PCNU Probolinggo Rutinkan Kajian Aswaja


Probolinggo, Pengurus Cabang Aswaja NU Center Kota Probolinggo, Ahad (29/11) pagi menggelar kajian dan diskusi Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di Masjid Agung Raudlatul Jannah Kota Probolinggo. Kegiatan yang biasanya digelar di aula Kantor PCNU Kota Probolinggo ini diikuti oleh 500 orang peserta, tidak hanya Nahdliyin saja tetapi juga masyarakat umum.



Narasumber yang memberikan kajian adalah para pakar dari berbagai latar belakang. Seperti Dr. Ainurrofiq dari Jombang, Ustadz Agus Hasan Basori dari Malang, Ustadz Ahyat dan Ustadz Qusyairi Ismail dari Pondok Pesantren Sidogiri, Kraton Kabupaten Pasuruan.

Ketua PC Aswaja NU Center Kota Probolinggo Kiai Nizar Irsyad mengungkapkan bahwa kajian dan diskusi Aswaja ini dimaksudkan untuk memperkaya khazanah wawasan pengetahuan tentang Aswaja sehingga mampu membentengi diri dari paham di luar Aswaja.

“Di mana tujuan untuk memperkuat dan membentengi umat dari paham di luar Ahlussunnah wal Jamaah. Sebab saat ini sudah banyak paham-paham baru yang bertentangan dengan aqidah Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja),” ujarnya.

Sementara Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Probolinggo H Ahmad Hudri mengharapkan agar melalui kegiatan ini masyarakat tahu bagaimana cara membentengi diri dari paham-paham baru di luar Aswaja dikalangan masyarakat yang berakibat pada terganggunya dan terusiknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Ke depan, kajian-kajian seperti ini akan dilakukan secara rutin dan terbuka untuk umum. Sehingga masyarakat umum yang ada di Kota Probolinggo bisa ikut ambil bagian di dalamnya. Tentunya dengan format yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh masyarakat,” pungkasnya.

Kajian dan diskusi Aswaja ini dihadiri oleh para jajaran pengurus PCNU Kota Probolinggo, Lembaga, Lajnah dan Badan Otonom (Banom). Seperti, Wakil Rais Syuriyah KH. Mas Lubabul Khoir, KH. Muhammad Nasrullah dan Kiai Nizar Irsyad yang juga Ketua PC Aswaja NU Center Kota Probolinggo. Hadir pula Katib Syuriyah Kiai Muhtarom, Wakil Ketua Tanfidziyah H. Ahmad Hudri dan H. Abdul Halim, Wakil Sekretaris Fauzi serta Bendahara H. Sukarjo dan Abdul Aziz Nor. (Syamsul Akbar/Mahbib)

Sumber: NU Online


EmoticonEmoticon