkah untuk mempersiapkan Muktamar NU ke-9 di Banjarmasin (Borneo Selatan), pertanyaan tentang kebangsaan lalu muncul. Dijawab oleh beliau, bahwa kita memerlukan pembahasan terus-menerus antara ajaran agama Islam dan paham kebangsaan/nasionalisme tersebut. Lalu menjadi jelaslah, bahwa di negeri ini ajaran agama Islam tidak bisa lepas dari faktor kebangsaan tersebut.

Kalau hal ini dilupakan, maka ‘perjuangan Islam’ di negeri ini hanya akan diikuti oleh jumlah kecil dari para anak bangsa. Mayoritas anak bangsa itu tidak biasa berjuang terlepas dari faham kebangsaan/ nasionalisme, karena hal itu memang sudah lama dilakukan di negeri ini. Wangsa Syailendra dari kaum Buddhis di Pulau Sumatera sudah merasakan masalah tersebut sejak abad ke-6 Masehi. Penjelajah Buddhis dari daratan Tiongkok, bernama Fa-Hien pada abad ke-6 Masehi mendapati bahwa dinasti Sriwijaya di sebelah Selatan Sumatera menyimpan semangat kebangsaan dalam kehidupan mereka.
Tentang Lagu Yaa Lal Wathan, Karangan KH Wahab Chasbullah Jombang

Tentang Lagu Yaa Lal Wathan, Karangan KH Wahab Chasbullah Jombang

Oleh KH Yahya Cholil Staquf

Mengapa KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mencintai Indonesia? Karena beliau manusia pesantren. Sedangkan keindonesiaan adalah salah satu unsur utama jati diri inti pesantren.

George McTurnan Kahin (1918-2000, Cornell University, USA), menuliskan hasil penelitian sejarahnya dalam “Nationalism and Revolution in Indonesia” (Cornell University Southeast Asia Program, 1952), bahkan menandaskan kesimpulan bahwa “nasionalisme Indonesia berakar pada tradisi Islam Nusantara”: pesantren!

Sejak Terusan Suez dibuka (1859) membedah daratan beting antara Laut Tengah dan Laut Merah, perhubungan Eropa – Asia dengan transportasi laut tidak lagi harus memutari Tanjung Afrika, tapi potong kompas lewat Terusan Suez, melintasi Teluk Aden, terus ke arah Timur hingga Nusantara. Sejak saat itu, jalur pelayaran Eropa – Nusantara pergi-pulang kian ramai, dan pelabuhan Jeddah menjadi salah satu persinggahan penting. Maka sejak paruh akhir abad ke-19 terjadi lonjakan luar biasa perjalanan haji dari antero Nusantara: Andalas, Jawa, Borneo, Celebes, Maluku, Sumbawa dan pulau-pulau lainnya. Kebersamaan selama berbulan-bulan pelayaran dan bertahun-tahun mukim di Hijaz diantara para “jamaah haji” yang merupakan kader-kader unggulan kalangan pesantren itu menumbuhkan rasa senasib dan persaudaraan yang terus menguat menggiligkan “tekad sebangsa”, dan dengan penuh gairah mereka tanamkan kepada masyarakat lahan khidmah mereka sepulang dari Tanah Suci.
Muslim Amerika Kekurangan Imam

Muslim Amerika Kekurangan Imam

Meskipun jumlah pemeluk Muslim di AS naik berlipat-lipat, jumlah ulamanya atau imam, mengalami ketertinggalan.

Banyak imigran Muslim telah mengarahkan anak-anak mereka jauh dari peran kepemimpinan agama dan menuju karir di bidang kedokteran, teknik, hukum dan bisnis, kata Jihad Turk, seorang imam dan presiden Bayan Claremont, lulusan sekolah Islam di Claremont School of Theology di selatan California seperti dikutip dari The Wall Street Journal (14/8). Banyak masjid Amerika dijalankan dengan anggaran terbatas dari para relawan dan tidak bisa menjamin gaji tetap untuk para imam.
KH Nuril Huda: Kembalikan PMII ke NU Segera!

KH Nuril Huda: Kembalikan PMII ke NU Segera!

JAKARTA - Salah seorang pendiri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) KH Nuril Huda, mengharapkan PMII untuk kembali ke Nahdatul Ulama (NU). Alasannya, PMII memang dilahirkan dari "rahim" NU.

"PMII adalah anak kandung NU maka sewajarnya untuk kembali ke NU (secara organisasi, red). Saya sebagai pendiri NU paham kenapa dulu PMII harus independen," ujarnya pada acara peluncuran kepengurusan baru PB PMII di Jakarta, Senin (11/8) malam.
KH Muchit Muzadi: Cintai dan Rawatlah NU

KH Muchit Muzadi: Cintai dan Rawatlah NU

JEMBER - Meskipun sudah memasuki usia senja, semangat tokoh satu ini untuk terus berjuang bersama NU memang patut kita tiru. Sebagai sesepuh dan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muchit Muzadi tak pernah lelah untuk memberikan semangat kepada generasi penerus.

Seperti yang dikatakannya saat menerima kunjungan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, Ahad (10/8), di rumahnya, Malang. “Cintailah kiai dan rawatlah NU,” pesan Mbah Muchit singkat, sebagaimana ditirukan Sekretaris PCNU Sumenep A Dardiri Zubaidi dalam akun facebooknya.
Susunan Pengurus PB PMII 2014-2016 Diumumkan

Susunan Pengurus PB PMII 2014-2016 Diumumkan

JAKARTA - Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) meluncurkan nama-nama yang bakal jadi pengurus masa khidmat 2014-2016 di sekretariat PB PMII, Jalan Salemba Tengah 57 A, Jakarta Pusat, Senin (11/8).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, peluncuran kepengurusan kali ini diawali dengan tahlil dan istighosah. Menurut Ketua Umum Terpilih PB PMII 2014-2016, Aminuddin Ma'ruf, hal itu sebagai wujud syukur serta dengan harapan bisa memudahkan jalan kepengurusan ke depan.
Pelajar NU Sulang Tegaskan Komitmen Kebangsaan

Pelajar NU Sulang Tegaskan Komitmen Kebangsaan

REMBANG - Pengurus IPNU-IPPNU Sulang kabupaten Rembang merapatkan barisan dengan tujuh belas pengurus ranting yang ada. Di masjid Ar-Rahman desa Rukem, Ahad (10/8) pagi, mereka menggelar sosialisasi perihal bahaya kelompok garis keras yang memaksakan kehendaknya di Indonesia.

Ketua IPNU Sulang Suparno mengatakan, pertemuan Halal Bihalal ini menjadi koordinasi awal setelah Idul Fitri. "Sebagai kader pelajar NU kita mulai menyikapi situasi terkini perihal kelompok yang hendak mengganggu kedaulatan NKRI,” kata Parno.

Parno memperingatkan kadernya untuk mewaspadai paham dan gerakan kelompok yang menentang negara. “Pelajar NU sudah selesai perihal kesetiaan terhadap NKRI,” tandas Parno.
KH Marzuki Mustamar: NU itu Benar, Legal dan Barokah

KH Marzuki Mustamar: NU itu Benar, Legal dan Barokah

KUDUS - Wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar menegaskan, Nahdlatul Ulama (NU) memiliki kriteria sebagai organisasi yang benar, sah dan barokah. Ajaran di luar NU sulit dikatakan memenuhi kriteria tersebut.

“Kita tidak perlu toleh-toleh pada yang lain. Yakini bahwa NU itu benar,sah secara syar’i dan penuh barokah,” ujarnya dalam acara Halal Bi Halal ke 23 keluarga Besar Rabitoh Mutakharrijin Madrasah Diniyyah Nahdlatul Ulama desa Kradenan Kudus, Ahad (10/8) kemarin.
Semarak 5000 Rebana di Solo

Semarak 5000 Rebana di Solo

SOLO - Sekitar 50 ribu umat muslim berpakaian putih-putih yang datang dari berbagai daerah membuat Alun-alun Lor Keraton Surakarta penuh sesak, Sabtu (9/8) malam. Mereka sengaja datang untuk melantunkan selawat dalam acara Tabligh Akbar dan Tabuh 5.000 Rebana yang digelar untuk menyemarakkan momentum hari ulang tahun Kemerdekaan RI ke-69 yang jatuh pada 17 Agustus nanti.

Pantauan di lokasi, para jamaah ini datang dari wilayah eks-Karesidenan Surakarta dan kota lain di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, serta DIY sejak sore hari dengan menggunakan berbagai kendaraan.

Sekitar pukul 19.30 WIB, mereka langsung membuat Alun-alun Lor seolah menjadi lautan manusia dengan pakaian serba putih sembari menggemakan selawat di Kota Solo. Ribuan penabuh rebana dari berbagai kelompok hadrah pun telah disiapkan untuk mengiringi lantunan selawat itu.
HIPSI Gelar Pendidikan Intensif Wirausaha bagi Santri

HIPSI Gelar Pendidikan Intensif Wirausaha bagi Santri

SURABAYA - Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (Hipsi) membuat sebuah gebrakan dengan membuka kesempatan bagi sejumlah santri untuk dididik secara intensif menjadi pengusaha handal. Pada saat yang sama, mereka juga akan ditempa dengan hafalan al-Qur’an.

Program ini adalah hasil kerja sama antara kepengurusan HIPSI pusat yang berada di bawah naungan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) dengan Pesantren Terpadu Al-Yasini Pasuruan, Jawa Timur.

“Kegiatan ini kami namakan Program Wirausaha dan Tahfidz Al-Qur’an,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat HIPSI Mohammad Ghozali kepada NU Online, Sabtu (9/8).
Mesir Bubarkan Partai bentukan Ikhwanul Muslimin

Mesir Bubarkan Partai bentukan Ikhwanul Muslimin

KAIRO - Pengadilan Mesir, Sabtu, memutuskan membubarkan Partai Keadilan dan Kebebasan (FJP), sayap politik Ikhwanul Muslimin, dan akan melikuidasi semua asetnya, kata edisi daring harian milik pemerintah Al-Ahram seperti dikutip Xinhua.

Komite Urusan Politik partai tersebut, yang bertanggung jawab atas pemberian izin bagi partai yang baru dibentuk di Mesir, telah mengajukan permintaan resmi untuk membubarkan partai yang didirikan setelah aksi perlawanan 25 Januari yang menggulingkan presiden Hosni Mubarak pada 2011.

Putusan Pengadilan Administrasi Tertinggi yang membubarkan partai tersebut, dilandasi atas penyelidikan Kantor Jaksa Keamanan Negara. Penyelidikan tersebut membuktikan pelanggaran yang dilakukan FJP terhadap persyaratan yang ditetapkan bagi kegiatan partai politik di Mesir.
PCNU Pamekasan: Waspadai Gerakan ISIS!

PCNU Pamekasan: Waspadai Gerakan ISIS!

PAMEKASAN - Ulama Madura sepakat bahwa ikut Negara Islam Irak dan Syiria (ISIS) terbilang haram. Sebab, ISIS cenderung hanya menebar teror dan kekerasan. Jauh dari spirit perdamaian dalam Islam.

Keyakinan dan mantapnya semangat kekerasan ISIS, tak jarang menjebak orang-orang yang anti padanya. Kekerasan ISIS, kadang menjadi magnet untuk menggenjot kekerasan pada diri orang yang tidak menyenanginya.

Untuk itu, Ketua PCNU Pamekasan KH Abdul Ghoffar mengimbau, agar masyarakat tidak terpantik untuk berlaku keras juga pada orang-orang yang dicurigai pengikut ISIS. Kekerasan, tidak boleh disikapi dengan kekerasan juga.
Haul Mbah Wahab Chasbullah Akan Lebih Meriah Tahun Ini

Haul Mbah Wahab Chasbullah Akan Lebih Meriah Tahun Ini

JOMBANG - Peringatan haul KH Abdul Wahab Chasbullah yang ke-43 tahun ini diperkirakan akan lebih semarak dibandingkan tahun sebelumnya. Sejumlah kegiatan disiapkan dalam rangkaian acara tersebut.

Hal ini terlihat dari keseriusan panitia yang melangsungkan rapat persiapan haul di dalem kasepuhan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas Jombang Jawa Timur beberapa waktu lalu. Koordinasi ini melibatkan seluruh panitia yang ditunjuk sebagai koordinator, baik sebelum, saat dan usai kegiatan haul.

Kegiatan yang akan mengiringi peringatan haul antara lain pameran foto dan sejumlah dokumen seputar kiprah KH Abdul Wahab Chasbullah atau Mbah Wahab. “Kegiatan ini akan berlangsung sejak tanggal 1 hingga 6 September,” kata juru bicara panitia, H Mujtahidur Ridho kepada NU Online, Kamis (7/8).
ISNU Kudus Gelar Halal bihalal & Kajian Soal Kretek

ISNU Kudus Gelar Halal bihalal & Kajian Soal Kretek

KUDUS - Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kudus akan mengadakan Halal Bihalal dan Ngaji Kretek di Hotel @Hom kota Kudus, Jawa Tengah, Jumat (8/8). Kegiatan bertema “Kretek, dari Diskriminasi hingga Telikungan Kapitalisme Global” ini menghadirkan sejumlah pakar, praktisi rokok dari berbagai disiplin ilmu.

Mereka yang menjadi nara sumber itu antara lain Joko Heryanto dari Divisi Riset dan Development PT. Djarum, Hasan Aoni Aziz US (Sekjen Gappri), H. Ahmad Faiz, LC. MA. (dosen Selcuk University, Turki) H. Mawahib (Ketua Baleg DPRD Kudus), dan Zamhuri (Deputi Riset Masyarakat Pemangku Kepentingan Kretek Indonesia/MPKKI). Masing-masing nara sumber akan mengupas tinjauan rokok kretek dari perspekstif agama.ekonomi dan budaya.
Bupati Banyuwangi: Kelompok Ekstrim Dilarang Masuk Tanah Kami

Bupati Banyuwangi: Kelompok Ekstrim Dilarang Masuk Tanah Kami

JAKARTA - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas secara tegas melarang kelompok garis keras Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) masuk daerahnya. Ia mengatakan, pihak-pihak di Banyuwangi, baik aparat pemerintah daerah, kepolisian, TNI, organisasi keagamaan, maupun elemen masyarakat lainnya, akan kompak mencegah penyebaran ideologi radikal yang ingin masuk ke Banyuwangi.

"Posisi kami sebagai kepala daerah sangat jelas, yaitu melarang pendirian organisasi militan ISIS dan penyebaran ideologinya. Negara Kesatuan Republik Indonesia sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi," ujar Anas yang juga mantan Ketua Umum Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) tersebut dalam siaran pers, Rabu (6/8).
Xinjiang Masih Larang Jilbab di Tempat Umum

Xinjiang Masih Larang Jilbab di Tempat Umum

JAKARTA - Pemerintah Cina melarang pria berjenggot dan perempuan berjilbab menaiki bus umum di wilayah konflik Xinjiang karena alasan keamanan.

Xinjiang, yang terletak di wilayah Cina bagian barat, dihuni sebagian besar kaum muslim Uighur yang berbahasa Turki.

Wilayah ini belakangan dilanda aksi kekerasan dan pemerintah Cina menuduh kelompok militan Uighur sebagai dalangnya, sebagaimana dilaporkan oleh laman BBC Indonesia.
Kebijakan Orde Baru Pantik Ideologi Negara Islam

Kebijakan Orde Baru Pantik Ideologi Negara Islam

JAKARTA - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Slamet Effendy Yusuf mengatakan pemerintah Orde Baru merangsang bangkitnya ideologi negara Islam yang sempat ditumpas sebelumnya.

"Pemerintah Orde Baru melalui operasi intelijen yang dipimpin Ali Murtopo merangsang dan mendorong munculnya kembali ideologi negara Islam. Itu merupakan strategi politik pemerintah saat itu," kata Slamet Effendy Yusuf dihubungi dari Jakarta, Rabu.

Karena itu, menurut Slamet, ideologi negara Islam di Indonesia yang kembali mengemuka dengan adanya video dukungan terhadap Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) bukanlah hal baru.
Sukseskan KH Abdul Wahab Chasbullah Award 2014!

Sukseskan KH Abdul Wahab Chasbullah Award 2014!

Dalam rangka meneladani kiprah dan perjuangan pendiri NU, KH Abdul Wahab Chasbullah, keluarga besar almaghfurlah mempersembahkan KH A Wahab Chasbullah Award 2014. Penghargaan ini akan diberikan kepada sosok yang memiliki karakteristik kepeloporan sebagaimana sosok Kiai Wahab.

Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari rangkaian acara Haul KH A Wahab Chasbullah ke-43. Berikut ini ketentuannya:
Rekonsiliasi Kiai Pasca Pilpres

Rekonsiliasi Kiai Pasca Pilpres

Data Buku:
Judul: Kyai di Panggung Pemilu
Penulis: Dr. Munawar Fuad Noeh
Penerbit: Renebook
Terbitan: Pertama, April 2014
Tebal: 306 halaman
ISBN: 978-602-1201-07-7
Peresensi: M. Kamil Akhyari, Aktivis Muda NU. Jurnalis. Tinggal di Sumenep, Madura



Kiai selalu terlibat-aktif dalam perhelatan pesta demokrasi, tak terkecuali pada Pilpres 9 Juli kemarin. Dukungan tokoh agama merata terhadap dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Ikatan Santri Kempek Gelar Halal bi Halal

Ikatan Santri Kempek Gelar Halal bi Halal

CIREBON - Sekurangnya 300 jamaah yang terdiri dari para santri, alumni dan tokoh masyarakat menghadiri acara Halal Bihalal ke-9 Ikatan Santri dan Alumni Astanajapura (Istajap) Pondok Pesantren Kyai Haji Aqiel Siroj (KHAS) Kempek, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (2/8) malam.

Ketua panitia, Obid Qobidurrizki menjelaskan, acara yang digelar di halaman Madrasah Diniyah Wathoniyah Desa Rawaurip Kecamatan Pangenan Cirebon ini merupakan wadah silaturahim bagi para santri dan alumni Pondok Pesantren Kempek yang berasal dari Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon dan sekitarnya, selain itu juga sebagai media syiar kepesantrenan secara langsung di tengah-tengah masyarakat.
Mahasiswa UNAIR Bentuk Komunitas Seni Banjari

Mahasiswa UNAIR Bentuk Komunitas Seni Banjari

SURABAYA - Sejumlah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya membentuk komunitas seni untuk mewadahi bakat seni mereka serta menghidupkan Seni Musik Banjari dan Tari Saman.

"Para mahasiswa yang tergabung dalam grup Banjari ini mayoritas memiliki latar belakang pesantren atau pernah tergabung dengan grup sejenis sebelum masuk universitas," kata koordinator komunitas Banjari FEB Unair, Fachruddin Aabid, di kampus setempat, Sabtu.

Ia menjelaskan kelompok Banjari terbentuk pada bulan Oktober 2012 yang berawal dari tiga orang mahasiswa Ekonomi Islam yakni dirinya, Didit Prakoso dan Aidi Faiz yang memiliki kesamaan minat terhadap jenis musik ini.

Kategori

Kategori