Inilah Ciri-ciri Kolang-kaling Ber-formalin!



Kolang kaling merupakan salah satu penganan penyegar yang jamak dicampur pada minuman-minuman pelepas dahaga, khususnya dan populernya pada minuman/masakan seperti kolak dan es campur. Kearifan lokal yang sudah diwarisi turun temurun ini merupakan salah satu bisnis yang beromzet cukup besar loh, jadi tak heran ada saja oknum-oknum tak bertanggungjawab yang memalsukan kolang-kaling ini. Selain resiko adanya kolang-kaling tidak berkualitas seperti masih muda, dipaksa matang dan lainnya, resiko terbesar ternyata adalah kolang-kaling yang diawetkan dengan FORMALIN. Hiiii, Sebagian besar produsen kolang-kaling yang nakal ini meraup untung besar, berikut pula para pedagang nakalnya. Lalu apa sih yang membedakan kolang-kaling segar berkualitas dengan kolang-kaling yang sudah diawetkan dengan formalin? simak!

1. Aroma seperti obat-obatan

Kolang-kaling berkualitas, berbau asam. Khas sekali. Tapi kolang-kaling yang sudah tercemar bahan berbahaya seperti formalin, aroma baunya pun berbeda. Kadang sangat menyengat seperti bau-bauan obat. Kadang pula bahkan tidak tercium aroma sama sekali.

2. Tidak dikeroyok Lalat

Ciri khas dari makanan yang diawetkan ya tidak mudah busuk, dan karena tidak mudah busuk itu, tidak ada hewan seperti Lalat yang hinggap. Apabila menemui kolang-kaling yang disajikan di pasar tradisional dalam jumlah besar dan terbuka (tidak dalam plastik), lihat sekelilingnya apakah ada lalat yang berusaha hinggap atau bekas lalat. Tentunya, kita juga harus hati-hati, kalau kolang-kaling itu ternyata dihinggapi lalat dalam jumlah besar, bisa jadi sudah busuk dan tidak enak dimakan lagi.

3. Lebih Keras dari biasanya

Secara umum, kalau diproses dengan benar, kolang-kaling kalau digigit ya keras. Jadi kalau ada yang digigit berasa kenyal dan bahkan lembek secara tidak wajar, bisa jadi bekas diawetkan dengan formalin. Jadi dapat disimpulkan nih, untuk yang ingin beli kolang kaling harus periksa dulu tingkat kekenyalannya dengan cara ditekan. Kalau kolang kaling yang kalian cek mempunyai tekstur yang agak keras, silahkan dibeli.

4. Tahan lama

Sudah pastilah, karena di awetkan, kolang-kaling berformalin akan tahan lama. Jadi tidak sehat. Umumnya sehari sudah busuk dan tidak enak dimakan.

5. Warna putih pekat

Kolang-kaling berkualitas dan alami itu harusnya bening, cenderung keruh. Jadi kalau menemui kolang-kaling yang warnanya putih, apalagi pekat sekali tanpa ada yang bening bisa jadi sudah diawetkan dengan formalin dan dicuci dengan TAWAS! hiii....   Semoga tips diatas berguna, jangan sampai salah beli. Demi kesehatan bersama khan...


EmoticonEmoticon