Pelajar NU Lamongan Ajak Jadi Pemilih Cerdas


Lamongan,
Menjelang Pemilukada Kabupaten Lamongan yang dihelat pada (9/12) menjadi perbincangan serius di organisasi pelajar nahdliyin, IPNU dan IPPNU Universitas Islam Lamongan pada Selasa (1/12). Dari perbincangan tersebut, mereka mengajak semua lapisan masyarakat untuk menjadi pemilih cerdas dan tidak golput.

Ketua IPNU Afif mengatakan, respon IPNU terhadap Pemilukada ini sangat menentukan kemajuan Kabupaten Lamongan lima tahun yang akan datang. “Jika tidak menjadi pemilih cerdas dan hanya ikut-ikutan apalagi sampai tidak punya pilihan alias gol put, maka apa yang bakal terjadi di Lamongan ini?” tambahnya.

Pemilih yang cerdas, kata dia, pemilih memahami betul rekam jejak serta visi dan misi para cabup dan cawabup.

Sementara Ketua IPPNU Wella berharap, para cabup dan cawabup lebih mengedepankan program perbaikan kualitas pendidikan, mengentaskan kemiskinan, menciptakan banyak lapangan pekerjaan, dan mengembangkan perindustrian.

Pelajar NU juga mengecam terhadap adanya money politic. Mereka berharap Panwaslu dan seluruh elemen masyarakat lebih mengawasi adanya praktik jual beli suara, pencegahan pembagian paket sembako untuk memilih salah satu calon dan praktik money politic lainnya.

“Jika money politic terjadi dan terbukti kami berharap Panwaslu untuk memberikan efek jera terhadap pelaku dan menindak lebih tegas sesuai peraturan,” tegas Wella.

Tidak hanya itu, IPNU-IPPNU juga turut menyosialisasikan pentingnya berdemokarsi dan memberi pendidikan politik kepada anggota dan masyarakat dan tetap menjaga kerukunan meskipun berbeda pilihan. (Asyhari/Abdullah Alawi)

Sumber: NU Online


EmoticonEmoticon