MUI Kritik Keras Pesbukers, Brownies & Rumah Uya


Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar jumpa pers terkait hasil pemantauan tim gabungan yang memantau tayangan-tayangan di televisi Nasional selama bulan Ramadhan kali ini. Tim gabungan dari alim ulama MUI yakni Fatwa, Pengkajian & Penelitian, Pendidikan, dan Infokom sudah jadi program di MUI sejak 10 tahun yang lalu.

Tahun 2018, MUI mengkritik keras stasiun TV yaitu ANTV, Trans TV, dan Trans 7 karena menayangkan program-program yang tak sejalan dengan spirit Ramadan. Program-program itu antara lain Pesbukers di ANTV, Brownies di TransTV, dan Rumah Uya di Trans 7.



Pesbukers, ANTV


"Segmen joget-joget seperti ‘joget selfie’ lebih dominan ketimbang segmen bermuatan edukasi. Aduan masyarakat yang diterima MUI menilai program ini tidak menghadirkan suasana religiusitas sebagai inti Ramadan,"

Program ini disarankan MUI agar diberi sanksi berat, dengan menyetop tayangan. "Karena mengusung label terkait Ramadan, tapi isinya jauh dari semangat Ramadan," kata MUI

Brownies, Trans TV 


"Sering kali ditampilkan buka aib rumah tangga Vicky-Angel. Eksploitasi privasi rumah tangga Vicky-Angel, hubungan dengan mantan pacar maupun dengan pacar, menjadi topik utama dan mengembangkan gosip, ini bertentangan dengan spirit Ramadan,"

Teguran juga diberikan pada Program Ngabuburit Happy, karena setipe dengan Brownis Sahur.
"Penonton dipaksa mengikuti kegiatan sia-sia dalam durasi cukup panjang. Program berlabel Ramadan ini layak dihentikan,"

Rumah Uya, Trans7


"Selalu terjadi pertengkaran antar pengisi acara, saling mencaci, menuduh, menghina, dan membongkar aib. Diakhiri sedikit nasihat dari narasumber, Ibu Qurrota A’yun, yang dipanggil Ummi. Cara Ummi menyikapi masalah, kadang larut dalam gaya menuduh, menghakimi, dan memperkeruh suasana,"

"Sikap dan nilai yang dikedepankan program ini dirasakan jauh dari spirit Ramadhan. Seharusnya program ini dihentikan tayang pada Ramadan,"



Begini tanggapan netizen:



EmoticonEmoticon