KH Musthofa Bisri: Tetaplah Menjadi Orang 'Desa'

KH Musthofa Bisri: Tetaplah Menjadi Orang 'Desa'

JEPARA - Pejabat Rais 'Am PBNU KH A Mustofa Bisri mengajak masyarakat untuk tetap menjadi orang pedesaan. Menurutnya, orang desa memiliki sikap menjaga nilai-nilai kesetiakawanan dan kesederhanaan.

"Ajaran Rasulullah itu kebanyakan yang melaksanakan orang desa. Contoh kecil, memuliakan tamu, itu orang desa. Sementara orang kota tidak sempat," katanya dalam kuliah umum tahun akademik 2014/2015 Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) di Gedung Haji Tahunan Jepara, Rabu (29/10).
FUI vs Tarekat Samaniyah Sumatera Utara Semakin Serius, PBNU Harus
Turun Tangan

FUI vs Tarekat Samaniyah Sumatera Utara Semakin Serius, PBNU Harus Turun Tangan

MEDAN - Forum Umat Islam (FUI) Sumatera Utara sudah tidak main-main untuk membubarkan tarekat Samaniyah, salah satu aliran tarekat di bawah naungan Jamiyah Ahlit Thariqah Al-Mutabarah An-Nahdhiyah (Jatman). Thariqah mu’tabarah NU ini terancam dibubarkan dan dilarang ajarannya di daerah Sumut.

Keseriusan rencana tersebut ditandai dengan pelaporan FUI melalui Tim Pembela Muslim (TPM) kepada polisi, bahkan sudah sampai ke tingkat pengadilan dengan tuduhan tindak pidana penistaan agama. Hari ini, Kamis (30/10), memasuki sidang keempat.

Mudir Am Jatman KH Abdul Mu’thy Nurhadi menyayangkan tindakan FUI dan TPM atas dasar Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut yang membawa masalah ini ke ranah hukum. Ia mengajak semua pihak untuk menyelesaikan hal ini dengan kepala dingin.
Sejumlah Menteri Hadiri Konferensi Ulama Internasional di Ponpes
Alhikam KH Hasyim Muzadi

Sejumlah Menteri Hadiri Konferensi Ulama Internasional di Ponpes Alhikam KH Hasyim Muzadi

DEPOK - Sejumlah menteri “Kabinet Kerja” Presiden Joko Widodo menghadiri seminar internasional yang diselenggarakan oleh KH Hasyim Muzadi di Pondok Pesantren Al-Hikam II Beji, Depok, Kamis (30/10).

Mereka adalah Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Sosial Khofifah Indarparawansa dan Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi. Mantan menteri luar neger Hasan Wirajuda yang semenjak awal mendukung pelaksanaan acara International Conference of Islamic Scholar (ICIS) bersama KH Hasyim Muzadi juga terlihat hadir dan menyampaikan materi.
Presiden dan Wapres Dipastikan Hadiri Pembukaan/Penutupan Konbes NU 2014

Presiden dan Wapres Dipastikan Hadiri Pembukaan/Penutupan Konbes NU 2014

JAKARTA - Wakil Presiden Republik Indonesia H Jusuf Kalla (JK) dipastikan akan menghadiri Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama atau Munas-Konbes NU di areal gedung kantor PBNU, Jakarta. Mustasyar PBNU itu dijadwalkan akan menutup agenda Munas-Konbes pada Ahad, 2 November 2014.

“Pak JK sudah memastikan hadir pada penutupan Munas-Konbes,” kata H Agus Salim Thoyyib kepada NU Online, di kantor PBNU, Kamis (30/10).
Bupati Way Kanan Minta GP Ansor Pimpin Upacara Sumpah Pemuda

Bupati Way Kanan Minta GP Ansor Pimpin Upacara Sumpah Pemuda

Bupati Way Kanan, Lampung, Bustami Zainudin memberi kepercayaan kepada Gerakan Pemuda Ansor Way Kanan untuk menjadi komandan upacara (Dan Up) dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda yang akan digelar pada Selasa (28/10).

Permintaan tersebut disampaikan Bupati Bustami di hadapan sejumlah pejabat, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Way Kanan yang juga Ketua DPD KNPI setempat, Raden Adipati Surya yang secara langsung juga diminta menjadi inspektur upacara Hari Sumpah Pemuda.

Berkaitan dengan itu, Kasubag Protokol Pemkab Way Kanan, Taufik Hidayatno, Ahad (26/10) meminta pemuda Nahdlatul Ulama (NU) di daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, itu untuk mempersiapkan diri dan melaksanakan keinginan bupati.
KH Tolchah Hasan: Hadapi Globalisasi dengan 3 Hal Ini

KH Tolchah Hasan: Hadapi Globalisasi dengan 3 Hal Ini

Mustasyar PBNU KH Muhammad Tolchah Hasan menyebut perlunya tiga hal dalam menghadapi era globalisasi, yaitu dibutuhkan ketebalan iman yang kuat, karakteristik yang tangguh, dan kekuatan moral yang tinggi.

“Kita harus menguatkan iman dalam menghadapi Globalisasi. Tapi bukan sembarang iman yang kita butuhkan, melainkan iman yang dominan terhadap diri kita dan perbuatan kita. Bukan hanya iman dekoratif atau hiasan,” katanya pada kuliah umum di hadapan sekitar 400-an mahasiswa baru Universitas Islam Malang (Unisma) Tahun 2014 di Hall Oesman Mansoer pada Kamis, 2 Oktober 2014.
Gedung PCNU Waykanan Lampung Diresmikan

Gedung PCNU Waykanan Lampung Diresmikan

Gedung PCNU Waykanan Provinsi Lampung diressmikan oleh Bupati Bustami Zainudin di Kampung Tiuh Balak I Kecamatan Baradatu pada Rabu (8/10).Peresmian disaksikan Ketua PWNU KH Sholeh Bajuri dan pengurus NU setempat.

"Mari bersyukur atas berdirinya gedung ini," kata Bupati Bustami di Waykanan yang berada sekitar 220 km sebelah utara Kota Bandarlampung.

Ketua PWNU KH Sholeh Bajuri mengapresiasi dan bersyukur atas rampungnya pembangunan gedung dua lantai berukuran 13 m x 11 m yang didirikan di atas tanah 30 m x 17 m itu.
PBNU Kirimkan Lagi Kader Terbaiknya ke Maroko

PBNU Kirimkan Lagi Kader Terbaiknya ke Maroko

JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali mengirimkan kader-kader terbaiknya ke Maroko untuk mengikuti program beasiswa studi strata satu (S-1) tahun ajaran 2014/2015. Kali ini ada lima kader yang dikirim ke negeri kelahiran Ibnu Batutah itu, yang akan ditempatkan di Institute Imam Nafie, Tanger-Maroko.

Di sana mereka akan mempelajari ilmu-ilmu keislaman, termasuk mendalami madzhab Maliki yang dianut secara resmi oleh Kerajaan Maroko. Mereka adalah duta dari berbagai daerah dan pesantren di Jawa dan Sumatera. Nama kelima peserta tersebut ialah Royya Nahriyyah (Cirebon), Monica Syarifah luluk Al Hajiri (Bengkulu), Sita Yulia Agustina (Demak), M. Elvin Fajri Rahmika Ahmad (Bengkulu) dan Muhammad Husen (Kebumen).
Masih Soal Ahlul Halli wal Aqdi

Masih Soal Ahlul Halli wal Aqdi

Ahlul halli wal aqdi merupakan institusi khusus yang berfungsi sebagai badan legislatif yang ditaati, berisi orang-orang berpengaruh dalam jamiyyah NU, dibentuk karena keperluan khusus pula.

Secara bahasa, ahlul halli wal aqdi berarti “orang yang berwenang melepaskan dan mengikat.” Disebut “mengikat” karena keputusannya mengikat orang-orang yang mengangkat ahlul halli; dan disebut “melepaskan” karena mereka yang duduk disitu bisa melepaskan dan tidak memilih orang-orang tertentu yang tidak disepakati.
Konsulat China Ajak Kerja Sama Ponpes Tebu Ireng

Konsulat China Ajak Kerja Sama Ponpes Tebu Ireng

JOMBANG - Pesantren Tebuireng mendapat kunjungan dari Konsulat Jendral Tiongkok, Yu Hong, Senin (6/14). Rombongan tamu diterima pengasuh Pesantren Tebuireng, Dr. (HC). Ir. KH. Salahuddin Wahid di kediamannya di kompleks pesantren setempat, Jombang, Jawa Timur.

Kunjungan perdana Yu Hong sebagai Konjen Tiongkok ini diisi dengan diskusi dan perkenalan. Selain beramah-tamah, pertemuan tersebut juga dimaksudkan untuk menjalin kerja sama antara Tebuireng dan China di sektor ekonomi.
Bolehkah Menjual Daging Qurban?

Bolehkah Menjual Daging Qurban?

Pada dasarnya ibadah qurban dianjurkan kepada orang yang mampu melaksanaknnya untuk dibagikan kepada mereka yang membutuhkan yakni para faqir dan orang-orang yang sengsara.

Hal ini sebagaimana disinyalir dalam firman Allah swt dalam surat al-Hajj ayat 28;


فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْبَائِسَ الْفَقِيرَ


Artinya: maka makanlah sebagaian darinya (hewan qurban) dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan oleh orang-orang yang sengsara dan fakir.

Dari ayat ini kemudian para ulama terutama madzhab Syafi’iyah membuat rambu-rambu bahwa seorang yang berqurban (selain qurban nadzar) dianjurkan untuk memakan sebagian daging qurban yang telah disembelih sekedarnya saja, dan yang lain dibagikan kepada yang membutuhkan.
Habib Syech: Serahkan Daging Kurban Langsung ke Yang Berhak

Habib Syech: Serahkan Daging Kurban Langsung ke Yang Berhak

kARANGANYAR - Salah satu fenomena yang sering kita jumpai pada saat Idul Adha yakni antrean orang untuk mendapatkan jatah daging kurban. Ironisnya, antrean tersebut terkadang memakan korban nyawa.

Hal ini mendapat perhatian dari pengasuh Majelis Ahbabul Musthofa, Habib Syech bin Abdul Qadir As-Segaf. “Kasihan umat Islam, mereka mungkin memang tidak mampu betul, akhirnya mereka memaksakan diri untuk datang mendapatkan itu, tetapi sampai sekarang malah mendapatkan sakit,” kata Habib Syech, di depan ribuan Jamaah Karanganyar Bersholawat, Selasa (30/9) malam.
KH Rahmad Syafei: Toleransi itu Kewajiban Umat Manusia

KH Rahmad Syafei: Toleransi itu Kewajiban Umat Manusia

BANDUNG - Katib Syuriah PWNU Jawa Barat Prof KH Rachmat Syafe’i mengatakan perbedaan penentuan Hari Raya Idul Adha sebetulnya bukan hanya terjadi antara NU dan Muhammadiyah saja, bahkan di kalangan NU sendiri juga bisa saja berbeda karena berlainan metode penetapan awal bulan.

Menurut Kiai Rachmat perbedaan pendapat sudah biasa terjadi di kalangan ulama salaf dan di pesantren-pesantren, tinggal bagaimana memahami alasan dan dasar yang dipegang. “Jika sudah dipahami, saling menghormati itulah yang harus dikedepankan,” terangnya Sabtu pagi (4/10).

Sikap masyarakat, lanjut dia harus kembali pada pendapat yang diyakini karena persoalan ini adalah masalah ibadah. Supaya tidak tersinggung, Kiai Rachmat mengajak masyarakat supaya saling memahami.
NU Akan Terapkan Model Pemilihan Tidak Langsung, Ahlul Halli wal Aqdi

NU Akan Terapkan Model Pemilihan Tidak Langsung, Ahlul Halli wal Aqdi

JAKARTA - Pemilihan langsung dan tidak langsung memang sedang menjadi tema panas di Indonesia belakangan ini. Di lingkungan NU pun, kini sedang berkembang wacana pemilihan rais aam dan ketua umum secara tidak langsung, yang dikenal dengan nama ahlul halli wal aqdi (Ahwa).

Tema ini merupakan salah satu materi yang akan dibahas dalam musyawarah nasional (munas) pada 1 November mendatang. Dan sebenarnya, draft materi ini sudah jauh hari dipersiapkan sebelum hiruk pikuk wacara pilkada langsung dan tidak langsung di parlemen.
Politisi & Aktivis NU Ngaji Tasawuf di Semarang

Politisi & Aktivis NU Ngaji Tasawuf di Semarang

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Majelis Ilmu bersama Habib Umar Muntohar, Syeh Rohimuddin Annawawi al-Bantani dan Syeh Yusuf, di Ungaran, Semarang pada Rabu (1/10).

Politisi yang hadir pada malam itu, antara lain Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman, anggota FPKB DPRD Provinsi Jateng Hasan Asy'ari, M Chamim Arifin dan Sarif Abdillah. Sementara dari para akvitis yang hadir antara lain dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), IPNU-IPPNU dan Gerakan Pemuda Ansor.

Kategori

Kategori